<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572</id><updated>2012-02-17T09:41:34.616+07:00</updated><category term='sapi betina'/><category term='al-muttaqin'/><category term='malaikat'/><category term='catatan harian'/><category term='sapaan'/><category term='al-munafikun'/><category term='akhirat'/><category term='spiritual'/><category term='air'/><category term='Semesta Kearifan'/><category term='kisah perjalanan'/><category term='firman'/><category term='renungan'/><category term='muttaqin'/><category term='Allah'/><category term='yakin'/><category term='sang khalifah'/><category term='tafakur'/><category term='Kisah'/><category term='jihad'/><category term='munafik'/><category term='manusia'/><category term='al-kafirun'/><category term='merenungkan'/><category term='nama'/><category term='dunia'/><category term='simbol'/><category term='agama'/><category term='al-muflihun'/><category term='rejeki'/><category term='ayat'/><category term='Semesta Kearifan.'/><category term='Sketsa'/><category term='nafkah'/><title type='text'>Fatchurrachman</title><subtitle type='html'>Ruang kontemplasi, tafakur, mengenali diri sendiri.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>76</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-1221252168180168178</id><published>2012-01-16T07:35:00.001+07:00</published><updated>2012-01-16T07:35:32.340+07:00</updated><title type='text'>Zona Aman</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Saya pernah bertemu dengan seorang pengusaha yang sukses. Kekayaannya melimpah ruah, dan saya menduga, dia memperoleh kekayaannya yang berlimpah itu wajar saja karena memang dia keturunan pengusaha besar. Ia mewarisi bisnis keluarga yang kini dipegangnya itu semakin menggurita. Ketika dugaan itu saya utarakan kepadanya, dia tertawa lebar. Memang banyak orang menduga seperti itu, termasuk &lt;i&gt;sampeyan&lt;/i&gt;, katanya. Dia tidak menampik anggapan semacam itu, sebab, mana bisa dia mengelak dari kenyataan bahwa dia adalah ahli waris bisnis keluarganya. Tetapi, saya memperolehnya dengan perjuangan yang sangat berat, katanya. Saya dilemparkan dari zona aman, katanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Maksudnya ?&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Rupanya untuk mencapai posisinya saat ini, dia harus melewati berbagai macam peristiwa dan kejadian yang menguras tenaga, pikiran dan uang. Tetapi hal yang tidak pernah ia lupakan adalah ketika dia diusir dari &lt;i&gt;&lt;b&gt;zona aman&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; oleh orangtuanya. Ketika itu, Ayahnya berkata "hidup itu suatu realita, dan kamu tidak layak untuk menumpang pada fasilitas yang dimiliki oleh orangtuamu. Jika kamu seorang lelaki sejati, pergi dari rumah dan carilah kebanggaan dirimu di luar sana".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah awal perjalanannya untuk mencari kebanggaan seperti yang dikatakan oleh Ayahnya. Tetapi, bukan itu yang menarik bagi saya. Lho ? Kenapa ? Bukankah setiap manusia harus memiliki kebanggaan atas hasil karya dan perjuangannya ? Itu benar. Tetapi saya lebih tertarik untuk menarik sebuah benang merah yang ada antara peristiwa "pengusiran" Ayahnya dengan kisah Nabi Muhammad saw yang tumbuh dari posisinya sebagai yatim. Ayahnya meninggal ketika Beliau masih berada dalam kandungan. Setelah itu, Ibunya meninggal ketika dia masih anak-anak sehingga dia harus diasuh oleh Kakeknya. Lalu, Kakeknya pun meninggal dunia selagi Beliau belum menginjang usia dewasa. Kemudian dia harus hidup dengan Pamannya sampai Beliau diangkat menjadi Nabi. Pamannyalah yang menjadi pembela ketika datang ancaman dari kaum kafir Quraisy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan sulit sepertinya terus menerus datang mengepung perjalanan hidup Muhammad saw. Pamannya yang gigih membela - kendati dia tidak menjadi Muslim - meninggal dunia, disusul oleh isteri Beliau Khadijah yang selalu menguatkannya. Tidak ada lagi tempat mengadu. Beliau benar-benar menjadi &lt;b&gt;&lt;i&gt;yatim secara paripurna&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Inilah yang dinyatakan dalam Al Quran &lt;b&gt;&lt;i&gt;"bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu, dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung lalu Dia memberikan petunjuk, dan Dia mendapati sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan ?"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (QS 93:6-8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebenarnya pengertian yatim yang sejati adalah orang yang sudah tidak memiliki tempat &lt;b&gt;&lt;i&gt;berlindung&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; dari ancaman, sehingga dia selalu  &lt;b&gt;&lt;i&gt;bingung &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;&lt;i&gt;kekurangan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Yatim, bukan semata-mata orang yang tidak memiliki ayah atau ibu, karena hakikatnya setiap anak yang lahir ke dunia pasti ada ayahnya dan ada ibunya. Maka, yatim yang sejati sebenarnya adalah sebuah kondisi spiritual ketika seseorang tidak lagi memiliki tempat bergantung, dia juga terombang-ambing dalam kebingungan karena begitu banyaknya pendapat dan pemahaman, sehingga dia merasa ada yang kurang dalam praktek keberagamannya. Nah, ketika dia melepaskan diri dari semua mazhab, ketika dia melepaskan diri dari pengaruh kungkungan atau penjajahan spiritual dari sesama manusia, maka dia telah menempatkan dirinya dalam posisi yatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Allah mendapatimu secara spiritual dalam keadaan yatim, tidak bergantung kepada siapapun, maka Dia akan melindungimu (QS 93:6). Jika Allah mendapatimu dalam kebingungan, jalan mana yang harus aku tempuh, maka Dia akan memberi petunjuk (QS 93:7). Lalu, jika Allah mendapatimu dalam keadaan merasa kurang dalam praktek keberagamaanmu, maka Dia akan memberi kecukupan (QS 93:8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang memang harus keluar dari zona aman, yakni perasaan tenteram dan puas dengan apa yang ada di sekitarnya. Puas dan tenteram dengan kehidupan dunia, adalah zona aman yang harus ditinggalkan, karena Allah sudah menyatakan : &lt;b&gt;&lt;i&gt;"sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan itu, dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami, mereka itu tempatnya ialah neraka, disebabkan apa yang selalu mereka kerjakan"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (QS 10:7-8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sejatinya, zona aman adalah penolakan terhadap pertemuan dengan Tuhan, sehingga kehidupan dunia dan perhiasannya membuat manusia merasa tenteram di dalamnya. Termasuk zona aman, adalah merasa bahwa apa yang didapatinya secara turun temurun dalam beragama adalah kebenaran mutlak. Akibatnya, banyak manusia melalaikan ayat-ayat Allah yang memberikan perintah seperti pada awal ayat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, beranikah kita meninggalkan zona aman ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallohua'lam.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-1221252168180168178?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/1221252168180168178/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2012/01/zona-aman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/1221252168180168178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/1221252168180168178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2012/01/zona-aman.html' title='Zona Aman'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-4712156936981380949</id><published>2012-01-06T07:30:00.000+07:00</published><updated>2012-01-06T07:30:11.038+07:00</updated><title type='text'>Fokus pada sesuatu yang pasti</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Teman saya seorang fotografer selalu bilang, perhatikan fokus jika kamu ingin mendapatkan hasil pemotretan yang bagus. Kawan saya yang pebisnis juga menyarankan kepada siapa pun yang ingin menerjuni dunia bisnis supaya selalu fokus pada pasar. Begitu juga sahabat saya seorang penulis pun menyatakan supaya selalu fokus pada tema cerita atau tulisan maupun alur pemikiran yang sudah ditetapkan. Intinya, semua bidang pekerjaan apa pun mensyaratkan adanya titik perhatian yang pasti, ke arah mana langkah, taktik dan strategi dijalankan untuk mencapai hasil yang diinginkan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Tetapi kadang-kadang, karena seringnya dibicarakan mengenai pentingnya fokus ini, banyak diantara kita yang lalai, sebenarnya apa sih fokus itu dan bagaimana membidiknya ? &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Fokus, dapat disebut sebagai pusat perhatian, atau sesuatu yang harus terus menerus diperhatikan. Seorang pebulutangkis dalam pertandingan harus selalu fokus kepada permainan dan mengarahkan bola ke titik lemah lawan yang sudah diketahuinya. Pada angka-angka kritis, dia harus selalu fokus pada permainan dan jangan tergoda oleh provokasi lawan yang ingin membuyarkan konsentrasinya. Begitu juga, seorang pesepakbola yang ditugasi mengawal pemain lawan yang berbahaya, harus selalu fokus pada pemain tersebut. Ke mana pun bergerak, dia harus selalu diikuti dan ditempel ketat. Tujuannya supaya dia tidak bisa mengembangkan permainan terbaiknya karena pecah konsentrasinya akibat gangguan-gangguan itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Intinya : &lt;b&gt;&lt;i&gt;sesuatu yang menjadi fokus itu harus pasti&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Sehingga kita diharapkan tidak mengarahkan perhatian pada sesuatu yang tidak pasti. Dalam sebuah pertandingan bulutangkis misalnya, pemain tidak hanya berhadapan dengan lawan, melainkan juga dikelilingi oleh penonton yang jumlahnya bisa sampai ribuan orang, wasit, penjaga garis, sorot lampu dll. Nah, s&lt;i&gt;&lt;b&gt;esuatu yang pasti&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dalam permainan itu adalah lawan yang berada di seberang net. Dia yang harus dikalahkan. &lt;b&gt;&lt;i&gt;Selain lawan, adalah sesuatu yang tidak pasti&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, lupakan mereka. Bahkan angka yang sudah didapatpun jangan difikirkan. Teruslah perhatikan lawan, matikan permainannya. Jangan biarkan permainannya berkembang. Ajaklah dia bermain menurut irama permainanmu.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Hidup manusia pun harus fokus pada sesuatu yang pasti. Sesuatu yang pasti akan dihadapi oleh setiap manusia adalah &lt;i&gt;&lt;b&gt;mati&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Tidak ada orang yang tidak akan mati. &lt;b&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (QS 39:30). Tidak ada yang tidak akan mati, karena &lt;i&gt;&lt;b&gt;tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;(QS 21:35). Dan masih banyak lagi ayat-ayat Al Quran yang menyatakan tentang kepastian mati, sehingga manusia yang masih hidup di dunia ini seharusnya menjadikan mati itu sebagai fokus atau pusat perhatian yang terus menerus. Segala sesuatu selain mati, adalah sesuatu yang tidak pasti.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Menabunglah supaya kaya, begitulah nasehat yang sering kita dengar. Apakah itu pasti ? Mungkin iya, mungkin tidak. Mungkin benar jadi kaya, atau mungkin tidak karena sewaktu-waktu harta yang sudah kita tabung itu musnah karena berbagai sebab. Dicuri orang, terjadi bencana alam yang dahsyat macam tsunami, gunung meletus, tanah longsor dll.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Lihatlah di internet, banyak iklan tentang cara mendapatkan uang berlimpah. Salah satunya ada di blog saya ini. Apakah benar jika kita akan menjadi kaya setelah itu ? Belum tentu. Menjadi kaya itu bukan semata-mata usaha keras kita. Ada tangan Tuhan yang ikut menentukan, sehingga tidak layak buru-buru memvonis bahwa orang yang hidupnya miskin itu karena mereka malas. Mungkin mereka sudah bekerja keras membanting tulang, tapi Tuhan memang tidak menakdirkan dia menjadi kaya. Bahkan seorang pengemis pun - yang kerjaannya keliling kota menengadahkan tangan dari satu tempat ke tempat lain - tidak mau disebut pemalas. Saya juga bekerja, Pak, berjalan kaki dari satu tempat ke tempat lain untuk mengumpulkan koin seratus duaratus perak, kata si pengemis.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Saya hanya ingin mengatakan, marilah kita fokus pada sesuatu yang pasti, yaitu &lt;b&gt;&lt;i&gt;mati&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, walaupun kita tidak tahu kapan akan mati dan di mana kita akan mati. Kita semua sedang mengarahkan langkah ke sana. Ada yang lalai, sehingga kehilangan fokus, tetapi ada juga yang tetap fokus dan ada yang kadang-kadang fokus dan kadang-kadang tidak fokus. Tergantung situasi hatinya. Itulah sebabnya Nabi Muhammad saw menyatakan, orang yang cerdas adalah dia yang selalu fokus atau ingat mati. Mengapa cerdas ? Karena dengan fokusnya perhatian pada mati, maka dia akan mengerahkan segala daya upayanya untuk sesuatu yang baik dan bermanfaat bagi dirinya maupun bagi orang lain. Jika dia kaya, maka kekayaannya bukan untuk menyombongkan diri, melainkan untuk kesejahteraan bersama banyak orang. Jika dia pandai, maka kepandaiannya pun akan dimanfaatkan untuk kebaikan dirinya dan orang lain.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Dia selalu sadar pada hidupnya justru karena dia fokus pada kematiannya. Dia selalu menganggap, hari ini, jam ini, detik ini adalah hari, jam dan detik terakhir hidupku. Aku tidak boleh menyia-nyiakan waktu yang berharga ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Ya Allah, Engkaulah tujuanku, ridhoMu-lah yang selalu aku cari, berilah aku rasa cinta dan makrifat kepada-Mu.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;*****&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-4712156936981380949?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/4712156936981380949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2012/01/fokus-pada-sesuatu-yang-pasti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/4712156936981380949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/4712156936981380949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2012/01/fokus-pada-sesuatu-yang-pasti.html' title='Fokus pada sesuatu yang pasti'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-3953389370839486922</id><published>2012-01-05T07:11:00.000+07:00</published><updated>2012-01-05T07:11:29.566+07:00</updated><title type='text'>Hari ini adalah kesempatanmu</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Manusia memang wajib merancang masa depan. Untuk itulah manusia melakukan apa saja. Pergi ke sekolah menuntut ilmu, bekerja keras untuk memenuhi hajat hidupnya, menabung uang, melakukan investasi dalam bentuk deposito, emas, membeli saham, tanah dan lain-lain. Semuanya demi satu tujuan : &lt;i&gt;&lt;b&gt;masa depan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Walaupun demikian, tidak jarang kita lupa, sebenarnya apa sih masa depan itu ? Kayak apa sih wujud masa depan itu. Ketidaktahuan atau ketidakjelasan mengenai pengertian masa depan itulah yang acapkali menyebabkan banyak orang keliru melangkah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Jadi seperti apa sih masa depan itu ? &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya Allah sendiri memerintahkan manusia untuk mempersiapkan masa depan : &lt;b&gt;&lt;i&gt;Hai orang-orang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok, dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;(QS 59:18).&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Hari esok atau sebutlah masa depan sebenarnya merupakan urusan individual. Artinya setiap individu wajib mempersiapkan masa depannya. Tetapi sebenarnya, jika kita runut dengan teliti maka ayat tersebut lebih menekankan pada &lt;b&gt;&lt;i&gt;action&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; manusia hari ini yang akan berdampak pada masa depannya. Jika masa depan disebut sebagai &lt;b&gt;&lt;i&gt;goal&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; atau tujuan yang hendak dicapai, maka dia memerlukan &lt;b&gt;&lt;i&gt;planning &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;(dan) &lt;b&gt;&lt;i&gt;action&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; yang jelas. Maka, langkah pertama memang harus didahului dengan menancapkan tujuan yang hendak dicapai secara jelas. Setelah itu, bekerjalah menggapai tujuan itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Suatu kekeliruan besar sering terjadi, yakni bekerja keras tanpa tujuan yang jelas sehingga sulit sekali untuk mengetahui hasil dari tiap-tiap langkah yang telah diusahakannya. Sehingga jika kemudian orang lain bertanya sudah berapa persen target yang kamu capai ? Banyak di antara kita yang bingung. Target apa ? Mengapa target ? Itu adalah akibat orang bekerja keras tanpa tujuan yang jelas.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Tujuan atau goal itu sifatnya individual. Kita tidak bisa menumpang pada tujuan orang lain. Jika itu yang terjadi, maka ada dua kemungkinan yang akan dihadapi. &lt;b&gt;&lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, kita akan menjadi pengekor orang lain, karena kita (ibaratnya) hanya menjadi penumpang kendaraan yang dikemudikan oleh orang lain. Mungkin kita akan sampai ke tujuan akhir, tetapi itu adalah tujuan yang sudah ditentukan oleh si pengemudi. Bukan tujuan kita, sehingga boleh jadi kita akan kecewa dan menyesal berkepanjangan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, kita tidak akan sampai ke mana-mana, karena si pengemudi memang sudah sampai ke tujuannya. Kita menyangka melakukan perjalanan, karena menumpang kendaraan orang lain, padahal kita hanya diajak berfoya-foya menghabiskan uang dan waktu karena si pengemudi - yang sudah sampai ke tujuannya - memang sedang tinggal bersenang-senang. Bagaimana dengan kita ? Tidak satu pun kita peroleh, selain sekedar bersenang-senang, kalau kita punya bekal. Kalau tidak ? Tamatlah riwayat kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Biasanya, orang-orang yang tidak memiliki tujuan yang jelas - dan ini biasanya adalah kelompok mayoritas -&amp;nbsp; seringkali diperalat oleh orang-orang yang memiliki tujuan. Dalam konotasi yang negatif, orang yang memiliki tujuan ini kerapkali juga disebut sebagai aktor intelektual, dan itu selalu muncul dalam berbagai kejadian. Kita dapat menyebutkan beberapa contoh dari kejadian-kejadian yang dekat dengan kita. Tetapi kita tidak akan menghabiskan waktu untuk itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Rasanya lebih baik jika kita menetapkan tujuan hidup kita. Tentu saja tujuan yang terukur. Tidak sekedar menggantang asap belaka. Sebab memang tujuan itu harus jelas, dapat diukur pencapaiannya. Dan, hal yang lebih penting adalah jangan menghabiskan waktu hanya dengan melihat tujuan. Ibarat kita hendak mendaki puncak gunung, maka bukan hanya memandang puncak itu dari kejauhan, melainkan kita harus melangkah selangkah demi selangkah menuju ke puncak. Mungkin kita tidak perlu terus menerus melihat puncaknya. Pandangan kita justru harus lebih terarah pada jalan setapak yang sedang kita susuri.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Nah, memperhatikan jalan setapak yang sedang kita susuri itulah kerja kita yang pasti dan nyata. Itulah yang diperintahkan oleh Allah kepada para utusanNya supaya &lt;b&gt;&lt;i&gt;"Katakanlah, Hai kaumku bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku pun bekerja, maka kelak kamu akan mengetahui"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (QS 39:39).&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Perhatikanlah, Allah selalu mengingatkan agar kita mengetahui di mana posisi kita melalui ungkapan &lt;b&gt;&lt;i&gt;sesuai dengan keadaanmu&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Kesadaran terhadap posisi ini menjadi sangat penting, supaya kita tetap fokus pada pekerjaan kita. Bahkan supaya kita tidak mencampuri sesuatu yang bukan pekerjaan kita. Betapa banyak orang yang gagal karena lebih sering menilai atau mencampuri pekerjaan orang lain dan lupa kepada pekerjaannya sendiri. Bukankah Nabi juga diperintahkan untuk bekerja. Lihatlah &lt;b&gt;&lt;i&gt;sesungguhnya aku pun bekerja&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Sebagai pemimpin ummat, Nabi tidak hanya memerintah, tetapi dia pun harus bekerja untuk memenuhi hak individualnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Jadi, masa depan itu penting, &lt;b&gt;&lt;i&gt;tetapi kita hanya memiliki kesempatan hari ini&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Besok ? Belum tentu.***&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-3953389370839486922?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/3953389370839486922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2012/01/hari-ini-adalah-kesempatanmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/3953389370839486922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/3953389370839486922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2012/01/hari-ini-adalah-kesempatanmu.html' title='Hari ini adalah kesempatanmu'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-6719328980002502832</id><published>2012-01-04T07:00:00.000+07:00</published><updated>2012-01-04T07:00:30.534+07:00</updated><title type='text'>Jujurlah pada dirimu</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Seringkali saya bertanya kepada para tamu yang datang ke rumah untuk berbagi rasa dan pengalaman. Sebenarnya pertanyaan itu tidak terlalu istimewa, bahkan saya menyebutnya sebagai pertanyaan remeh temeh. Maka tidak mengherankan jika ada tamu saya mencibir ketika pertanyaan itu saya sampaikan. Biasanya yang suka mencibir itu adalah tamu yang pertama kali datang ke rumah saya. Dan saya tidak pernah merasa kecewa atau marah dengan cibiran itu, sebab mereka itu belum mengerti. Jika saya kecewa atau marah, maka itu akan menunjukkan kualitas diri saya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Apa pertanyaan saya kepada mereka ?&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Bersediakah sampeyan saya ajak untuk jujur pada diri sendiri ? Orang-orang yang mencibir barangkali berfikir, mana ada orang yang mau membohongi dirinya sendiri ? Cara berfikir seperti itu &lt;b&gt;&lt;i&gt;tampaknya&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; logis, sehingga tidak banyak orang yang mau menguji keyakinannya sendiri bahwa tidak ada orang yang mau berbohong pada dirinya sendiri. Padahal untuk menguji kebenaran yang diyakininya itu sangat sederhana. Tanyakanlah pada dirimu sendiri, &lt;b&gt;&lt;i&gt;apakah Anda sudah bisa salat khusyuk&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; ?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan pengalaman saya, tidak banyak orang yang mau menjawab pertanyaan itu dengan sejujurnya, karena berkaitan dengan banyak hal. &lt;b&gt;&lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, karena gengsi. Ini biasanya dimiliki oleh tamu-tamu saya dari kalangan orang yang sudah terlanjur mendapat sebutan Ustad atau Kyai, atau sebutlah, orang yang ditokohkan dalam bidang keagamaan. Mereka umumnya diliputi kebimbangan. Jika dia bilang terus terang, khwatir dicemooh karena sudah terlanjur memegang predikatnya itu. Mungkin juga mereka akan ngomel (walaupun cuma dalam hatii) : memangnya siapa kamu, nanya-nanya begitu ? Gerundelan ini sekaligus menjadi bukti tentang sulitnya berbuat jujur pada diri sendiri di hadapan orang banyak. Jika dalam kesendirian, mungkin dia dapat jujur berkata &lt;b&gt;&lt;i&gt;"mengapa ya, salat saya koq tidak khusyuk ?"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; Tetapi jika pertanyaan itu dilontarkan kepada mereka dihadapan orang banyak, maka belum tentu akan dijawab secara jujur karena takut gengsinya jatuh. Masa ustad atau kyai tidak bisa salat khusyuk, begitu katanya dalam hati.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, karena sok tahu. Biasanya mereka akan bercerita pengalamannya salat sampai menangis bercucuran airmata. Dengan begitu dia meyakini bahwa salatnya telah khusyuk. Buktinya aku bisa sampai nangis saking terharunya, atau, saking aku menghayati salatku. Dia menganggap seperti itulah salat yang khusyuk.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Ketiga&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, karena tidak tahu pengertian salat khusyuk tetapi dia tidak mau berkata terus terang. Nah, tamu-tamu saya yang model beginian biasanya adalah mereka yang tergolong kaum terpelajar atau orang-orang yang memiliki jabatan dan kaya. Mereka biasanya berfikir, aku sudah banyak membaca buku atau aku sudah sering mengundang penceramah agama untuk memberikan pengajian, atau, aku sudah aktif mengaji di berbagai majelis kajian, masa aku harus tanya apa sih yang dimaksud dengan salat khusyuk itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Itulah antara lain beberapa alasan yang dapat saya sebutkan tentang sulitnya orang untuk menjawab pertanyaan tentang salat khusyuk itu secara jujur. Memang, tidak semua orang seperti itu. Ada juga orang-orang yang dengan jujur menjawab : &lt;b&gt;&lt;i&gt;aku belum bisa salat khusyuk.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; Orang-orang yang bersikap demikian biasanya karena mereka memiliki alasan atau dorongan yang kuat dari dalam dirinya. Mereka adalah : &lt;b&gt;&lt;i&gt;satu&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, orang yang sedang dilanda kegelisahan yang disebabkan oleh berbagai macam hal yang dia lihat atau dia alami. Misalnya, mereka melihat semangat beragama sekarang begitu kuat. Pengajian di mana-mana selalu dihadiri banyak sekali jamaah. Orang pergi haji terus meningkat jumlahnya sehingga daftar tunggu pun semakin panjang. Dan lain-lain pertanyaan yang senada dengan itu. Tetapi mereka pun melihat, pada waktu yang bersamaan koq perbuatan maksiat terus meningkat. Salat iya, puasa iya, haji iya, tetapi korupsi jalan terus. Lalu mereka bertanya, sebenarnya ada pengaruhnya atau tidak sih salat, puasa, haji dll itu pada perbaikan perilaku manusia ? Lalu mereka pun gelisah dan mencari jawaban dengan berbagai cara, baik melalui kajian kitab-kitab, maupun datang secara personal kepada orang-orang yang dianggapnya mampu memberikan pencerahan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Dua&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, orang yang merasa kualitas ibadahnya hampa. Biasanya mereka sudah rajin melaksanakan salat, puasa, zakat, haji dan berbagai amal baik lainnya. Tetapi mereka merasa ada yang kurang, tetapi tidak tahu di mana dan apanya yang kurang. Lalu mereka pun akan mencari jawaban dengan berbagai cara, baik melalui buku-buku bacaan, maupun datang secara personal kepada orang-orang yang dianggapnya mampu memberikan pencerahan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Nah, pertanyaan saya : di manakah posisi Anda. Saya mengharapkan jawaban yang jujur. Silakan.*****&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-6719328980002502832?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/6719328980002502832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2012/01/jujurlah-pada-dirimu.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/6719328980002502832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/6719328980002502832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2012/01/jujurlah-pada-dirimu.html' title='Jujurlah pada dirimu'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-3804024302544041234</id><published>2012-01-03T06:43:00.000+07:00</published><updated>2012-01-03T06:43:26.517+07:00</updated><title type='text'>Milikilah jiwa besar</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Sahabatku, kemarin saya sudah mengatakan bahwa kepada anak-anak kita pun, kita harus memiliki keberanian untuk meminta maaf. Karena kesalahan memang bukan semata-mata milik yang lebih muda kepada yang lebih tua. Nah, dalam suasana tahun baru ini, setiap orang diharapkan untuk melakukan introspeksi alias mawasdiri. Hal ini penting, karena barangkali selama ini kita terlalu sibuk sehingga tidak sempat untuk melakukan olah rohani berupa tafakur atau meditasi. Maka, saat seperti pergantian tahun ini merupakan waktu yang terbaik untuk melakukannya, karena biasanya, dalam saat-saat seperti ini kita dapat lebih jujur pada diri kita masing-masing.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Bagaimana kita meminta maaf kepada anak-anak ?&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, tentu harus ada keberanian pada diri kita untuk mawas diri. Benarkah kita sudah menjadi orangtua yang baik untuk anak-anak kita ? Dan kita tidak perlu mencari-cari teori yang muluk-muluk tentang bagaimana menjadi orangtua yang baik, karena Allah swt sudah mengajarkan kepada kita apa yang harus kita lakukan kepada anak-anak melalui nasehat Luqmanul Hakim kepada anak-anaknya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sahabatku, perhatikanlah apa yang dinasehatkan Luqmanul Hakim kepada anak-anaknya ini : &lt;i&gt;&lt;b&gt;"Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar"&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; (QS 31:13).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku tahu, banyak yang tersenyum membaca nasehat itu, karena memang ini sudah terlalu sering diungkapkan dalam berbagai kesempatan. Biasanya, para orangtua pun selalu tidak pernah lupa mengutip nasehat ini untuk disampaikan kepada anak-anaknya. Mungkin para orangtua merasa, jika sudah menyampaikan nasehat itu artinya dia sudah tidak lagi melakukan syirik kepada Allah. Padahal belum tentu, karena acapkali kita mudah terbuai oleh perasaan sendiri. Misalnya, jika kita sudah tidak pernah melakukan sesaji, artinya kita sudah tidak syirik. Atau, jika kita sudah tidak lagi menggunakan perhitungan hari baik hari buruk ketika akan pindah rumah atau menikahkan anak, itu secara otomatis kita sudah tidak melakukan syirik lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Benarkah begitu ? Tentu kita tidak boleh melakukan klaim sepihak. Kita harus lebih dulu menelaah tentang perbuatan syirik. Ingatlah sahabatku, segala sesuatu itu ada sebabnya. Maka kita harus mencari apa penyebab adanya penyakit syirik di hati manusia ? Sebenarnya jawabannya sederhana saja, yaitu : &lt;b&gt;&lt;i&gt;karena manusia tidak/belum mengenal Tuhan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Akibatnya, manusia menganggap bahwa patung adalah Tuhan, berhala yang dibuat dengan tangannya sendiri dianggapnya Tuhan, dan banyak lagi contoh lainnya. Sehingga untuk mengobati penyakit syirik itu hanya ada satu cara, yaitu &lt;b&gt;&lt;i&gt;kenalilah Tuhan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, atau dalam jargon Islam, &lt;b&gt;&lt;i&gt;bermakrifatlah pada Allah&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cobalah kita bayangkan, sahabatku, bagaimana Nabi Muhammad saw menyadarkan kaumnya untuk tidak lagi menyembah berhala yang mereka buat sendiri. Mereka menganggap bahwa berhala-berhala itu adalah Tuhan sehingga dia selalu dinomorsatukan. Nah, kira-kira apa yang dilakukan dan dikatakan oleh Beliau kepada kaumnya supaya mereka sadar ? Mungkinkah Nabi Muhammad saw &lt;b&gt;&lt;i&gt;hanya berkata "hai, itu bukan Tuhan saudaraku"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; begitu ? Jika hanya berupa kata-kata, bagaimana mungkin kaumnya mau meninggalkan kebiasaannya menyembah berhala ?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu, apa jawab Nabi Muhammad saw jika kaumnya bertanya &lt;i&gt;&lt;b&gt;"kalau ini bukan Tuhan, lalu mana Tuhan yang benar ?"&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Pertanyaan itu sangat wajar bukan ? Karena memang ketika seseorang diberitahu bahwa yang disembahnya itu bukan Tuhan, maka konsekuensinya, dia harus ditunjukkan &lt;b&gt;&lt;i&gt;inilah Tuhan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Nah, kira-kira apa jawaban Nabi Muhammad saw atas pertanyaan kaumnya yang seperti itu ?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terus terang sahabatku, selama ini kita tidak pernah mendengar dari berbagai pengajian tentang reaksi kritis kaum Quraisy ketika Nabi Muhammad saw berdakwah tentang Tuhan. Yang sampai kepada kita adalah reaksi penolakan mereka belaka. Padahal penolak itu biasanya akan muncul jika : (1) tidak ada pembanding yang dapat membuktikan bahwa apa yang diyakininya selama ini salah; (2) tidak mampu melihat kebenaran ketika hal itu dibuktikan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dua hal itu tentu sudah dilakukan oleh Nabi Muhammad saw, yaitu memberikan bukti nyata tentang Tuhan kepada kaumnya, dan pada kaumnya ada yang mampu melmahami dan menerima kebenaran itu ketika dibuktikan oleh Beliau, dan ada yang tidak mampu memahami. Nah, orang-orang yang tidak mampu memahami inilah yang kemudian menolaknya dengan gigih.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi sahabatku, hal pertama yang harus kita jadikan introspeksi adalah : sudahkah kita mengenal Tuhan sehingga kita terbebas dari penyakit syirik ? Sebab hanya dengan membebaskan diri dari penyakit syirik itulah kita dapat memberikan nasehat kepada anak kita supaya mereka menjauhi syirik. Artinya, kita harus memberikan keteladanan dengan makrifatullah kepada anak-anak. Jika belum, maka kita sungguh layak meminta maaf kepada anak kita. Berbesar hatilah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, kita harus berani memulai dari diri sendiri sebelum kita memerintahkan anak-anak kita melakukan sesuatu yang kita inginkan. Jangan hanya pandai bicara, tetapi pandai pulalah kita mengamalkannya. Sebab, bagaimana mungkin anak-anak akan melakukan kebaikan, jika kita tidak memberikan teladan perbuatan baik pada mereka ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dua hal itu aku kira sangat krusial untuk menjadi perhatian kita, sahabatku. Insya Allah dapat menjadi bahan renungan kita bersama.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-3804024302544041234?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/3804024302544041234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2012/01/milikilah-jiwa-besar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/3804024302544041234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/3804024302544041234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2012/01/milikilah-jiwa-besar.html' title='Milikilah jiwa besar'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-9161610488364587591</id><published>2012-01-02T06:39:00.000+07:00</published><updated>2012-01-03T10:04:31.371+07:00</updated><title type='text'>Tahun Baru semangat baru</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Ketika jarum jam menunjuk pukul 00.00 wib, di sana-sini terdengar suara petasan, kembang api dan bermacam bebunyian. Semuanya menandakan telah berlalunya tahun 2011, dan kemudian manusia menapaki tahun baru 2012. Semuanya dengan suka cita, riang gembira, bernyanyi, saling bersalaman dan ada pula cipika cipiki. Lenyap seketika rasa gundah dan sedih.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Tetapi untuk berapa lama suasana tanpa beban ini ?&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Saya tidak tahu, karena itu memang bergantung kepada masing-masing individu. Tetapi bagi saya, tahun 2012 ini sangat istimewa. Mengapa ? Karena di tahun ini, saya menapaki awal 62 tahun perjalanan hidup. Artinya, jatah hidup saya telah berkurang lagi. Konon, menurut berbagai riwayat, usia umat Muhammad adalah 63 tahun. Beliau saw pun wafat pada usia 63 tahun. Maka jika saya pun mendapat jatah yang sama dengan Nabi Muhammad saw, jatah yang tersisa ya hanya tahun ini saja. Atau dengan kata lain, inilah tahun terakhir saya menikmati rona kehidupan dunia. Artinya, saya harus memanfaatkan waktu yang tersisa ini dengan sebaik-baiknya. Dalam bahasa anak muda, tahun ini harus full kebaikan dan manfaat untuk sesama manusia.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Menyadari hal ini, di awal tahun ini kepada isteri dan anak-anak, kepada keluarga besar, kepada sahabat, kepada teman-teman, kepada tetangga dan kepada siapa pun yang mengenal saya, saya memohon maaf yang sebesar-bearnya atas semua kesalahan saya. Tentu saja, teman-teman saya pun bilang "apa-apaan kamu ?". Tentu saja saya tersenyum. Lalu saya katakan : "sebenarnya ini hal yang biasa. Artinya, setiap saat seharusnya kita tidak boleh lupa meminta maaf. Ketika bertemu, kita meminta maaf, siapa tahu selama tidak bertemu kita banyak berbuat khilaf. Misalnya, membicarakannya tanpa kehadiran dia. Atau dalam bahasa daerah saya disebut &lt;b&gt;&lt;i&gt;ngrasani&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, menggunjingkan dia. Hal yang dilarang oleh agama kita. Ketika akan berpisah pun kita memohon maaf, karena siapa tahu selama bertemu dan berbincang ada ucapan atau sikap yang menyebabkan teman kita tersinggung atau kecewa. Mengawali pertemuan dengan meminta keihlasan dan maaf, dan mengakhirinya dengan meminta keihlasan agar teman kita memberi maaf. Jadi tidak ada yang dikecewakan."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Kepada isteri, saya katakan agar ia ihlas memaafkan semua kekurangan saya sebagai suami. Sejak awal menikah hingga saat ini, entah berapa ratus -atau mungkin bahkan ribuan- kali saya mengecewakan dia. Sepanjang perjalanan hidup berumahtangga dari tahun 1982 hingga saat ini, rasanya saya belum berbuat yang istimewa buat dia. Maka sungguh layak saya meminta maaf kepadanya yang telah dengan sabar, &lt;b&gt;&lt;i&gt;telaten&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, penuh pengertian melayani saya. Ah, saya sungguh keterlaluan menggunakan kata &lt;b&gt;&lt;i&gt;melayani&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Maka saya pun meminta maaf karena dia bukan pelayan saya. Dia &lt;b&gt;&lt;i&gt;sigaraning nyawa&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; saya sehingga dalam bahasa Jawa dia disebut &lt;i&gt;&lt;b&gt;garwa&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, dan dalam istilah yang lain, dia -isteri saya- juga disebut &lt;b&gt;&lt;i&gt;sisihan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, yaitu orang yang selalu mendampingi saya dalam suka dan duka. Jadi sebenarnya dari sisi peristilahan, nenek moyang saya orang Jawa sudah menanamkan &lt;b&gt;&lt;i&gt;kesetaraan jender&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Memang ada yang menempatkan isteri di belakang dengan sebutan &lt;b&gt;&lt;i&gt;kanca wingking&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, teman yang posisinya selalu di belakang. Alasannya mungkin karena aktivitasnya yang berada di dapur. Tetapi isteri saya jelas bukan seperti itu. Dia punya karier yang membanggakan. Ketika saya sudah pensiun, dia masih aktif berkarya dan saya selalu mengantarkan dia di depan pintu halaman ketika dia akan berangkat kerja. Saya tinggal sendiri di rumah, menunggu dia pulang pada waktunya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Itulah alasannya, mengapa saya meminta maaf kepada isteri saya. Ketika saya masih aktif bekerja, dia sering terabaikan, dan ketika saya sudah pensiun, saya belum dapat memberikan yang terbaik untuknya. Jelas, saya harus meminta maaf.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Lalu, kepada anak saya, saya juga meminta maaf karena barangkali sebagai ayah saya bukanlah figur yang layak menjadi kebanggaan mereka. Tetapi baiklah, untuk yang satu ini, akan kita bicarakan dalam kesempatan berikutnya. Insya Allah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-9161610488364587591?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/9161610488364587591/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2012/01/tahun-baru-semangat-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/9161610488364587591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/9161610488364587591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2012/01/tahun-baru-semangat-baru.html' title='Tahun Baru semangat baru'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-5786864314526972846</id><published>2011-03-05T08:07:00.000+07:00</published><updated>2011-03-05T08:07:15.092+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><title type='text'>Bahkan mengeluhpun tidak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia sungguh mengagumkan. Paling tidak, bagi saya, dia adalah seorang yang sangat luarbiasa. Bukan karena dia seorang politikus, sehingga aku mengaguminya. Bukan. Bukan juga karena dia seorang ulama yang telaah agamanya sangat jernih, sehingga aku mengaguminya. Bukan. Bukan juga karena dia seorang hartawan yang hartanya berlimpah menyebabkan ia menjadi sangat pemurah, sehingga aku kagum padanya. Bukan. Keagumanku kepadanya, justru karena dia seorang yang selalu penuh kejutan. Terus ????&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dia selalu membukakan pintu rumahnya sendiri, setiap kali ada yang mengetuk, atau berteriak "assalamu'alaikum". Dia menjawabnya dengan lengkap "wa'alaikumsalam warohmatullahi wa barokatuh". Lalu dengan senyum mengembang dia akan mempersilakan tamunya masuk. Dia pula yang membersihkan kursi tamu sebelum tamunya duduk. Lalu dengan suara lembut, dia akan bertanya : "apa yang bisa saya lakukan untuk Anda ?" yang menyebabkan setiap tamu yang datang ke rumahnya merasa sungkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rumahnya bukanlah rumah yang terbagus di kompleks tempatnya bermukim. Bahkan boleh dibilang, rumah itu adalah rumah paling sederhana dibandingkan yang lain. Tidak ada garasi mobil, karena dia tidak memiliki mobil. Tidak ada pagar pembatas yang tinggi, sehingga antara rumah, halaman dan jalan seakan-akan tidak ada pembatas, kecuali sebuah saluran air yang biasa disebut got yang selalu bersih. Orang bisa masuk ke halaman rumahnya dari jalan mana saja, dan dia tidak keberatan. Bahkan pengemis dan pengamen yang datang pun langsung berada di depan pintu rumahnya, tidak sekedar dari luar halaman. Dan dia akan memberi mereka dengan pemberian yang tidak banyak, tetapi selalu disertai senyum. Jika tidak ada sesuatu yang diberikan, maka dia akan meminta maaf kepada peminta-minta dan pengamen itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi rumah sederhana itu tidak pernah sepi dari tamu. Ada saja yang datang, baik sendiri maupun bersama-sama. Tamu-tamunya pun beragam. Ada yang datang bermobil, atau bermotor, tetapi tidak sedikit juga yang berjalan kaki. Ada yang pakaiannya necis, tetapi tidak sedikit pula yang berpakaian sederhana. Bahkan dia tidak pernah keberatan menerima tamu yang hanya sekedar bercelana pendek, berkain sarung dengan peci yang sudah lusuh. Mereka juga datang dari berbagai penjuru, bahkan ada yang datang dari tempat yang jauh. Semuanya diterima dengan suka cita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun beragam, tetamu yang datang umumnya adalah orang-orang yang membawa persoalan -yang menurut mereka- pelik. Ada yang datang membawa persoalan anak perempuannya yang sedang akrab dengan lelaki yang berlainan agama. Ibunya menangis, dan Bapaknya marah-marah. Keduanya merasa telah dicurangi, karena anaknya telah dicuri, lalu dicuci otaknya sehingga menjadi pembangkang. Padahal mereka merasa telah memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak perempuannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" Jadi, sekarang bagaimana perasaan Bapak dan Ibu ?" tanya dia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" Tentu saja saya kesal," Bapaknya yang menyahut. " Anak saya telah berkhianat."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia tersenyum. Lalu dia berkata : "Memang tidak enak menjadi pihak yang dikhianati. Apalagi yang berkhianat adalah anak sendiri. Ketika kita merasa dikhianati, maka kita merasa punya hak untuk mengumpat dan memaki. Tetapi, pernahkah kita berfikir, mengapa kita tidak mencontoh Tuhan, yang selalu memberikan maaf kepada semua manusia yang bersalah dan mengkhianatinya. Berapa kali dalam sehari kita mengkhianati Tuhan ? Mungkin tidak terhitung banyaknya. Tetapi Tuhan tidak pernah memaki dengan kata-kata yang kasar. Tuhan hanya menyatakan "mengapa kamu tidak bersyukur ?". Tuhan menegur kita dengan kata-kata yang lembut "apakah kamu tidak berfikir ?" Atau "mengapa kamu tidak menggunakan akalmu ?". Padahal, jika Tuhan mau, siapa pun yang mengkhianatiNya dapat saja ditumpas habis seketika itu juga. Tetapi Tuhan tidak melakukan itu. Dia masih memberi kesempatan kepada para pengkhianat itu untuk memperbaiki diri, kemudian memohon ampunan kepadaNya. Nah, Bapak dan Ibu, saya tahu kalian berdua pasti marah, dan itu wajar karena telah dikhianati. Tetapi, bersikaplah tenang dan bijaksana. Jangankan kalian, para Rasul utusan Tuhan pun dikhianati oleh kaumnya. Jangankan para Rasul, bahkan Tuhan pun dikhianati. Jadi, saya hanya dapat menyarankan, serahkan semua urusan kepada Tuhan seraya bermohon kepadaNya untuk memberikan yang terbaik untuk kalian dan putri kalian. Dia -putri Bapak dan Ibu- itu milik Tuhan. Jadi serahkan dia kepada yang memiliki untuk diurus."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada juga tamu yang datang kepadanya ketika dalam kesulitan keuangan. "Tidak ada beras, apalagi lauk pauk. Anak saya belum makan. Tolong saya, Pak."&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia memandang tamunya. Hatinya teriris. Dia minta izin untuk ke dalam menuju dapur, barangkali masih tersedia beras. Ternyata tempat penyimpanan beras itu sudah kosong. Nasi pun tinggal sedikit. Lalu ia bergegas ke kamar. Mengambil dompet. Alhamdulillah, ada satu lembar uang sepuluh ribu. Lalu uang itu diberikan kepada tamunya. "Ini, Bu, saya ada uang sepuluh ribu. Satu-satunya yang masih tersisa di dompet saya. Mudah-mudahan bermanfaat untuk Ibu".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tamunya menangis. Menyalami tangannya. Bahkan menciumi tangan itu sambil berkali-kali mengucapkan terimakasih. Setelah tamunya pergi, ia merasa ada sesuatu yang mendadak membuat dadanya sesak. Berapa banyak orang yang bernasib sama dengan Ibu tadi ? Dia hanya mohon kepada Tuhan agar diberikan kekuatan dan kemampuan untuk memberikan yang terbaik kepada orang-orang yang datang ke rumahnya. Karena dia sangat yakin, tamu-tamu yang datang adalah orang-orang yang dikirimkan Tuhan untuk menerima kemurahan Tuhan lewat dirinya. Itulah sebabnya, dia tidak pernah mengeluh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah dia orang yang kaya raya ? Bukan. Hidupnya pas-pasan saja. Bahkan dia biasa mengosongkan sakunya dari uang jika ia hendak menyembah Tuhan. Ia tinggalkan semuanya kepada orang yang membutuhkan sebelum ia berangkat ke masjid, atau sebelum ia bersembahyang di rumah. Dia tidak ingin ada kotoran dunia yang berupa materi masih melekat pada dirinya ketika ia datang menghadap Tuhan dan menyembahNya. Maka, ia selalu gembira ketika menyembah Tuhan, karena Tuhan pun gembira menyambut dia, yang telah dengan suka rela meninggalkan kesenangan dunia. Tidak hanya kesenangan yang dia tinggalkan. Bahkan duka pun tak pernah melekat pada dirinya, sehingga orang-orang yang melihat dia selalu mendapatinya dalam keadaan gembira.*****&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-5786864314526972846?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.fatchurrachman.com' title='Bahkan mengeluhpun tidak'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/5786864314526972846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2011/03/bahkan-mengeluhpun-tidak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/5786864314526972846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/5786864314526972846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2011/03/bahkan-mengeluhpun-tidak.html' title='Bahkan mengeluhpun tidak'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-5474313162354865053</id><published>2011-03-01T08:58:00.001+07:00</published><updated>2011-03-01T09:00:37.446+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sketsa'/><title type='text'>Ikhwan Syaithon</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Harian Kompas (1-3-2011) memuat berita yang menyebabkan saya tercenung memikirkannya. Lead berita itu berbunyi demikian : "Rumah susun hunian sewa di wilayah DKI Jakarta tahun 2004-2010 yang belum dihuni tercatat 4.068 unit. Berdasarkan data Kementrian Perumahan Rakyat, rumah tersebut terdiri atas 41 twinblock atau 82 menara. Apabila rumah-rumah susun itu dibiarkan terlantar, berarti dana yang tidak termanfaatkan atau mubazir bisa mencapai triliyunan rupiah". Subhanallah ..... &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Menurut pengamat properti Ali Hanafiah, kerugian akibat terlantarnya rumah susun sewa bisa dihitung dari biaya pembangunan. Jika biayta pembangunan per blok mencapai 17 milyar rupiah, diperkirakan uang yang mubazir mencapai 1,394 trilyun, belum ditambah dengan biaya imateriil dan sosial.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Kita tidak hendak mengomentari atau menelaah kerugian tersebut, melainkan hanya sekedar mengingatkan semua pihak pada ayat Al Quran yang berbunyi : &lt;b&gt;&lt;i&gt;"Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah adalah saudara-saudara syaitan, dan syaitan itu sangat ingkar kepada Tuhannya"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (QS 17:7). &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Mengapa para pemboros itu disebut sebagai saudara syaitan ? Pertama, karena syaitan selalu memperturutkan nawa nafsunya. Tidak sedikit pun syaitan mempertimbangkan kata hati nurani. Sedangkan hawa nafsu cenderung pada hilangnya perhitungan. Manusia yang mnemperturutkan keinginan hawa nafsu sebenarnya adalah syaitan dalam ujud nyata, yakni manusia yang memiliki jasad, akal, tangan (kekuasaan) dan harta.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Kedua, syaitan tidak pernah memperhatikan kesengsaraan dan kebutuhan orang lain. Dia hanya memikirkan kebutuhannya sendiri, dan berusaha untuk memenuhi kebutuhannya dengan segala daya dan upaya. Dia tidak mempedulikan apakah cara yang ditempuhnya itu halal atau haram. Apakah langkah dan tindakannya itu merugikan orang lain atau tidak. Yang selalu dalam angannya adalah kepentingannya sendiri, keuntungannya sendiri dan kepuasaan nafsunya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Perumahan di Jakarta adalah kebutuhan primer warga, kaya maupun miskin. Sementara banyak warga miskin tidak memiliki rumah atau digusur dari tempatnya "mangkal" meneduhkan diri dan keluarganya di lapak-lapak, banyak komplek perumahan yang kosong, rumah susun hunian sewa tidak berpenghuni. Jumlahnya tidak sedikit, melainkan banyak, atau bahkan terlampau banyak. Pengeluaran dana yang kemudian tidak memberikan manfaat, bahkan cenderung diterlantarkan, adalah pemborosan. Itu sudah masuk kategori perbuatan syaitan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Jadi, agaknya akan menjadi lebih baik jika rumah-rumah itu dimanfaatkan oleh yang membutuhkan. Pemerintah tentu mempunyai cara untuk itu.*****&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-5474313162354865053?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.fatchurrachman.com' title='Ikhwan Syaithon'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/5474313162354865053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2011/03/ikhwan-syaithon.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/5474313162354865053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/5474313162354865053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2011/03/ikhwan-syaithon.html' title='Ikhwan Syaithon'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-6023074374517115253</id><published>2010-12-07T10:46:00.000+07:00</published><updated>2010-12-07T10:46:58.729+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan'/><title type='text'>Waktu terus berjalan</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Firman Allah : &lt;b&gt;&lt;i&gt;“Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan kerugian”&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (QS 103:1,2).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ayat itu sangat popular dan nyaris tidak pernah dilewatkan dalam setiap tausiah. Para ustad, Kyai dan penceramah agama Islam, selalu merujuk pada ayat ini jika berbicara tentang perjalanan waktu. Ayat yang berisi peringatan sangat keras itu, entah mengapa, menjadi kurang mencekam karena umumnya kita terlalu terburu-buru melompat ke ayat berikutnya (ayat 3 dari surat yang sama) tanpa terlebih dahulu merenungkan, mengapa Allah menyebutkan bahwa hakikatnya keberadaan manusia di dunia ini adalah sebuah kerugian besar. Padahal, jika kita mau sedikit meluangkan waktu merenungkan dua ayat tersebut secara intens, maka akan kita peroleh pelajaran yang amat besar.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Oleh karena itu, mari kita mencoba untuk memahami peringatan Allah ini dengan nurani yang bersih dan jernih. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;, mari kita memahami tentang masa, atau yang seringkali ditafsiri sebagai waktu. Apakah sama pengertian masa dengan waktu ? Para ahli hakikat menyebut waktu adalah kejadian atau peristiwa yang akan terjadi. Sedangkan Syaikh Abu Ali Ad-Daqaq, guru Syaikh Abul Qasim Abdul Karim Hawazin Al Qusyairi An Naisaburi penulis Kitab Risalah Qusyairiyah menyatakan, waktu adalah apa yang engkau sedang di dalamnya.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Artinya, jika Anda di dunia, maka dunia itu waktumu. Jika Anda di ujung akhir waktu, maka di situ pulalah waktumu. Anda bergembira, maka gembira itu sendiri waktumu. Anda bersedhy, maka kesedihan itu waktumu. Maksud dari ini semua adalah waktu merupakan sesuatu yang mengalahkan dan menguasai manusia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Pada kesempatan lain, Abu Ali Ad-Daqaq juga mengatakan, waktu adalah sesuatu yang membekukan dan dapat menggundulimu, tapi tidak membantahmu. Artinya, seandainya waktu menghapus dan melenyapkanmu, maka seketika itu pula kamu pasti telanjang dan sirna. Namun, waktu tidak berbuat demikian. Ia hanya mengambil sebagian usiamu, tidak menghapus keseluruhan hidupmu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ungkapan ini harus dipahami secara cermat, karena ungkapan Syaikh itu memiliki dimensi yang sangat dalam dan luas. Mari kita perhatikan ungkapan ini : &lt;b&gt;&lt;i&gt;waktu hanya mengambil sebagian usiamu, tidak menghapus keseluruhan hidupmu&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Maka jika disebutkan bahwa dunia ini adalah waktumu, artinya, hidup di dunia ini hanya sebagian dari usiamu yang telah diambil oleh sang waktu, sementara keseluruhan hidupmu adalah waktu hidupmu di dunia dan waktu hidupmu di akhirat. Artinya lagi, manusia (dalam pengertian roh) sebenarnya tidak pernah mengalami mati. Yang mati adalah jasad, sedangkan roh tetap hidup. Keberadaan roh di dalam jasad itu adalah waktu bagi roh yang terbatas hanya di dunia saja. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Maka, manusia disebut sebagai berada dalam kerugian, yakni selama keberadaannya di dunia, karena itulah sebagian waktu yang disediakan untuknya. Sedangkan dunia bukanlah tempat terakhir bagi manusia. Tandanya adalah adanya kematian yang disebut sebagai akhir waktu keberadaannya di dunia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Setelah itu ke mana ? Inilah pertanyaan cerdas yang harus menjadi bahan renungan lebih lanjut, mengapa Allah menyebut manusia berada dalam kerugian ketika berada di dunia, karena secara hakikat, manusia (dalam pengertian roh) adalah mahluk akhirat. Hanya saja keberadaannya di dunia ini merupakan bagian dari tugas hidupnya sebagai khalifah Allah. Karena fungsi inilah maka manusia disebut rugi jika dia gagal menjalankan fungsi kekhalifahan selagi ia berada di dunia. Dan fungsi kekhalifahan yang pertama dan utama adalah menyembah Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Tidak Aku jadikan jin dan manusia, kecuali hanya untuk menyembah Aku” (QS 51:56).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Seperti pernah saya tulis dalam judul “Sembahyang dan salat”, maka tugas menyembah Allah itu merupakan kunci atas seluruh perjalanan hidup manusia selama di dunia. Menyembah membutuhkan sedikitnya tiga syarat, yaitu (1) tahu atau mengenal Yang Disembah, yaitu Allah; (2) antara yang menyembah dengan Yang Disembah saling berhadapan; dan (3) antara yang menyembah dan Yang Disembah berada di tempat yang sama. Maka, jika tugas pertama dan utama, yaitu menyembah Allah, sudah dilaksanakan, maka tugas berikutnya yang menanti adalah mendirikan salat untuk mengingat Yang Disembah, yaitu Allah. Sedangkan salat bermakna menghubungkan diri, atau menjalin hubungan. Yang pertama hubungan dengan Allah dan yang kedua hubungan dengan sesama. Nah, dalam berhubungan dengan sesama inilah, manusia harus senantiasa mengingat Allah Yang Maha Agung, Allah Yang Maha Pengasih, Allah Yang Maha Penyayang, Allah Yang Maha Lembut, Allah Yang Maha Penyantun dan seterusnya. Artinya, dalam berhubungan dengan sesama, manusia diperintahkan untuk &lt;b&gt;&lt;i&gt;tahalluq bi ahlaqillah&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; atau berakhlak dengan akhlak Allah, sehingga jika Allah menjadikan tema cinta kasih dalam seluruh ciptaanNya, maka manusia pun (dengan sendirinya) harus menjalani hidup dengan kesadaran untuk menebarkan cinta kasih kepada semua mahluk. Demikian tugas kekhalifahan yang harus diemban.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;, marilah kita sadari, bahwa untuk menggapai kesadaran semacam itu, diperlukan proses yang panjang. Kesadaran itu tidak akan datang bersamaan dengan kelahiran manusia di dunia, melainkan melewati proses yang cukup panjang. Ada masa yang disebut masa bayi hingga usia lima tahun disebut sebagai masa balita, ada pula masa anak-anak, masa remaja, masa dewasa, masa tua dan seterusnya. Islam (dalam hal ini Al Quran) menyebutkan istilah aqil baligh sebagai batas antara masa anak-anak yang senantiasa digambarkan sebagai masa ketika manusia belum dapat mendayagunakan akalnya secara sempurna, dengan masa dewasa, yakni ketika manusia telah sampai pada kesadaran akalnya yang sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Para ahli menyepakati usia akil balig yaitu 17 tahun ke atas. Namun demikian, Allah menentukannya dengan symbol, yaitu mimpi basah pertama sebagai dimulainya masa akil balig bagi anak lelaki, dan menstruasi pertama sebagai masa akil balig untuk wanita. Lalu pertanyaannya adalah, apakah bersamaan dengan datangnya masa akil balig itu manusia sudah secara otomatis meraih kesadaran tentang tugas kekhalifahan ? Jawabannya tentu tergantung dari lingkungan dan cara pendidikan dalam keluarga maupun lembaga pendidikan. Jika cara pendidikan dalam keluarga, masyarakat dan lembaga pendidikan bersifat indoktrinatif, maka yang terjadi adalah cara berfikir dan tingkah laku yang seragam. Manusia tumbuh (secara kejiwaan) sebagai fotokopi dari dari para pendahulu mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Inilah yang digambarkan oleh Allah dalam KitabNya : &lt;span class="gen"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Mereka menjawab: "Cukuplah untuk kami apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya."&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (QS 5:104). Maka, manusia beragama menurut agama yang dianut oleh orangtuanya (para pendahulunya), dan mereka menetapkan bahwa itulah kebenaran mutlak yang harus diyakini tanpa boleh menyelisik, tanpa boleh menggunakan daya nalarnya. Keadaan ini terjadi sejak Tuhan menetapkan syariat yang diajarkan kepada para Nabi dan Rasul untuk mengajak manusia untuk hanya menyembah Allah. &lt;b&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: "Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya."&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (QS &amp;amp;:59).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ajakan itulah yang terus menerus dibawa oleh para Nabi utusan Allah kepada manusia. Itulah makna agama tauhid, yakni agama yang membawa manusia untuk hanya menyembah Allah saja. (&lt;i&gt;Mohon diperhatikan pengertian menyembah pada alinea di atas&lt;/i&gt;). Maka sebenarnya ayat-ayat yang berisi ajakan kepada manusia untuk hanya menyembah Allah merupakan perintah Allah agar bermakrifat kepadaNya. Maka kesadaran bermakrifat itulah (sebenarnya) yang disebut sebagai awal kesadaran untuk menentukan kematangan rohani seorang manusia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Jika manusia masih beragama dengan cara yang sama dengan bapak-ibunya, kakek-neneknya atau nenek moyangnya, maka sebenarnya dia (secara rohaniah) masih belum dapat disebut sebagai akil balig, walaupun umurnya sudah tua renta, karena dia tidak pernah sadar tentang siapa dirinya, dari mana asal usulnya, apa tugas hidupnya, dan ke mana setelah hidupnya di dunia ini berakhir. Manusia seperti ini merupakan golongan mayoritas yang beragama hanya meniru-niru orangtuanya. Maka, Allah menyebutnya sebagai berada dalam kerugian besar (QS 103:1,2).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Jadi, mari kita renungkan, apakah selama ini kita beragama dan mengerjakan syariat agama hanya sekedar meniru-niru orangtua kita ? Atau, apakah kita sudah mampu memahami hakikat perintah Allah yang dimuat dalam Kitab SuciNya ? Ini pertanyaan krusial, maka saran saya, janganlah asal menjawab. Jangan mentang-mentang sudah mengkaji berbagai macam kitab karya manusia, lantas mengklaim diri sudah memahami hakikat perintah Allah itu. Sebaliknya, jadikanlah ini sebagai bahan renungan. Carilah, apa yang salah dalam cara beragama kita selama ini. Insya Allah, jika kita menemukan kesalahan itu, maka hati kita akan tergerak untuk mencari yang benar. Tentu saja jika kita tidak ingin selalu berkubang dalam kesalahan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Wallohua’lam.***&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-6023074374517115253?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/6023074374517115253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/12/waktu-terus-berjalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/6023074374517115253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/6023074374517115253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/12/waktu-terus-berjalan.html' title='Waktu terus berjalan'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-1910197565983621548</id><published>2010-10-21T20:55:00.000+07:00</published><updated>2010-10-21T20:55:14.857+07:00</updated><title type='text'>Metode Pendidikan Allah</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sahabatku&lt;/b&gt;, marilah kita menelusuri ayat-ayat Al Quran untuk mengetahui bagaimana metode Allah mendidik manusia untuk mengenaliNya dan kemudian menyembahNya.&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, &lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;pada masa Nabi Nuh, ketika itu manusia masih dalam taraf kekanak-kanakan, sehingga Nabi Nuh mengajak umatnya agar percaya kepada Allah dengan sedikit mengemukakan argumentasi. Nuh as menyeru umatnya : &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;i&gt;sembahlah olehmu Allah, bertakwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku&lt;/i&gt;, ( QS 71 : 3 ). &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Lalu Allah menyatakan : &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah oleh kamu Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Maka Mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; ( QS 23 : 23 ).&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tidak semua kaum Nabi Nuh as menerima panggilan dan ajakannya, bahkan sebagian besar menolak dan menganggapnya sebagai orang gila. Anaknya sendiri pun termasuk salah seorang yang menentang ajakan Nabi Nuh as. Untuk para pembangkang, Allah menjatuhkan sanksi atau hukuman yang bersifat fisik dan menyeluruh.&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; Nuh berkata: "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorangpun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi. Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat ma'siat lagi sangat kafir.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; ( QS 71 : 26-27). &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kedua,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; Nabi Hud, diutus kepada kaum ‘Ad. Dia mengulang kata-kata Nuh tetapi ditambah sedikit argumentasi yang menggugah hati mereka.&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kaum 'Aad telah mendustakan para rasul&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&amp;nbsp; &lt;b&gt;&lt;i&gt;Ketika saudara mereka Hud Berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya aku adalah seorang Rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;i&gt;maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. &lt;b&gt;&lt;i&gt;Dan sekali-kali aku tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;i&gt;Apakah kamu mendirikan pada tiap-tiap tanah tinggi bangunan untuk bermain-main,&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;i&gt;dan kamu membuat benteng-benteng dengan maksud supaya kamu kekal (di dunia)?&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;i&gt;dan apabila kamu menyiksa, maka kamu menyiksa sebagai orang- orang kejam dan bengis.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Dan bertakwalah kepada Allah yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. &lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Dia telah menganugerahkan kepadamu binatang-binatang ternak, dan anak-anak,&lt;/i&gt; &lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;dan kebun-kebun dan mata air.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya Aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar".&lt;/i&gt; ( QS 26 : 123-135).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;, datang Nabi Shalih kepada kaum Tsamud, yang memiliki peradaban lebih tinggi daripada kaum-kaum sebelumnya. Oleh Nabi Shalih, mereka diingatkan untuk tidak melampaui batas, melakukan pemborosan dan membuat kerusakan lingkungan. Mereka pula yang secara tegas diperintah untuk memakmurkan bumi.&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka shaleh. Shaleh berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; ( QS 11 : 61 )&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Pada periode Nuh, Hud dan Shalih, pembangkangan manusias dibinasakan secara langsung oleh Allah. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tetapi, mulai periode &lt;i&gt;keempat &lt;/i&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;sejak diutusnya Ibrahim, metode penghancuran total secara keseluruhan kepada para pembangkang, tidak lagi dilakukan oleh Allah. Argumentasi-argumentasi logika telah memasuki batas baru. Ibrahim mengajak kaumnya untuk berpikir tentang berhala yang mereka sembah dan mengarahkan pandangan mereka ke benda-benda langit yang mungkin terlalu susah untuk dipahami bangsa-bangsa sebelumnya. &lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;(ingatlah), ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Patung-patung apakah Ini yang kamu tekun beribadat kepadanya?"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; 53.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Mereka menjawab: "Kami mendapati bapak-bapak kami menyembahnya".&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; 54.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Ibrahim berkata: "Sesungguhnya kamu dan bapak-bapakmu berada dalam kesesatan yang nyata".&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; 55.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Mereka menjawab: "Apakah kamu datang kepada kami dengan sungguh-sungguh ataukah kamu termasuk orang-orang yang bermain-main?"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; 56.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Ibrahim berkata: "Sebenarnya Tuhan kamu ialah Tuhan langit dan bumi yang Telah menciptakannya: dan Aku termasuk orang-orang yang dapat memberikan bukti atas yang demikian itu"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. 57.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Demi Allah, Sesungguhnya Aku akan melakukan tipu daya terhadap berhala-berhalamu sesudah kamu pergi meninggalkannya&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. 58.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Maka Ibrahim membuat berhala-berhala itu hancur berpotong-potong, kecuali yang terbesar (induk) dari patung-patung yang lain; agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. 59.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Mereka berkata: "Siapakah yang melakukan perbuatan Ini terhadap tuhan-tuhan kami, Sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang zalim."&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; 60.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Mereka berkata: "Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala Ini yang bernama Ibrahim ".&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; 61.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Mereka berkata: "(Kalau demikian) bawalah dia dengan cara yang dapat dilihat orang banyak, agar mereka menyaksikan"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. 62.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Mereka bertanya: "Apakah kamu, yang melakukan perbuatan Ini terhadap tuhan-tuhan kami, Hai Ibrahim?"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; 63.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Ibrahim menjawab: "Sebenarnya patung yang besar Itulah yang melakukannya, Maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. 64.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Maka mereka Telah kembali kepada kesadaran dan lalu berkata: "Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang menganiaya (diri sendiri)"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, 65.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kemudian kepala mereka jadi tertunduk (lalu berkata): "Sesungguhnya kamu (hai Ibrahim) Telah mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara."&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kelima,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; Nabi Musa yang datang kemudian, menggabungkan argumentasi-argumentasi logika dan mukjizat-mukjizat kebendaan, terutama tongkat yang berubah menjadi ular dan mampu membelah lautan.&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Keenam&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;, Nabi Isa’ mempertontonkan puincak kemukjizatan indriawi, antara lain mampu menghidupkan benda atau orang yang tidak bernyawa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ketujuh,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; periode Muhammad saw dan sesudahnya, yaitu periode Qurani. Kitab ini ditujukan untuk umat manusia di zaman akhir. Pada periode ini tidak lagi dipertontonkan mukjizat-mukjizat indriawi, karena meskipun Muhammad saw memilikinya, pembuktian dengan mukjizat indriawi tidak dapat diandalkan, karena berpotensi dituduh sebagai sihir atau ilusi.14. &lt;b&gt;&lt;i&gt;Dan jika seandainya kami membukakan kepada mereka salah satu dari (pintu-pintu) langit, lalu mereka terus menerus naik ke atasnya&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, 15.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tentulah mereka berkata: "Sesungguhnya pandangan kamilah yang dikaburkan, bahkan kami adalah orang orang yang kena sihir"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;b&gt; ( QS 15 : 14-15 ).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Selain itu, pembuktian melalui argumen-argumen suprarasional tidak banyak manfaatnya, kecuali bagi mereka yang perkembangan pemikirannya belum mencapai kedewasaan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Al Ghazali berkata, sepuluh lebih besar daripada tiga ( 10&amp;gt;3 ) lebih membuatnya yakin daripada tongkat menjadi ular. Mengapa ? Karena : 10 &amp;gt; 3 diterima langsung oleh akal (dalam &lt;i&gt;diri&lt;/i&gt;), yang dalam ilmu logika disebut pernyataan mutlak. Benar tidaknya pernyataan itu ditentukan langsung oleh akal. Sementara itu, tongkat menjadi ular disebut pernyataan empiris. Benar tidaknya pernyataan itu ditentukan oleh observasi pada &lt;i&gt;dunia&lt;/i&gt; &lt;i&gt;luar&lt;/i&gt;. Jadi kebenaran mutlak lebih kokoh daripada kebenaran empiris. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kesimpulannya : metode pendidikan Allah adalah berawal dari hal-hal yang konkrit (nyata) kepada hal-hal yang bersifat abstrak. Kemampuan manusia mencerap hal-hal yang abstrak menunjukkan tingkat kemampuan intelektualitas, emosionalitas dan spiritualitas mereka. [*].&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-1910197565983621548?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/1910197565983621548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/10/metode-pendidikan-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/1910197565983621548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/1910197565983621548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/10/metode-pendidikan-allah.html' title='Metode Pendidikan Allah'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-4516049128182748560</id><published>2010-07-21T06:51:00.000+07:00</published><updated>2010-07-21T06:51:26.030+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan'/><title type='text'>Dari Allah kepada Allah-1</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ketahuilah&lt;/b&gt;, sesungguhnya, manusia itu berasal dari Allah, dan kepadaNya pulalah manusia harus kembali. Dalam bahasa Al Quran disebutkan : &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali&lt;/i&gt;. ( &lt;b&gt;QS 2 : 156&lt;/b&gt; ), sebuah pengakuan yang tulus dan keluar dari kesadaran yang tinggi ini semestinya tidak lahir begitu saja, melainkan setelah melalui sebuah perjalanan spiritual yang panjang. Memang, setelah ungkapan tersebut dibukukan atau tercatat dalam mushaf Al Quran, setiap manusia dapat mengucapkan kata-kata itu, dan dapat menerjemahkan ke dalam bahasa kesehariannya. Tetapi sebagaimana biasanya berlaku dalam dunia verbal, maka setiap ucapan verbal yang keluar dari lisan kita, cenderung merupakan peniruan dari pengucap sebelumnya. Anak-anak meniru melafalkan kata-kata yang diucapkan oleh orangtua mereka, sehingga setiap manusia juga melakukan peniruan atas ucapan yang dilontarkan oleh pendahulunya. Akibat dari tradisi verbal ini, maka kata-kata, kalimat, ungkapan yang sangat bermakna dan sarat dengan ajaran itu kehilangan substansi maknanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan &lt;i&gt;sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepadaNya-lah kami kembali&lt;/i&gt; itu pun mengalami gradasi penghayatan makna, karena ucapan itu keluar dari mulut pengucapnya hanya karena orang-orang atau para pendahulunya mengucapkan kalimat itu. Berbeda misalnya, jika ucapan itu keluar dari sebuah kesadaran mendalam berkat pengalaman rohani yang diperoleh melalui perjalanan spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah pula tentang kelaziman yang berlaku di dunia mana pun bahwa untuk &lt;i&gt;kembali ke suatu tempat &lt;/i&gt;maka diperlukan adanya jalan. Jika manusia diperintahkan untuk kembali kepada Allah, maka harus ada jalan yang akan mengantarkan manusia kepada Allah. Manusia tidak akan dapat kembali kepada Allah kalau tidak tersedia jalan untuk kembali. Sehingga haruslah disadari oleh setiap manusia bahwa Allah tidak mungkin akan memerintahkan sesuatu tanpa disertai fasilitas untuk melaksanakannya. Itulah sebabnya, jika Allah menyatakan dalam kitab suciNya bahwa manusia harus kembali kepadaNya, maka pasti Dia pun sudah menyediakan fasilitas untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita perhatikan firman Allah berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Alif, laam raa. Kitab yang kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka,  menuju jalan Tuhan yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.&lt;/i&gt; ( &lt;b&gt;QS 14 : 1&lt;/b&gt; ). Ini adalah keterangan yang sahih dari Allah tentang adanya &lt;i&gt;Kitab&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;tugas penerima Kitab&lt;/i&gt; yaitu para Nabi dan Rasul, dan &lt;i&gt;jalan Tuhan&lt;/i&gt;. Ketiganya adalah hal yang harus menjadi perhatian serius setiap manusia, jika mereka ingin kembali kepada Allah, yaitu adanya &lt;i&gt;Kitab sebagai petunjuk&lt;/i&gt; adanya &lt;i&gt;Rasul sebagai penunjuk jalan&lt;/i&gt;, dan adanya &lt;i&gt;jalan Tuhan&lt;/i&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan inilah jalanKu yang lurus, maka ikutilah Dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain). Karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalanNya. yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa.&lt;/i&gt; ( &lt;b&gt;QS 6 : 153&lt;/b&gt; ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama harus kita sadari bersama adalah : jalan Allah itu disebut sebagai &lt;i&gt;jalan lurus &lt;/i&gt;atau &lt;i&gt;al-shirat al-mustaqim&lt;/i&gt;, sebagaimana diproklamasikan oleh Allah dalam ayat di atas. Maka sebagai konsekuensinya, selain jalan Allah disebut sebagai jalan yang bengkok, atau jalan yang berkelok-kelok. Jalan Allah yang disebut &lt;i&gt;al-shirat al-mustaqim&lt;/i&gt; dapat dipastikan akan mengantarkan manusia yang menempuh jalan tersebut sampai kepada Allah. Mereka yang tidak pernah menempuh jalan itu, tidak akan pernah sampai kepada Allah. Sedangkan jalan selain jalan Allah, menyebabkan manusia yang menempuhnya akan tersesat, mengantarkannya semakin jauh dari Allah. Para penempuh jalan selain jalan Allah tidak akan pernah bertemu Allah sampai kapan pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kaitannya dengan judul di atas, relevankah kita mencari jalan Allah ? Pertanyaan itu sesungguhnya tidak penting untuk dijawab, karena dalam setiap salat, kita selalu bermohon kepada Allah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tunjukilah kami jalan yang lurus&lt;/i&gt; ( &lt;b&gt;QS 1 : 6&lt;/b&gt; ), yang mengindikasikan bahwa para mushallin, orang-orang yang sedang salat itu tidak tahu jalan lurus yang adalah jalan Allah, sehingga mereka perlu menghiba-iba kepada Allah agar Dia menunjukkan jalanNya itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jalan Allah yang dimaksud adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.&lt;/i&gt; ( &lt;b&gt;QS 1 : 7 &lt;/b&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelaslah di sini, bahwa jalan Allah yang dimaksudkan adalah &lt;i&gt;jalannya orang-orang yang telah mendapat nikmat dari Allah&lt;/i&gt;. Sedangkan orang-orang yang mendapat nikmat adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, para syuhada, dan para shalihin dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya&lt;/i&gt;.(&lt;b&gt;QS 4:69&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada empat golongan manusia yang telah mendapat nikmat, yaitu : &lt;i&gt;para Nabi, shiddiqin, syuhada &lt;/i&gt;dan&lt;i&gt; shalihin&lt;/i&gt;. Yang dimaksud dengan Nabi adalah para utusan Allah. Sedangkan shiddiqin adalah orang-orang yang selalu berbuat dan berkata benar, karena mereka sudah bertemu dengan Sang Kebenaran sehingga mereka dapat membenarkan apa yang dialami oleh para Nabi utusan Allah. Kemudian, syuhada, adalah para penyaksi, orang-orang yang sudah menyaksikan kebenaran dakwah para Nabi tentang keEsaan Allah karena mereka sudah menjadi saksi atas keberadaan Allah, sehingga mereka disebut sebagai saksi yang benar karena mereka menyaksikan Sang Kebenaran. Merekalah pengikrar syahadat sejati. Sedangkan shalihin adalah orang-orang yang gemar melaksanakan amal saleh seperti yang dituntunkan oleh para Nabi, wa bil khusus yang dituntunkan oleh Kanjeng Nabi Muhammad SAW, sebagaimana dinukilkan dalam Al Quran :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya".&lt;/i&gt; ( &lt;b&gt;QS 18 : 110 &lt;/b&gt;). Sehingga dapat disebut di sini bahwa para shalihin adalah orang-orang yang sudah mengerti sejatinya amal saleh, yakni amal saleh yang diridai oleh Allah SWT. Apakah ada amal saleh yang tidak diridoi oleh Allah ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah akan kita bicarakan dalam tulisan berikutnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-4516049128182748560?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/4516049128182748560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/07/dari-allah-kepada-allah-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/4516049128182748560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/4516049128182748560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/07/dari-allah-kepada-allah-1.html' title='Dari Allah kepada Allah-1'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-577967344306282944</id><published>2010-07-07T06:50:00.000+07:00</published><updated>2010-07-07T06:50:50.481+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan'/><title type='text'>TENTANG ATRIBUT MANUSIA-5</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sahabatku, setelah cukup lama tidak bersua, hari ini saya ingin mengajak kalian untuk kembali merenungkan atribut manusia. Atribut yang kita sandang. Tentu saja, sebelumnya, kita wajib memuji syukur kehadirat Allah, karena Dia telah mengijinkan kita untuk kembali berbagi pengalaman. Hari ini, kita akan membahas atribut yang keempat.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Atribut keempat adalah atribut kekayaan&lt;/b&gt;. Sejatinya semua manusia adalah fakir dan miskin. Manusia tidak memiliki kepemilikan apa pun. Segala sesuatu adalah milik dan kepunyaan Allah saja. &lt;i&gt;“Dan kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi”&lt;/i&gt;. ( &lt;b&gt;QS 4 : 131&lt;/b&gt; ). &lt;i&gt;“Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan”&lt;/i&gt;. ( &lt;b&gt;QS 57 : 5&lt;/b&gt; ). &lt;i&gt;“Dan hanya kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi”&lt;/i&gt;. ( &lt;b&gt;QS 53 : 31&lt;/b&gt; ). &lt;i&gt;“Dan hanya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi.”&lt;/i&gt; ( &lt;b&gt;QS 48 : 14&lt;/b&gt; ). &lt;i&gt;“Dan hanya kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi”&lt;/i&gt;. ( &lt;b&gt;QS 45 : 27 &lt;/b&gt;). &lt;i&gt;“Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi”&lt;/i&gt;. ( &lt;b&gt;QS 42 : 49 &lt;/b&gt;). &lt;i&gt;“Kepunyaan-Nya-lah perbendaharaan langit dan bumi”&lt;/i&gt;. ( &lt;b&gt;QS 42 : 12&lt;/b&gt; ). &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ayat-ayat tersebut – dan masih banyak ayat serupa itu – tersebar di dalam Al Quran dan diulang-ulang penyebutannya untuk menjelaskan bahwa tidak ada setitik debu pun tersisa yang bukan milik Allah. Semuanya milik Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahkan tidak hanya itu. Tidak sekedar yang tampak kasat mata saja kepunyaan Allah. Kepemilikan Allah meliputi yang zahir dan yang ghaib. &lt;i&gt;“Dan kepunyaan Allah-lah apa yang ghaib di langit dan di bumi”&lt;/i&gt;. ( &lt;b&gt;QS 11 : 123&lt;/b&gt; ). &lt;i&gt;“Kepunyaan-Nyalah kunci-kunci (perbendaharaan) langit dan bumi”&lt;/i&gt;. ( &lt;b&gt;QS 39 : 63&lt;/b&gt; ). Sehingga jelas, tidak ada satu hujjah (argumen) pun yang menegaskan kepada kita tentang kepemilikan manusia. Bahkan kenyataan itu adalah hujjah (argumen) yang sahih tentang perlunya manusia menanggalkan atribut kekayaan begitu Allah memanggil dengan panggilan : &lt;i&gt;“Wahai sekalian Manusia”&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun dalam kenyataan yang ada terpampang di depan mata kita, ada manusia yang “memiliki” kekayaan melimpah ruah, dan ada pula yang tidak “memiliki” sesuatu pun sehingga dia harus hidup menggelandang di jalanan. Itu adalah bukti tentang ke-Maha-an Allah SWT. Dia bertindak dengan kehendakNya sendiri. Tidak ada yang membantu dan ikut campur dalam setiap keputusanNya. Sehingga bagi manusia yang sadar, apa yang melekat pada dirinya berupa atribut kekayaan, tidak akan menyebabkan dirinya mabuk kepayang. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Atribut kekayaan cenderung membuat manusia hidup megah dan menumbuhkan kesukaan untuk bermegah-megahan. Maka Allah melarang karena,&lt;i&gt; “Bermegah-megahan telah melalaikan kamu”&lt;/i&gt;. ( &lt;b&gt;QS 102 : 1 &lt;/b&gt;). Para mufassir menyatakan tentang ini dengan pernyataan : bermegah-megahan dalam soal banyak harta, anak, pengikut, kemuliaan, dan seumpamanya telah melalaikan kamu dari ketaatan. Sedangkan asbabun nuzul dari ayat ini disebutkan &lt;i&gt;“Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ayat ini turun berkenaan dengan dua qabilah Anshar. Bani Haritsah dan Bani Harts yang saling menyombongkan diri dengan kekayaan dan keturunannya dengan saling bertanya: "Apakah kalian mempunyai pahlawan yang segagah dan secekatan si Anu?" Mereka menyombongkan diri pula dengan kedudukan dan kekayaan orang-orang yang masih hidup. Mereka mengajak pula pergi ke kubur untuk menyombongkan kepahlawanan dari golongannya yang sudah gugur, dengan menunjukkan kuburannya. Ayat ini turun sebagai teguran kepada orang-orang yang hidup bermegah-megah sehingga terlalaikan ibadahnya kepada Allah&lt;/i&gt;. (&lt;b&gt;Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu Buraidah&lt;/b&gt;.)Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa Ali pernah berkata: &lt;i&gt;"Pada mulanya kami sangsi akan siksa qubur. Setelah turunnya ayat ini &lt;/i&gt;(&lt;b&gt;QS.102:1-4&lt;/b&gt;) &lt;i&gt;hilanglah kesangsian itu." &lt;/i&gt;(&lt;b&gt;Diriwayatkan oleh Ibnu jarir yang bersumber dari Ali&lt;/b&gt;.).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika bermegah-megahan sebagai bentuk tindakan menyombongkan diri itu dilarang oleh Allah, maka melucuti dan menanggalkan atribut kekayaan itu menjadi sebuah keharusan yang tidak dapat ditawar. Yang dimaksud dengan melucuti atau menanggalkan atribut kekayaan itu adalah :  &lt;i&gt;"jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik”&lt;/i&gt;. ( &lt;b&gt;QS 9 : 24&lt;/b&gt; ). Dalam ayat ini manusia bahkan diperingatkan dengan dua atribut sekaligus, yaitu &lt;b&gt;atribut nasab&lt;/b&gt; – dalam frasa bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu – dan &lt;b&gt;atribut kekayaan&lt;/b&gt; – dalam frasa harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai – menunjukkan kepada kita tentang wajibnya manusia melucuti atribut-atribut yang melekat pada dirinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi yang perlu dipahami bersama dengan istilah melucuti atau menanggalkan di sini adalah : melepaskan keterikatan jiwa dari atribut-atribut itu, bukan membuangnya secara fisik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian saya cukupkan penjelasan tentang atribut. Tentu saja masih banyak atribut lain, tetapi apa yang dijelaskan di sini telah cukup untuk memperkuat hujjah (argumen) tentang wajibnya manusia melucuti atau menanggalkan atribut ketika Allah memanggil dengan panggilan &lt;i&gt;“Wahai sekalian Manusia”&lt;/i&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan hanya Allah Yang Maha Mengetahui. [*].&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-577967344306282944?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/577967344306282944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/07/tentang-atribut-manusia-5.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/577967344306282944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/577967344306282944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/07/tentang-atribut-manusia-5.html' title='TENTANG ATRIBUT MANUSIA-5'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-953942525855567459</id><published>2010-06-23T06:41:00.000+07:00</published><updated>2010-06-23T06:41:17.470+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan'/><title type='text'>TENTANG ATRIBUT MANUSIA-4</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Sahabatku, mari kita memuji syukur kehadirat Allah SWT, karena Dia memperkenankan kita untuk kembali merenungkan ayat-ayatNya, seraya kita berharap, mudah-mudahan ridha Allah akan senantiasa tercurah kepada kita. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, kita akan melanjutkan renungan kita tentang atribut manusia. Atribut yang disandang oleh setiap manusia di atas bumi ini, setelah sebelumnya kita membahas dua atribut, maka kini kita akan membahas atribut yang ketiga.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Atribut ketiga adalah atribut keilmuan&lt;/b&gt;. Sejatinya, ilmu itu adalah milik Allah, sehingga Dia dipanggil dengan sebutan Al’Alim, Yang Maha Berilmu, atau Sang Sumber Ilmu, sesuai dengan pernyataan Allah sendiri : &lt;i&gt;“dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya”&lt;/i&gt;. ( &lt;b&gt;QS 2 : 255&lt;/b&gt; ).  Karena Allah bermurah hati mengajarkan ilmu, maka manusia jadi “memiliki” ilmu. Jadi, perbedaan antara orang yang “memiliki” ilmu dan yang “tidak memiliki” ilmu terletak pada apakah dia dipilih oleh Allah untuk mendapatkan ilmu itu atau tidak. Jika dia dipilih untuk mendapatkannya, maka dia akan “memiliki” ilmu, sebaliknya, jika tidak, maka dia pun tidak akan “memiliki”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya haruslah disadari bahwa pemberian dan pemilihan Allah itu tidak terjadi secara tiba-tiba. Tidak ada pemberian yang &lt;i&gt;ujug-ujug&lt;/i&gt; datang, tanpa didahului dengan upaya manusia dalam hal apa saja. Jika ada ayat yang menyatakan bahwa Allah menjamin rezeki kepada setiap mahluk, maka hal tersebut juga mengandung makna adanya keharusan ikhtiar, karena Allah baru menjamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pun dengan ilmu. Manusia baru akan mendapatkan pemberian ilmu dari Allah setelah dia berusaha mencari. Siapa yang tidak berusaha mencari, maka tidak akan ada ilmu yang &lt;i&gt;ujug-ujug&lt;/i&gt; datang. Nabi Musa as pun mencari ilmu, dengan melakukan perjalanan pencarian, walaupun dia sudah “memiliki” ilmu-ilmu yang telah dia pelajari. Hal ini menyiratkan bahwa dari sekian banyak ilmu yang bertebaran di muka bumi ini semuanya hanyalah memberikan pengetahuan kebenaran relatif. Nabi Musa as, ingin mendapatkan ilmu yang “berbeda” dari ilmu yang telah dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al Quran, kisah Musa mencari ilmu mendapat tempat tersendiri untuk menegaskan tentang begitu banyaknya ilmu yang tersebar di muka bumi ini. Kisah itu juga mengisyaratkan tentang “ketidakpuasan” Musa terhadap ilmu-ilmu yang sudah dia pelajari. Dia dengan diiringi muridnya terus berupaya mencarinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.”&lt;/i&gt; ( &lt;b&gt;QS 18 : 65&lt;/b&gt; ). Dalam ayat ini disebutkan, Musa dan muridnya bertemu dengan &lt;i&gt;seorang hamba di antara hamba-hamba Kami&lt;/i&gt;, dengan tidak menyebutkan nama atau identitas dari seorang hamba yang mereka temui. Allah hanya menyebutkan ciri-cirinya yaitu &lt;i&gt;seorang hamba di antara hamba-hamba Kami&lt;/i&gt; &lt;i&gt;yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi seorang hamba yang bertemu dengan Musa dan muridnya adalah &lt;b&gt;salah satu&lt;/b&gt; dari hamba-hamba Allah yang telah diberikan rahmat dan ilmu dari sisiNya. Hal ini menyiratkan bahwa &lt;b&gt;ada lebih dari satu orang&lt;/b&gt; hamba Allah yang telah diberikan rahmat dan ilmu dari sisiNya. Salah seorang itulah yang dijumpai oleh Musa dan muridnya dalam perjalanan mencari ilmu. Tanpa disebutkan namanya, karena memang, nama di sini menjadi tidak penting. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi para mufassir cenderung menyebut seorang hamba yang dimaksud itu adalah Khidr, atau ada juga yang menyebutnya Nabi Khidr. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Musa berkata kepada Khidhr: "Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?" &lt;/i&gt;( &lt;b&gt;QS 18 : 66&lt;/b&gt; ). Apakah penyebutan nama Khidr dalam tafsir itu salah ? Tentu saja tidak, karena semua itu adalah bagian dari upaya para mufassir untuk memahami ayat-ayat Allah. Tetapi hal yang paling penting dari ayat ini adalah permintaan Musa &lt;i&gt;“Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?”&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, Musa meminta izin terlebih dahulu untuk menjadi pengikut. Musa sadar, tanpa menjadi pengikut, maka dia tidak akan pernah mendapatkan ilmu yang diinginkan. &lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, Musa meminta orang tersebut mengajarkan ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang dimilikinya. Ini adalah kesadaran Musa tentang adanya ilmu yang benar, di antara ilmu-ilmu yang ada di alam semesta ini. Apakah dengan pernyataan itu berarti ada ilmu yang tidak benar ? Kalau dikatakan ada ilmu yang tidak benar, barangkali terlalu ekstrim. Saya lebih cenderung menyebutnya dengan istilah&lt;i&gt; ilmu yang memiliki kebenaran relatif&lt;/i&gt; &lt;i&gt;dan sementara&lt;/i&gt; dan ada pula &lt;i&gt;ilmu yang hakiki&lt;/i&gt;. Kedua-duanya berasal dari Allah. Tetapi yang dicari oleh Musa adalah &lt;i&gt;ilmu yang hakiki &lt;/i&gt;tadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah pelajaran yang sangat berharga, yakni ketika Allah memanggil &lt;i&gt;“Wahai sekalian manusia”&lt;/i&gt;, maka manusia &lt;b&gt;wajib&lt;/b&gt; menanggalkan &lt;i&gt;ilmu yang memiliki kebenaran relatif dan sementara&lt;/i&gt;, karena pemberitahuan, kabar atau informasi yang akan disampaikan menyusul panggilan itu harus difahami dengan &lt;i&gt;ilmu yang hakiki&lt;/i&gt;. Ilmu ini yakni ilmu hakiki tidak akan dapat diterima oleh siapa pun yang belum bersedia menanggalkan ilmu yang memiliki kebenaran relatif dan sementara, karena ilmu yang hakiki mengajarkan sesuatu yang absolut, sementara yang absolut itu menghendaki adanya kepasrahan yang absolut pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musa pun harus menanggalkan jenis ilmu yang pertama. Simak saja pernyataan orang yang telah diberi rahmat dan ilmu dari sisiNya (Khidr) : &lt;i&gt;"Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sanggup sabar bersama aku. Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu, yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?"&lt;/i&gt;     ( &lt;b&gt;QS 18 : 67-68&lt;/b&gt; ). Ini menyiratkan bahwa apa yang diharapkan oleh Musa tentang ilmu yang hakiki itu menghendaki sikap sabar, tidak tergesa-gesa, penuh penghayatan. Khidr sudah memprediksi bahwa tidak banyak orang yang sanggup mempelajari ilmu ini jika tidak diawali dengan menanggalkan atribut nama, nasab dan atribut keilmuan relatif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ketika Musa tetap memaksa dan dituruti oleh Khidr, maka benarlah apa yang terjadi. Musa terkejut melihat Khidr membocorkan atau melubangi perahu, Musa memprotes, lalu diingatkan bahwa benar kiranya dia tidak akan dapat bersabar untuk tidak bertanya atau berkata apa-apa sampai Khidr menerangkan. Musa meminta maaf dan minta ijin agar tetap diperbolehkan berguru. Tetapi ketika Khidr membunuh anak kecil, kembali Musa protes, lalu kembali diingatkan dan kembali minta diijinkan untuk meneruskan berguru. Lalu ketika Khidr menegakkan dinding rumah yang hampir roboh tanpa meminta upah, Musa pun protes. Barulah setelah itu, Khidr berkata : &lt;i&gt;"Inilah perpisahan antara aku dengan kamu; kelak akan kuberitahukan kepadamu tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya.”&lt;/i&gt; ( &lt;b&gt;QS 18 : 78&lt;/b&gt; ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah tersebut menyiratkan tentang pentingnya manusia dengan ikhlas dan sadar melucuti atau menanggalkan atribut keilmuan relatif supaya dapat memperoleh ilmu hakiki. Musa as mengalami kesulitan besar karena tidak sabar menahan diri untuk tidak bertanya sesuatu sampai Khidr menjelaskan pada waktunya. Ini sebuah pelajaran yang amat berharga tentang kewilayahan ilmu. Ada ilmu yang berada di wilayah akal, yang harus disertai dalil dan argumen tertulis, tetapi ada pula ilmu yang berada di wilayah rasa yang membutuhkan kontemplasi sehingga menjadi pengalaman rohani. Pada ilmu yang berada di wilayah rasa, nyaris tidak ada dalil dan argumen tertulis yang dapat dijumpai karena memang keberadaannya cenderung bertentangan dengan akal dan nalar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya adalah kisah Khidr membocorkan perahu, membunuh anak dan membangun gubug yang rusak tanpa meminta upah. Musa as yang di dalam benaknya dipenuhi bermacam-macam ilmu akal atau ilmu zahir, tentu saja terpancing untuk bertanya apa dalil atau dasar hukumnya, mana argumen tertulisnya. Padahal Musa hanya diminta untuk bersabar menahan diri tidak bertanya, karena pada waktunya nanti, Khidr akan memberi penjelasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musa yang terbiasa berada di wilayah ilmu zahir berhadapan dengan Khidr yang adalah seorang guru spiritual adalah sebuah kisah yang menyimbolkan perlunya manusia menanggalkan atribut keilmuan zahir yang bersifat relatif dan sementara agar dapat menerima kebenaran ilmu hakiki yang bersifat absolut. Ketidaksabaran Musa untuk menahan diri menandakan kegagalannya menggapai kebenaran absolut. Meskipun demikian, Khidr sebagai guru spiritual, tetap tidak pelit dengan ilmunya, terbukti dia pun menjelaskan alasan-alasan tindakannya sebelum berpisah dengan Musa as.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atribut keilmuan ini semestinya menyadarkan manusia tentang begitu luasnya ilmu Allah yang diajarkan kepada hamba-hambaNya. Sungguh tidak layak kita berbangga diri dengan ilmu zahir yang ada di tangan kita. Allah menghendaki manusia supaya senantiasa runduk dan santun bergaul dengan sesama, sebab siapa tahu, ada kekasih Allah yang Dia sembunyikan di tengah-tengah kita. Dan apa jadinya jika kita melecehkannya karena mata qalbu kita teralingi oleh kesombongan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, insya Allah kita akan membahas lagi atribut lain yang membalut diri kita sebagai manusia.[&lt;b&gt;fat&lt;/b&gt;].&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-953942525855567459?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/953942525855567459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/06/tentang-atribut-manusia-4.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/953942525855567459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/953942525855567459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/06/tentang-atribut-manusia-4.html' title='TENTANG ATRIBUT MANUSIA-4'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-3336673805928488226</id><published>2010-06-14T06:37:00.000+07:00</published><updated>2010-06-14T06:37:26.612+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan'/><title type='text'>TENTANG ATRIBUT MANUSIA-3</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sahabatku, mari kita memuji syukur kehadirat Ilahi yang telah menolong kita dan menakdirkan kita untuk dapat kembali melanjutkan pembahasan kita tentang atribut manusia. Pada tulisan yang lalu, telah dibahas atribut pertama manusia, yaitu atribut nama. Hari ini, kita akan membahas atribut berikutnya, sehingga insya Allah akan menjadi bekal bagi kita untuk dapat mengenali diri sejati kita. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Atribut kedua adalah : nasab&lt;/b&gt;. Setiap manusia tidak dapat mengelak tentang garis nasab yang ada dan melekat pada dirinya. Contoh misalnya adalah si Badu bin Fulan bin Anu bin Waru dan seterusnya. Garis nasab ini dipakai untuk membuat silsilah keluarga, yang jika dibuat dengan data yang lengkap, maka garis nasab itu akan sampai kepada pokok asal, yaitu Adam. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi nasab yang dimaksudkan wajib ditanggalkan adalah nasab yang terhenti pada satu individu. Nasab yang menurunkan raja-raja, para bangsawan, para kyai, para ulama, para hartawan dan seterusnya, untuk dikembalikan kepada pokok nasab yang sesungguhnya, yaitu Adam, sehingga Tuhan pun memanggilnya dengan satu panggilan, yaitu &lt;i&gt;“Wahai Bani (anak keturunan) Adam”&lt;/i&gt;, supaya manusia menasabkan dirinya hanya pada Adam, tidak kepada selain Adam. Tidak menjadi masalah, apakah garis keturunan yang ada di atas kita adalah seorang raja, bangsawan, kyai, ulama atau sebaliknya mungkin seorang bandit, kecu, atau garong, karena itu semua adalah takdir Tuhan. Kalau orangtua yang melahirkan adalah seorang raja, bangsawan, kyai, ulama, itu artinya Tuhan menakdirkannya untuk berada di jalur nasab itu. Tetapi, kalau orangtua yang melahirkan adalah seorang bandit, kecu, berandal, garong, itu pun karena Tuhan menakdirkannya untuk berada pada jalur nasab tersebut. Yang jelas, semua garis nasab itu pada akhirnya sampai kepada Adam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka begitu Tuhan memanggil &lt;i&gt;“Wahai Bani (anak keturunan) Adam”&lt;/i&gt;, mereka yang berasal dari garis nasab raja, bangsawan, kyai, ulama maupun mereka yang berasal dari jalur bandit, kecu, berandal, garong, semuanya ikut terpanggil, dan wajib melucuti atributnya, selain atribut Bani Adam. Meskipun demikian haruslah tetap disadari bahwa panggilan Bani Adam pun adalah panggilan yang bersifat umum, karena yang dipanggil adalah umat manusia keturunan Adam, sehingga apa yang akan disampaikan kepada mereka pun bersifat umum.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Firman Allah :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;“Hai anak-anak Adam, jika datang kepadamu rasul-rasul daripada kamu yang menceritakan kepadamu ayat-ayat-Ku, maka barangsiapa yang bertakwa dan mengadakan perbaikan, tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”&lt;/i&gt; ( &lt;b&gt;QS 7 : 35&lt;/b&gt; ). Di sini yang dipanggil adalah anak-anak (keturunan) Adam, karena Allah hendak memberitahukan sesuatu, yaitu jika datang kepadamu rasul-rasul daripada kamu. Rasul adalah orang yang membawa risalah, yaitu utusan Tuhan. Di sini pun Allah tidak menyebut nama rasul. Hanya diberitahukan dengan kata rasul yang merujuk kepada zat dengan tambahan kata daripada kamu untuk menegaskan bahwa rasul yang dipilih Tuhan itu adalah juga dari golongan manusia atau dari keturunan Adam, bukan malaikat dan bukan pula mahluk lain. Bukankah ini menyiratkan kesetaraan ? &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak heran jika para Nabi pun diperintah untuk mengatakan :&lt;i&gt; “ Sesungguhnya aku adalah manusia biasa seperti kalian”&lt;/i&gt; untuk menegaskan adanya kesetaraan antara rasul atau Nabi dengan umatnya secara lahiriah, yakni sama-sama manusia dan sama-sama keturunan Adam. Kalau kemudian Allah menyuruh para Nabi untuk menyampaikan risalah dengan ujaran : &lt;i&gt;“diwahyukan kepadaku bahwa Tuhanmu adalah Tuhan Yang Esa”&lt;/i&gt; (&lt;b&gt;QS 18 : 110&lt;/b&gt; ) itu untuk menegaskan dua hal. &lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, bahwa para nabi menerima wahyu dari Tuhan, selain nabi tidak menerima wahyu. Karena itu, wahyu bersifat khusus, bukan pemberian Tuhan yang berlaku untuk semua manusia. &lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;, kedudukan nabi bukanlah kedudukan yang bersifat lahiriah, melainkan suatu kedudukan rohaniah. Kedudukan rohaniah itu bersifat umum, karena setiap manusia dapat mencapai kedudukan rohaniah tertentu, walaupun tidak sampai pada kedudukan nabi yang harus ditabalkan dengan adanya wahyu. Kedudukan rohaniah yang dapat direngkuh oleh manusia selain nabi antara lain adalah al-muqorrobun, atau orang-orang yang didekatkan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka setiap manusia yang memilih untuk menjadi penempuh jalan ketaatan (salik), dia wajib dengan ikhlas dan sadar menanggalkan nasab-nasab dirinya sehingga dia hanya bernasab kepada Adam. Para penempuh jalan ketaatan tidak akan bangga dengan garis nasabnya yang berasal dari keturunan “baik-baik” seperti bangsawan, raja, kyai, ulama dan lain-lain. Dia juga tidak akan risau dengan garis nasabnya yang berasal dari keturunan “jahat” seperti berandal, bandit, kecu, garong atau koruptor. Mereka senantiasa menyadari, di garis nasab mana pun dia berada, itu adalah takdir Tuhan. Sehingga mereka rela menanggalkannya hanya untuk menyandang gelar Bani (keturunan) Adam, manusia ciptaan Tuhan yang menyandang status khalifah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi sesungguhnya dengan menanggalkan atribut nasab, manusia justru akan sampai pada derajat kemanusiaannya yang sejati, yaitu &lt;i&gt;khalifah-al-Allah fi-al-ardl&lt;/i&gt;, yang dipanggil oleh Allah &lt;i&gt;“Wahai Bani (anak keturunan) Adam”&lt;/i&gt;. Mereka yang tidak mau menanggalkan atribut kenasabannya untuk hanya bernasab kepada Adam, maka dia tidak ikut terpanggil dengan panggilan itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah Allah memberitahukan kepada kita bahwa semua manusia bersaudara, karena berasal dari sumber yang satu, yaitu Allah, dan dari nasab yang satu, yaitu Bani Adam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana dengan atribut lainnya ? Insya Allah akan kita bahas pada kesempatan berikutnya.[fat]***** &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-3336673805928488226?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/3336673805928488226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/06/tentang-atribut-manusia-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/3336673805928488226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/3336673805928488226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/06/tentang-atribut-manusia-3.html' title='TENTANG ATRIBUT MANUSIA-3'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-8697224895698951947</id><published>2010-06-08T10:27:00.000+07:00</published><updated>2010-06-08T10:27:26.428+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan'/><title type='text'>TENTANG ATRIBUT MANUSIA-2.</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillahirobbil'alamin, segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam, hari ini kita diijinkan olehNya untuk kembali membuka ruang tafakur kita ini. Insya Allah, kita akan melanjutkan kembali pembicaraan kita tentang atribut manusia. Kemarin, masih tersisa pertanyaan : bagaimana Al Quran memahami posisi ketika ia sudah berada di wilayah abu-abu, atau yang disebut adamah ? Mari kita selisik bersama. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kedudukan Adam dan anak keturunannya, yaitu manusia, pada posisi abu-abu merupakan bukti kebenaran ayat : &lt;i&gt;“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.”&lt;/i&gt;    ( &lt;b&gt;QS 55 : 19-20 &lt;/b&gt;). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga ayat : &lt;i&gt;“Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya: "Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan; atau aku akan berjalan sampai bertahun-tahun." Maka tatkala mereka sampai ke pertemuan dua buah laut itu, mereka lalai akan ikannya, lalu ikan itu melompat mengambil jalannya ke laut itu.”&lt;/i&gt; ( &lt;b&gt;QS 18 : 60-61&lt;/b&gt; ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi abu-abu adalah posisi di tengah-tengah antara putih dan hitam, digambarkan dalam Al Quran dengan simbolisasi pertemuan dua buah lautan. Jika disimbolisasikan dengan bandul atau pendulum, maka posisi di tengah-tengah itu juga bermakna adanya dua kemungkinan potensial, yaitu kemungkinan untuk naik dan turun. Hanya manusia yang diberi posisi demikian oleh Allah, dan karenanya manusia senantiasa diberikan ilham yang menyebabkannya mampu menaiki posisi taqwa atau sebaliknya menuruni posisi fasik. Itulah yang dimaksud dengan ayat : &lt;i&gt;“Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.”&lt;/i&gt; ( QS 91 : 8 ). Ayat ini juga sekaligus menjadi bukti bahwa Allah selalu memelihara hubungan dengan menyampaikan ilham kepada manusia. Ilham ini yang disebut sebagai tali Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama yang dilekatkan kepada manusia menjadi ibarat pedang bermata dua, sehingga manusia wajib menanggalkannya ketika Tuhan memanggil dengan panggilan “Wahai Manusia”. Upaya menanggalkan atau melucuti nama itu merupakan langkah awal proses mendapatkan kembali kearifan manusia dengan menempatkan dirinya setara dengan sesama. Karena setelah panggilan “Wahai Manusia” itu biasanya Tuhan akan memberitahukan sesuatu yang berlaku umum untuk semua manusia tanpa pemilahan dan pemilihan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada ayat yang sedang kita bicarakan ini, yaitu Quran surat An-Nisa ayat 1, &lt;i&gt;“Wahai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu”&lt;/i&gt; . Di sini disebut ZatNya dengan kata Tuhan, yang dalam Bahasa Arab dikatakan dengan Robb, dengan tidak menyebut AsmaNya, sebab Asma adalah atribut. Zat Tuhan Yang Esa tanpa atribut memanggil manusia, sehingga wajiblah manusia menanggalkan atribut-atribut yang dilekatkan kepadanya. Dan atribut pertama yang harus ditanggalkan adalah nama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian atribut pertama yang disandang oleh setiap manusia, anak keturunan Adam, yakni atribut nama. Atribut berikutnya adalah atribut nasab, yang akan kita bicarakan -insya Allah- pada kesempatan berikutnya.[fat]*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-8697224895698951947?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/8697224895698951947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/06/tentang-atribut-manusia-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/8697224895698951947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/8697224895698951947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/06/tentang-atribut-manusia-2.html' title='TENTANG ATRIBUT MANUSIA-2.'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-6782975899659303028</id><published>2010-06-04T05:57:00.001+07:00</published><updated>2010-06-04T05:59:13.645+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan'/><title type='text'>TENTANG ATRIBUT MANUSIA-1</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sahabatku&lt;/b&gt;, setelah cukup lama kita tidak bertemu di sini, Alhamdulillah hari ini Allah mengijinkan kita untuk kembali bersilaturahmi. Hari ini, saya ingin mengajak kalian semua, sahabat-sahabat saya, untuk merenungkan diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Quran memanggil manusia dengan sebutan &lt;i&gt;“ayyuha al-naas” &lt;/i&gt;– wahai manusia – atau kadang-kadang juga &lt;i&gt;“ayyuha al-insaan”&lt;/i&gt; – wahai insan – tidak jarang juga memanggilnya dengan &lt;i&gt;“yaa banii adama”&lt;/i&gt; – wahai keturunan Adam – sebagai panggilan yang bersifat umum dan egaliter, karena tidak ada pembedaan sedikit pun. Semua dipanggil dengan sebutan manusia, insan dan anak keturunan Adam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita selisik, bagaimana Al Quran memperlakukan manusia secara egaliter.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah : &lt;i&gt;“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”&lt;/i&gt; (&lt;b&gt; QS 4 : 1&lt;/b&gt; ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada ayat itu, Allah memanggil &lt;i&gt;“Hai sekalian manusia”&lt;/i&gt;, dengan tidak menyebutkan atribut apa pun, sehingga panggilan ini berlaku untuk siapa saja yang merasa dirinya manusia. Karena Allah tidak menyebutkan atribut apa pun, maka manusia yang terpanggil atau yang mendengarkan panggilan itu, &lt;b&gt;wajib&lt;/b&gt; hukumnya untuk melucuti atau menanggalkan atribut-atribut yang melekat pada dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supaya kita dapat menjalankan kewajiban untuk melucuti dan menanggalkan atribut yang melekat pada diri kita, maka marilah kita mengenali, apa saja sih atribut-atribut itu ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Atribut pertama adalah nama&lt;/b&gt;. Ketika untuk pertama kalinya Tuhan hendak menciptakan manusia, Dia tidak menyebut nama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah :  &lt;i&gt;“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."&lt;/i&gt; ( &lt;b&gt;QS 2 : 30&lt;/b&gt; ). Bahkan Tuhan menyebutnya secara umum seorang khalifah, sehingga kita layak menganut faham egalitarianisme juga karena Tuhan pun memulai penciptaan manusia dengan sikap seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebutan, atau nama adalah sebutan yang dilekatkan kepada ciptaan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!"&lt;/i&gt; ( &lt;b&gt;QS 2 : 31&lt;/b&gt; ). Di sini seorang khalifah yang diciptakanNya itu dilekati atau diberi atribut nama, yaitu Adam. Ada yang menyebut bahwa Adam berasal dari kata adamah, yaitu samar atau tersamar. Ibarat warna, maka adamah adalah abu-abu, yaitu suatu proses gradasi dari putih kepada hitam dan sebaliknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah seorang khalifah itu diberi nama Adam, maka barulah Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama. Ini adalah sebuah pelajaran penting, bahwa untuk dapat mengetahui sesuatu, yang pertama kali harus terjadi dalam proses awal adalah dia tahu siapa dirinya. Untuk mengetahui nama sesuatu di luar dirinya, dia harus lebih dahulu mengenal nama dirinya. Maka, Allah lebih dulu melekatkan nama Adam kepada seorang khalifah yang diciptakan pertama kali itu, barulah kemudian Dia mengajarkan nama-nama selain nama Adam sendiri. Dengan demikian, Adam dapat membedakan antara dirinya dengan selain dirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mengetahui nama dirinya dan mengetahui nama selain dirinya, maka di sini terjadi proses pemisahan dan pemilahan menjadi siapa diriku dan siapa dirinya. Maka begitu ada nama yang melekat, secara otomatis mulailah terjadi diskriminasi yang akan terus berproses. Sesuatu yang semula setara, equal, egaliter pelan-pelan mulai terurai dan menjadi tersekat dalam &lt;i&gt;firqoh&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;sekte&lt;/i&gt;. Dan dalam kasus penamaan Adam, yang digambarkan berasal dari makna kata adamah, atau abu-abu, yaitu proses gradasi dari warna putih menjadi hitam atau dari cahaya yang terang menjadi gelap pun mengandung pelajaran yang sangat penting, yaitu manusia tanpa nama atau seorang khalifah semula adalah putih atau cahaya terang, lalu ketika diberi nama, mulailah terjadi gradasi. Diberi nama Adam, karena setelah penamaan itu, dia berada pada posisi abu-abu. Dia dapat kembali menjadi putih jika dia bergerak naik melalui proses promosi, tetapi bisa juga menjadi hitam pekat jika dia bergerak turun melalui proses degradasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Al Quran menggambarkan posisi ini, insya Allah akan kita bahas pada kesempatan berikutnya.[fat] &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-6782975899659303028?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/6782975899659303028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/06/tentang-atribut-manusia-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/6782975899659303028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/6782975899659303028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/06/tentang-atribut-manusia-1.html' title='TENTANG ATRIBUT MANUSIA-1'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-4471754866492775937</id><published>2010-04-28T06:08:00.000+07:00</published><updated>2010-04-28T06:08:24.932+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manusia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan'/><title type='text'>Manusia : kenali dirimu (bag.terakhir)</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Qolbu, mata dan telinga, adalah sebagian dari apa yang telah dianugerahkan Allah kepada manusia. Masih banyak anugerah-anugerah lainnya, seperti tangan, mulut, kaki, kepala dan anggota tubuh lain. Tetapi, Allah memberi penekanan kepada qolbu, mata dan telinga yang akan menjadi sebab manusia menjadi penghuni neraka jahanam. Manusia wajib mencari tahu, karena Rasulullah SAW sudah mengisyaratkan bahwa &lt;b&gt;‘qolbul mu’minin baitullah’&lt;/b&gt; – qolbunya orang beriman adalah baitullah atau rumah Allah – tempat Allah bersemayam. Itulah sebabnya, manusia wajib memperhatikan isi qolbunya. Itulah pula sebabnya, manusia wajib berhaji, menjadi tamu Allah dengan berkunjung ke baitullah. Sehingga siapa pun yang tidak pernah menjadi tamu Allah, berkunjung ke baitullah dan bertemu Allah, maka Allah menetapkannya sebagai penghuni neraka.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, mata yang disebutnya sebagai penyebab manusia menjadi penghuni neraka. Mengapa ? Karena mata adalah alat untuk menyaksikan, alat untuk bersaksi, alat untuk bersyahadat. Sehingga mata yang tidak pernah menyaksikan, dengan sendirinya mata itu belum pernah bersaksi, dan dengan sendirinya pula belum bersyahadat. Padahal syahadat adalah rukun Islam yang pertama, sehingga layak kiranya jika manusia yang belum pernah bersyahadat itu menjadi penghuni neraka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian telinga yang disebutnya juga sebagai penyebab manusia menjadi penghuni neraka. Mengapa ? Karena telinga adalah alat untuk mendengar berbagai informasi, &lt;b&gt;wa bil khusus&lt;/b&gt; informasi yang berkaitan dengan keberadaan &lt;b&gt;al-Haq&lt;/b&gt;. Informasi yang ditangkap oleh telinga, kemudian diolah di dalam qolbu supaya manusia menjadi mahluk yang mulia, yakni tidak sekedar beraktivitas atas dorongan nafsu dan amarah belaka. Ketika pertama kali Rasulullah SAW melancarkan dakwahnya, beliau tidak serta merta melakukannya secara terbuka. Melainkan terlebih dahulu kepada orang-orang terdekat, isterinya. Setelah itu mulai melebar ke tetangga-tetangga, sehingga akhirnya gerakan dakwah Rasulullah SAW terdengar oleh kaum Quraisy. Mereka yang mendengar dakwah Rasulullah, kemudian ada yang tergerak qolbunya, tetapi ada juga yang tidak tergerak. Yang tergerak qolbunya, lalu dengan kemerdekaan akal dan kehendaknya, mereka mendatangi Rasulullah SAW untuk mendapat pekabaran yang benar dari tangan pertama. Barulah setelah mereka diberi penjelasan oleh Rasulullah SAW tentang kekeliruan mereka dalam peribadatan kepada Tuhan, mereka menyadari kebodohannya. Ketika itulah Rasulullah memperkenalkan mereka kepada Tuhan, sehingga mereka yang datang kepada Rasulullah SAW pun menyatakan keislaman mereka dengan bersaksi, karena mereka sudah menyaksikan dengan bimbingan dan tuntunan Rasulullah SAW. Sehingga pada akhirnya cahaya akal mencerahkannya, dan cahaya ini mengatur dirinya melalui alam langit dan bumi, dengan tidak memerlukan gerakan jasadi dan dengan tidak memerlukan kedekatan atau kontak. Obyek-obyek yang dipersepsinya bebas dari dekatnya atau jauhnya tempat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang sudah mengalami pencerahan cahaya akal melalui penyaksian, akan muncul dalam dirinya keinginan untuk mencari kesempurnaan. Kemudian mulailah dia mempertimbangkan konsekuensi-konsekuensi serta mulai menolak tuntutan nafsu dan amarah. Segala sesuatu yang dilakukannya benar-benar karena bimbingan dari Al-Haq, Tuhan Yang Maha Kuasa. Jika dia menaklukan nafsu dan amarah sampai mengendalikannya, sehingga nafsu dan amarah menjadi terlalu lemah untuk menggerakkan atau menenangkan dirinya, maka manusia yang demikian berarti sudah sama dengan malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedudukan yang sama dengan malaikat itu adalah kedudukan ruhaniyah, karena malaikat selalu berada dekat dengan Yang Maha Tinggi – al ‘Aliy – maka dia yang dekat dengan yang dekat, berarti dia pun dekat. Aktivitas malaikat adalah aktivitas ruhaniyah yang digerakkan oleh Al’Aliy, bukan digerakkan oleh nafsu dan amarah, sebagaimana hewan. Maka manusia yang kualitas ruhaniyahnya sudah sederajat dengan malaikat, dalam aktivitas ruhaniyahnya pun didasarkan pada perintah dari Al’Aliy, dengan meninggalkan segala sesuatu yang bersifat nafsu dan amarah. (Insya Allah, untuk hal ini akan saya bicarakan nanti ketika membicarakan Hakikat Malaikat). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang demikian itulah yang telah bebas dari sebab-sebab dirinya menjadi penghuni neraka, karena qolbu, mata dan telinganya sudah menjalankan fungsi kekhalifahannya. Manusia dengan tingkat kedewasaan ruhaniyah yang seimbang dengan tingkat kedewasaan jasmaniahnya, kedewasaan intelektual, emosional dan kedewasaan spiritualnya, seiring sejalan. Dan inilah yang disebut manusia sempurna, atau, insan kamil yang berada di tengah-tengah kumpulan manusia, karena dirinya sudah tidak lagi dapat diombang-ambingkan oleh pasang surut kehidupan dunia. Karena yang menjadi sandaran aktivitasnya bukanlah diri dan sesamanya, melainkan Tuhan, sehingga segala ketetapan yang berlaku untuk dirinya yang berasal dari Tuhan, diyakininya sebagai sesuatu yang paling baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hakikat dari manusia adalah ar-ruh&lt;/b&gt;, yang dalam al Quran disebut dengan istilah ar-ruhiy, yaitu ruhKu. Ar-ruh ditiupkan ke dalam al-basyar atau jasad, ketika jasad sudah sempurna kejadiannya. Sempurnanya jasad meliputi perlengkapan luar, seperti kepala berikut dua mata, dua telinga, hidung, mulut, lalu badan, dua tangan, dua kaki berikut jari jemarinya. Selain itu manusia juga diberi perlengkapan dalam seperti otak besar, otak kecil, jantung, paru-paru, limpa, usus dan lain-lain. Kesemua perlengkapan yang disebutkan itu, karena bersifad jasadi, maka hakikatnya dia belum dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Nah, setelah semuanya tersedia, baru Allah meniupkan ruhNya, sehingga semua perlengkapan tadi hidup dan berfungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata, adalah organ yang ada pada jasad untuk melihat. Tetapi tanpa ada ar-ruh, mata itu tidak berfungsi. Ar-ruh pada mata menjadi penglihatan, yaitu kemampuan untuk melihat. Telinga, adalah organ yang ada pada jasad untuk mendengar. Tetapi tanpa ada ar-ruh, telinga tidak berfungsi. Ar-ruh pada telinga menjadi pendengaran. Hidung, adalah organ jasad untuk membaui. Tetapi tanpa ada ar-ruh, hidung tidak berfungsi. Ar-ruh pada hidung menjadi penciuman. Dan secara singkat dapat dikatakan bahwa panca indera yang dikaruniakan Allah kepada manusia itu sesungguhnya merupakan salah satu bukti keberadaan ruh, atau bukti berfungsinya ar-ruh pada jasad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan kenyataan adanya manusia yang tidak dapat melihat, tidak dapat mendengar, meskipun ada padanya mata dan telinga ? Itu adalah bagian dari keganjilan yang disodorkan Allah. Nabi Muhammad SAW pada suatu kesempatan menyatakan, &lt;b&gt;‘Allah itu ganjil, dan menyukai yang ganjil’&lt;/b&gt;, sehingga hal-hal yang ‘menyimpang’ dari sesuatu yang ‘semestinya’ adalah bagian dari keganjilan itu, sekaligus untuk menjadi bukti bahwa kemampuan-kemampuan apa pun yang dapat dilakukan oleh manusia adalah karena Allah menakdirkannya. Kalau bukan karena takdirNya, maka manusia tidak akan dapat melakukannya. Begitu juga kalau Allah sudah menakdirkan tidak berfungsinya sebuah organ jasad, maka organ itu pun tidak akan berfungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran atas hal-hal seperti itulah yang akan menyebabkan manusia menjadi runduk, atau dalam bahasa agama disebut tawadlu’. Sehingga dapatlah dipahami, jika ada manusia yang takabur, sesungguhnya ketakaburannya itu lahir dari kesadaran spiritualnya yang masih rendah, sehingga dia berani merampas kemegahan Allah. Bukankah dalam satu hadis Qudsi Allah berfirman : &lt;b&gt;‘Kesombongan adalah jubahKu, barangsiapa merampasnya, maka murkaKu akan menimpanya’&lt;/b&gt;. Kita wajib menjauhi manusia yang sombong atau takabur, karena kita khawatir terkena imbas murka Allah.[*]&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-4471754866492775937?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/4471754866492775937/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/04/manusia-kenali-dirimu-bagterakhir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/4471754866492775937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/4471754866492775937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/04/manusia-kenali-dirimu-bagterakhir.html' title='Manusia : kenali dirimu (bag.terakhir)'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-2782696893257351175</id><published>2010-04-19T06:31:00.000+07:00</published><updated>2010-04-19T06:31:15.763+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manusia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan'/><title type='text'>Manusia : kenali dirimu-7</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillahirobbil'alamin, mari sahabatku kita memuji Allah yang telah mengizinkan kita untuk kembali berjumpa di sini, di ruang tafakur kita, mencoba memahami fenomena kehidupan manusia, yang tidak lain adalah diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, manusia memiliki potensi untuk mengenal Tuhan melalui pertemuan denganNya, karena dalam dirinya ada dua potensi, yakni potensi Ruhiyah atau sering saya sebut juga dengan istilah potensi Ilahiyah, dan potensi Basyariyah. Potensi basyariyah harus dimanfaatkan untuk melakukan sesuatu yang disebut sebagai hablumminan-nas, bersosialisasi dengan sesama manusia, mengelola kekayaan alam, mengatur negara dan pemerintahan dan aktivitas-aktivitas lain yang memerlukan potensi basyariyah. Sedangkan potensi Ruhiyah (Ilahiyah), adalah potensi ruhaniyah atau potensi spiritual. Potensi ini harus dimanfaatkan untuk melakukan sesuatu yang disebut sebagai hablumminallah, atau berkomunikasi dengan Tuhan Allah SWT. Kedua potensi itu harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi fakta yang saya jumpai ternyata sangat sedikit (minoritas) saja orang yang tertarik untuk merambah jalan spiritual, karena persangkaan yang keliru terhadap suluk dan salik, yang dianggapnya sebagai orang-orang yang frustrasi atau putus asa, orang-orang yang memandang dunia dengan pandangan pesimistis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya sampai pada pemahaman dan pengalaman menggapai makrifat dengan amal saleh, sungguh saya tidak berani untuk berbicara sembarangan tentang amal saleh. Tetapi saya justru semakin senang melaksanakan atau memraktekkan amal saleh dalam hidup saya. Amal saleh bukan untuk dibicarakan, melainkan untuk dipraktekkan. Dan praktek amal saleh itulah yang disebut sebagai merambah perjalanan spiritual. Di masa lalu dalam khasanah Islam perambah jalan spiritual disebut sebagai salik, sedang perjalanan spiritual disebut suluk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi yang ingin saya berikan penekanan lebih di sini adalah pentingnya kesadaran kita, bahwa dalam diri manusia ada bagian yang hidup (ar-ruh) dan ada pula bagian yang mati (al-basyar). Tadi sudah saya sodorkan kepada Anda ayat-ayat yang menunjukkan bahwa bagian yang hidup (ar-ruh) itu lebih mulia dan lebih sempurna dibandingkan yang mati (al-basyar). Mahluk hidup, hakikatnya juga memiliki tiga tingkatan yaitu tingkatan malaikat, tingkatan manusia dan tingkatan hewan. Hewan menempati tingkatan yang paling bawah. Al-Ghazali dalam kitabnya Al-Maqshad Al-Asma fi Syarh Asma’Allah Al-Husna menyatakan, yang membedakan tingkatan-tingkatan itu karena kehidupan terletak dalam persepsi dan aktivitas. Hewan berada dalam tingkatan paling bawah karena persepsi dan aktivitas hewan kurang sempurna. Kurang sempurnanya persepsi hewan disebabkan karena yang mempersepsi hanyalah indera-inderanya, sedangkan persepsi indera itu terbatas, karena indera hanya mempersepsi benda-benda lewat kontak dan kedekatan. Tanpa adanya kontak atau kedekatan, fakultas indera tidak dapat mempersepsi. Karena untuk dapat merasakan dan menyentuh, dibutuhkan adanya kontak, sedangkan untuk dapat mendengar, melihat dan mencium, dibutuhkan kedekatan. Indera hewan senantiasa tidak dapat mempersepsi apa pun benda yang ada yang tidak dapat berhubungan atau berdekatan dengannya. Selanjutnya, aktivitas hewan terbatas pada apa yang didiktekan oleh nafsu dan amarah, dan tak dapat digerakkan oleh yang lainnya, karena hewan tidak memiliki akal yang dapat menyuruhnya melakukan kegiatan yang berbeda dengan tuntutan nafsu dan amarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan malaikat, kedudukan mereka paling tinggi, karena malaikat adalah wujud yang persepsinya tidak dipengaruhi oleh kedekatan atau kejauhan. Persepsinya juga tidak terbatas pada apa yang dekat dan yang jauh, karena dekat dan jauh hanya berlaku untuk tubuh atau jasad, sedangkan jasad adalah wujud yang paling rendah. Malaikat terlalu suci untuk nafsu atau amarah, maka aktivitasnya tidak didikte oleh nafsu dan amarah. Yang menggerakkan malaikat untuk beraktivitas adalah sesuatu yang lebih tinggi dan lebih mulia dibanding nafsu dan amarah, yaitu mencari kedekatan dengan Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Derajat manusia ada di tengah, yaitu antara dua derajat lainnya, seakan-akan dia tersusun dari alam hewani dan alam malaikati. Alam hewani adalah alam al-basyar yang bersifat jasad, dan alam malaikati adalah alam ar-ruh yang bersifat immateri. Pada awal hidup manusia, alam hewani yang mendominasi, karena pada mulanya manusia hanya mempersepsi melalui panca inderanya yang mengharuskan dia berupaya mendekati sesuatu yang diinderai dengan cara mencari dan bergerak. Dominasi alam hewani akan berkurang sesuai dengan usia perkembangan manusia. Sehingga kualitas hidup manusia harus mengalami peningkatan selaras dengan tingkat kedewasaannya. Semakin dewasa, seharusnya dominasi alam hewani makin berkurang dan habis sama sekali, digantikan oleh dominasi alam malaikati. Tetapi dalam kenyataannya, tingkat kedewasaan manusia secara fisik, tidak selalu selaras dengan pertumbuhan kedewasaan secara psikologis maupun secara ruhaniyah. Untuk itulah, Allah mengisyaratkan : ‘Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai qolbu (hati), tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.’ (QS 7 : 179 ). Dalam ayat ini, Allah menegaskan tiga hal, yaitu qolbu, mata dan telinga yang diberikan kepada manusia sebagai anugerah besar, yang dengan anugerah besar itu seharusnya manusia bergegas mencari kebahagiaan negeri akhirat. ‘Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi’. ( QS 28 : 77 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qolbu, mata dan telinga, adalah sebagian dari apa yang telah dianugerahkan Allah kepada manusia. Masih banyak anugerah-anugerah lainnya, seperti tangan, mulut, kaki, kepala dan anggota tubuh lain. Tetapi, Allah memberi penekanan kepada qolbu, mata dan telinga yang akan menjadi sebab manusia menjadi penghuni neraka jahanam. Manusia wajib mencari tahu, karena Rasulullah SAW sudah mengisyaratkan bahwa ‘qolbul mu’minin baitullah’ – qolbunya orang beriman adalah baitullah atau rumah Allah – tempat Allah bersemayam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang akan kita bicarakan pada pertemuan berikutnya, Sahabatku, tentu dengan seizin Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya kepada Allah kita berserah diri.{fat].&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-2782696893257351175?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/2782696893257351175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/04/manusia-kenali-dirimu-7.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/2782696893257351175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/2782696893257351175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/04/manusia-kenali-dirimu-7.html' title='Manusia : kenali dirimu-7'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-1511463116563957403</id><published>2010-04-13T06:22:00.000+07:00</published><updated>2010-04-13T06:22:31.471+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manusia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan'/><title type='text'>Manusia : Kenali dirimu-6</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sahabatku&lt;/b&gt;, dua kondisi yang menyebabkan manusia mendapat pengecualian dari Allah adalah &lt;b&gt;iman&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;amal saleh&lt;/b&gt;. Yang disebut dengan iman sesuai dengan definisi Rasulullah Muhammad SAW adalah &lt;b&gt;‘&lt;i&gt;makrifat (mengenal) melalui qolbu, diikrarkan dengan lisan dan diamalkan dengan anggota badan’&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Jadi, ada &lt;i&gt;makrifat&lt;/i&gt;, ada &lt;i&gt;ikrar&lt;/i&gt; dan ada &lt;i&gt;amal&lt;/i&gt;. Kuncinya adalah &lt;b&gt;makrifat&lt;/b&gt;. Sebab tidak mungkin ada amal jika tidak ada ikrar, sedangkan ikrar membutuhkan makrifat. Jadi, tanpa makrifat, sudah pasti tidak akan ada ikrar dan tidak akan ada amal. Yang dimaksud dengan makrifat di sini adalah &lt;b&gt;makrifatullah wa rasulihi&lt;/b&gt;. Maka benarlah Sabda Rasulullah SAW bahwa &lt;b&gt;&lt;i&gt;‘awalnya orang beragama adalah makrifat’&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Tidak mungkin orang dapat beragama tanpa diawali dengan makrifat. Bahkan makrifat disebut dalam Sunnah Rasul sebagai modal. Jadi tidak mungkin kiranya orang dapat menggapai kebahagiaan negeri akhirat tanpa modal, yakni makrifat sebagai pertanda awal seseorang telah beragama. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian &lt;b&gt;amal saleh&lt;/b&gt;. Apa sebenarnya amal saleh ? Selama berpuluh-puluh tahun dari sejak saya masih anak-anak hingga usia saya menginjak 54 tahun, saya selalu beranggapan bahwa amal saleh adalah perbuatan baik, seperti menyantuni fakir miskin, anak yatim, berinfak, shadaqah, dan semua amal-amal yang bernilai kebaikan. Anggapan ini lahir dari informasi-informasi yang saya peroleh dari kakek buyut saya, kakek saya, ayah saya, sampai para kyai dan guru ngaji saya menyatakan seperti itu, sehingga saya pun ‘meyakini’ itulah dia yang namanya amal saleh. Baru pada penghujung tahun 2003 ketika usia saya hampir 54 tahun, saya disadarkan oleh Guru Mursyid saya, ketika dia memerintahkan saya membaca ayat ini : &lt;b&gt;‘Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya."&lt;/b&gt;  ( QS 18 : 110). Saya terhenyak. Jadi rupanya, &lt;b&gt;amal saleh itu adalah sebuah metode&lt;/b&gt;, suatu cara bagi manusia untuk bertemu dengan Tuhan. Bukankah berdasarkan ayat itu, kita dapat membuat definisi bahwa amal saleh adalah suatu cara/metode untuk setiap manusia yang mengharap perjumpaan dengan Tuhan. Melalui perjumpaan itulah kemudian ar-ruh dapat  mengenal Sang Maha Ruh, yaitu Tuhan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, iman dicapai melalui makrifat dan amal saleh adalah satu-satunya metode untuk menggapai makrifat. Ar-ruh ketika masih berada di alam azalinya, yakni di alam ruhaniyah dahulu telah bermakrifat dalam arti menyaksikan Tuhan, sehingga dia disebut sebagai mahluq yang mulia, maka ketika ar-ruh telah berada di dalam al-basyar kemudian dapat kembali bermakrifat dalam arti menyaksikan Tuhan, dengan sendirinya dia – yaitu ar-ruh itu – akan kembali kepada kemuliannya. Dan itu hanya dicapai melalui iman yakni makrifat, sedang makrifat itu digapainya dengan metode yang disebut amal saleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap ar-ruh – manusia ruhani – yang sudah mampu bermakrifat kepada Tuhan yang digapai melalui amal saleh, maka hakikatnya dia sudah mencapai derajat kesempurnaan manusia. Rasulullah Muhammad SAW, disebut sebagai manusia sempurna karena dialah yang paling mengetahui dan paling mengenal Allah di antara manusia yang lain. Sehingga layak kiranya jika Muhammad SAW dijadikan suri teladan, dijadikan panutan untuk umat manusia. Allah sendiri yang mengabarkan hal itu kepada kita. &lt;b&gt;‘Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap pertemuan dengan Allah sehingga setelah pertemuan itu dia akan banyak mengingat Allah.’&lt;/b&gt; ( QS 33 : 21) Dalam ayat itu kita jumpai kata yarju’ yang seakar dengan kata roji’un dengan makna kembali atau bertemu, dan kata zakaro yang seakar dengan kata zikir dengan makna mengingat. Kata zikir lebih tepat dimaknai dengan mengingat, bukan menyebut, karena menyebut adalah aktivitas lisan atau mulut, sedang mengingat adalah aktivitas qolbu. Sedangkan kata yaumil akhir lebih dapat dirasakan maknanya jika diartikan dengan hari esok, yaitu, hari setelah hari ini. Hari setelah hari pertemuan dengan Allah, itulah hari esok, atau yaumil akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling tidak begitulah yang saya rasakan dan saya jumpai sebagai pengalaman saya merambah jalan spiritual tentang zikir dan yaumil akhir. Sebelum liqo’allah (bertemu dengan Allah), sungguh – dengan sejujurnya saya mengatakan – saya sulit sekali atau bahkan tidak dapat mengingat Allah, sehingga setiap kali saya salat, yang terbayang hanya segala sesuatu selain Allah. Dia bisa berupa pekerjaan saya, anak saya, isteri saya, rumah saya, dan lain-lain. Tetapi bukan Allah. Jadi ternyata – berdasarkan pengalaman spiritual saya – untuk dapat mengingat sesuatu, kita harus terlebih dahulu mengenal pada yang harus kita ingat. Sedangkan untuk mengenal, harus didahului dengan pertemuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah mungkin ? Sahabatku, insya Allah kita akan membicarakannya pada kesempatan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya kepada Allah saya bertawakal.[&lt;b&gt;fat&lt;/b&gt;]&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-1511463116563957403?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/1511463116563957403/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/04/manusia-kenali-dirimu-6.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/1511463116563957403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/1511463116563957403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/04/manusia-kenali-dirimu-6.html' title='Manusia : Kenali dirimu-6'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-6726563583401436</id><published>2010-04-05T05:52:00.000+07:00</published><updated>2010-04-05T05:52:02.670+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manusia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan'/><title type='text'>Manusia : Kenali dirimu-5</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Sahabatku, alhamdulillah, Allah SWT masih menakdirkan kita untuk kembali dapat berusaha memehami ayat-ayat dan firmanNya tentang manusia. Pada tulisan sebelum ini, kita mengutip firmanNya : &lt;b&gt;‘Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, padahal kamu ketika itu melihat, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. Tetapi kamu tidak melihat, maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)?’&lt;/b&gt; ( QS 56 : 83-86 ). Ketika nyawa sampai di kerongkongan, ketika kematian sudah tinggal sekali tarik saja, ketika itu mulailah mata tidak mampu melihat sesuatu selain kegelapan. Justru di saat itulah, Allah menyatakan Kami lebih dekat daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa makna semua ini ?&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya peristiwa sakaratul maut, ketika nyawa sampai di kerongkongan, ketika itu sedang terjadi peralihan, dari alam material kepada alam immaterial, dari alam dunia ke alam akhirat, dari alam al-basyar ke alam ar-ruh atau an-nafs, dari alam ketiadaan ke alam keberadaan sejati. Kalau alam materi adalah alam ketiadaan, maka alam immateri adalah alam keberadaan sejati. Maka, alam dunia yang bersifat materi pun adalah alam ketiadaan, dan alam akhirat yang bersifat immateri adalah alam keberadaan sejati. Begitu juga al-basyar adalah ketiadaan dan ar-ruh adalah keberadaan sejati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika nyawa berada di kerongkongan, ketika itu pun sedang terjadi peralihan fungsi, dari fungsi peralatan al-basyar kepada peralatan ar-ruh. Maka, kalau saat sakaratul maut, al-basyar atau manusia jasad tidak mampu melihat keberadaan Allah, itu karena Allah bukan sesuatu yang bersifat materi atau jasad. Allah, Tuhan Yang Maha Esa, adalah sesuatu yang berwujud immaterial, maka mana mungkin peralatan yang material mampu melihat sesuatu yang immaterial. Ketika itulah seharusnya ar-ruh, atau manusia ruhani yang bersifat immaterial mampu melihat dan menyaksikan Zat yang juga immaterial, yaitu Allah Al-Kholiq. Tetapi, jika manusia ruh atau ar-ruh yang immaterial tidak dapat melihat keberadaan Allah Zat yang immaterial yang dekat pada dirinya, maka yang demikian itulah yang disebut sebagai bencana besar. Karena ar-ruh yang immaterial itu akan berada dalam kegelapan maha panjang, terpisah dari Allah untuk selama-lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka setiap perambah jalan spiritual, akan mengalami apa yang disebut fana’ yaitu lenyapnya sesuatu yang materi dan akan mulai berjalan atau menapaki alam yang baqa’ yakni alam keabadian, alam immateri, alam ruh, alam yang di situ hanya ada Allah. Dan alam yang di situ hanya ada Allah itulah yang disebut sebagai ad-diin. Sebelum yang materi diciptakan, hanya ada Allah Yang Maha Awal, Yang Maha Ruh, itulah yang disebut sebagai ad-diin, alam yang mula-mula ada, yang disebut sebagai bibit kawit keberadaan, yakni alam azali yang disebut sebagai alam ruhaniyah. Maka, jika fitrah Allah menyatakan bahwa manusia ruh atau ar-ruh sebagai pemimpin yang mengendarai al-basyar, itu dikarenakan ar-ruh di alam azalinya itu selalu bersama Allah. Ar-ruh itu yang dulu disumpah : &lt;b&gt;‘Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuban kami), kami menjadi saksi." (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)"&lt;/b&gt;. ( QS 7 : 172 ). Hal tersebut sangat niscaya, karena Sang Maha Ruh mengambil kesaksian kepada ar-ruh supaya ar-ruh hanya menuhankan Sang Maha Ruh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ar-ruh yang sudah bersaksi itulah yang disebut sebagai ahsani taqwiim – bentuk yang sebaik-baiknya – di antara mahluq Allah yang lain, karena hanya ar-ruh yang diminta menjadi saksi keberadaan Allah. Hal ini dapat dimengerti, karena ar-ruh itulah yang akan berperan sebagai khalifah Allah di bumi. Dan bumi yang dimaksud adalah bumi yang makro maupun bumi yang mikro. Mengenai bumi, insya Allah akan kita sajikan ketika saya menyampaikan catatan mengenai hakikat langit dan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemuliaan ar-ruh itu ketika ia bersama dengan Allah Sang Maha Ruh di alam azali atau alam ruhaniyah, di alam yang disebut ad-diin. Kemuliaan itu akan berakhir ketika ar-ruh berpisah atau terpisah dari Sang Maha Ruh, yaitu pada peristiwa : &lt;b&gt;‘Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan kedalamnya ruh-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud’&lt;/b&gt;. ( QS 15 : 29). Ketika ar-ruh itu ditiupkan oleh Allah Sang Maha Ruh ke jasad manusia yang sudah sempurna bentuknya. Itulah saatnya ar-ruh terpisah, innalillahi, sesungguhnya aku (ar-ruh) ini berasal dari Allah Sang Maha Ruh. Ar-ruh yang sudah terikat sumpah persaksian itu kini terpisah dan memulai pengembaraan untuk akhirnya harus kembali kepada Allah. Untuk kembali kepada Allah Sang Maha Ruh, maka ar-ruh harus mengenal dirinya supaya dia mengenal Sang Maha Ruh, yaitu Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, ketika ar-ruh ditiupkan ke al-basyar yang berupa jasad, maka ketika itulah terjadinya ayat : &lt;b&gt;‘Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka)’&lt;/b&gt;. ( QS 95 : 5 ). Kata ‘neraka’ yang diletakkan di antara dua tanda kurung adalah penafsiran si penafsir untuk kata-kata ‘asfala safilin’, yaitu tempat yang serendah-rendahnya. Disebut tempat yang serendah-rendahnya, karena al-basyar – manusia jasad – memang dibuat dari tanah, bagian dari bumi, dan bumi adalah tempat yang rendah. Jadi tempat yang serendah-rendahnya adalah jasad manusia bagi ar-ruh. Keadaan ini akan berlangsung terus menerus, atau selama-lamanya, dengan pengecualian : &lt;b&gt;‘kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.’&lt;/b&gt; ( QS 95 : 6 ). Pengecualian itu berlaku untuk orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua kondisi yang menyebabkan manusia mendapat pengecualian dari Allah adalah iman dan amal saleh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai iman dan amal saleh, insya Allah akan kita bicarakan pada waktunya nanti. Dan, hanya kepada Allah kita bertawakal.[&lt;b&gt;fat&lt;/b&gt;].&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-6726563583401436?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/6726563583401436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/04/manusia-kenali-dirimu-5.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/6726563583401436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/6726563583401436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/04/manusia-kenali-dirimu-5.html' title='Manusia : Kenali dirimu-5'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-7139140998080661876</id><published>2010-04-02T06:49:00.000+07:00</published><updated>2010-04-02T06:49:56.738+07:00</updated><title type='text'>Manusia : kenali dirimu-4</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S62TvNttllI/AAAAAAAAAMU/VqhQoapvsDo/s1600-h/merah-cemerlang.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S62TvNttllI/AAAAAAAAAMU/VqhQoapvsDo/s200/merah-cemerlang.JPG" width="146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sahabatku, mari kita memuji syukur kehadirat Allah SWT, karena kita ditakdirkan oleh Allah untuk dapat melanjutkan renungan kita mengenai diri kita sendiri, dengan merambah jalan rohani menelusuri ayat-ayat Allah.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kita lanjutkan lagi hasil saya merambah jalan spiritual untuk memahami hakikat manusia. Kita sudah mengetahui, bahwa manusia secara hakikat terdiri dari dua unsur, yaitu al-basyar – manusia jasmani – dan ar-ruh atau an-nafs – manusia ruhani – yang menyebabkan manusia dapat menjalankan peranannya. Tidak mungkin manusia melakukan peranannya kalau dia hanya memiliki satu dimensi saja, baik itu jasad saja maupun ruh saja. Keduanya harus manunggal, keduanya harus menyatu. Inilah yang disebut sebagai manusia seutuhnya, karena pada dirinya ada unsur atau potensi basyariah dan potensi Ilahiah. Potensi basyariah adalah potensi kemahlukan atau jasad, sedangkan potensi Ilahiah adalah potensi ketuhanan atau ruhaniah/spiritual. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-basyar, yaitu manusia jasad, dalam kontek peribadatan kepada Tuhan hakikatnya adalah kendaraan yang acapkali juga disimbolisasikan sebagai binatang atau hewan secara umum maupun dengan sebutan unta, kuda, sapi dan lain-lain, dan kadang-kadang juga disimbolisasikan sebagai perahu, kapal dan bahtera. Allah berfirman : &lt;b&gt;‘Dan Kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka; maka sebahagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebahagiannya mereka makan.’&lt;/b&gt; ( QS 36 : 72 ). FirmanNya pula : &lt;b&gt;‘dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya.’ &lt;/b&gt;( QS 16 : 8 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kedua ayat tersebut, &lt;i&gt;binatang&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;kuda&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;bagal&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;keledai&lt;/i&gt; adalah &lt;i&gt;simbolisasi al-basyar yaitu manusia jasad&lt;/i&gt; sedangkan &lt;i&gt;mereka&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;kamu&lt;/i&gt; adalah &lt;i&gt;simbolisasi ar-ruh/an-nafs yaitu manusia ruhani&lt;/i&gt;. Posisinya adalah ar-ruh/an-nafs yang mengendarai al-basyar, atau manusia ruhani yang mengendalikan manusia jasad. Inilah fitrah Allah, yakni menjadikan ar-ruh atau an-nafs sebagai pemimpin. &lt;b&gt;‘Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.’&lt;/b&gt; ( QS 30 : 30) Sehingga jelaslah di sini pengertian fitrah dan agama. Fitrah manusia adalah menjadikan ar-ruh – manusia ruhani – sebagai imam atau pemimpin dan al-basyar – manusia jasad – sebagai makmum atau yang dipimpin. Manusia yang telah mampu menjadikan ar-ruh – potensi Ilahiyahnya – sebagai pemimpin itulah yang disebut sebagai manusia yang telah berada di atas fitrah Allah, dan diminta untuk &lt;i&gt;tetap berada pada fitrah itu&lt;/i&gt;, karena itulah agama yang lurus. Inilah yang dikehendaki oleh Allah, &lt;i&gt;tetapi kebanyakan (mayoritas)  manusia tidak mengetahui&lt;/i&gt;. Makna yang tersirat dari ujung ayat ini adalah, mayoritas manusia tidak mengenal ar-ruh dirinya sehingga tidak mampu memahami jiwa atau ruh ayat-ayat Tuhan. Atau dengan kata lain, kebanyakan (mayoritas) manusia beragama hanya berdasarkan prasangka belaka, karena terjebak oleh pemahaman tekstual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat tersebut, Allah tidak menyebut nama agama, tetapi menyebutnya dengan istilah ad-diin, yang oleh para mufassir, diterjemahkan dengan kata agama. Tetapi ketika saya mulai merambah jalan spiritual, saya mendapati kenyataan yang mencengangkan, yakni kebenaran hakikat ayat bahwa segala sesuatu selain Allah akan binasa. Binasa di sini berupa ketiadaan. Ketika manusia mulai menapakkan kaki di jalan spiritual, maka yang pertama kali lenyap adalah kenyataan bahwa selama ini dirinya berada di alam ketiadaan. Tetapi, alam ketiadaan itu justru berwujud materi. Sulit sekali dipercaya, bahwa segala sesuatu yang berwujud materi di sekeliling kita sesungguhnya suatu ketiadaan. Bukti bahwa yang materi itu sebuah ketiadaan adalah sifatnya yang sementara dan binasa atau rusak. Bukti lain bahwa wujud materi itu sebuah ketiadaan adalah ketika kita memejamkan mata. Maka lenyaplah semua yang ada di sekeliling kita. Sehingga ketika manusia mati, matanya terpejam, maka lenyaplah semua yang selama ini dimilikinya dari dirinya. Yang menikmati kepemilikan dari manusia yang sudah mati adalah manusia yang masih hidup, karena dengan matanya yang terbuka, mereka masih menyaksikan semua yang berwujud materi. Itu pun kalau manusia boleh mengaku bahwa wujud materi itu merupakan miliknya. Karena memang sejatinya, segala sesuatu yang berwujud materi yang ada di tangan manusia itu adalah titipan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah bertanya kepada kita : &lt;b&gt;‘Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, padahal kamu ketika itu melihat, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. Tetapi kamu tidak melihat, maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)?’&lt;/b&gt; ( QS 56 : 83-86 ). Ketika nyawa sampai di kerongkongan, ketika kematian sudah tinggal sekali tarik saja, ketika itu mulailah mata tidak mampu melihat sesuatu selain kegelapan. Justru di saat itulah, Allah menyatakan Kami lebih dekat daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Apa makna semua ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah nanti akan bicarakan dalam kesempatan berikutnya. Dan hanya kepada Allah kita berlindung.[&lt;b&gt;fat&lt;/b&gt;].&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-7139140998080661876?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/7139140998080661876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/04/manusia-kenali-dirimu-4.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/7139140998080661876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/7139140998080661876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/04/manusia-kenali-dirimu-4.html' title='Manusia : kenali dirimu-4'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S62TvNttllI/AAAAAAAAAMU/VqhQoapvsDo/s72-c/merah-cemerlang.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-7503300336761815090</id><published>2010-03-31T06:21:00.000+07:00</published><updated>2010-03-30T06:50:04.804+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manusia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='malaikat'/><title type='text'>Manusia : kenali dirimu-3</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6v8q8X7kiI/AAAAAAAAAK8/qG9ib0VLL8c/s1600-h/kaligrafi-alam.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6v8q8X7kiI/AAAAAAAAAK8/qG9ib0VLL8c/s1600/kaligrafi-alam.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sahabatku, pada tulisan yang lalu telah diungkapkan bahwa penciptaan manusia telah menyebabkan alam malakut bergoncang. Malaikat menanyakan, apa maksud Allah menciptakan manusia yang kemudian akan dijadikan sebagai khalifah di bumi. Iblis menolak untuk menghormati manusia (Adam) sebagai bentuk protes, walaupun akhirnya dia sendiri yang harus diusir oleh Allah. Hal tersebut menandakan, manusia memiliki potensi yang wajib dikembangkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau begitu, tidak wajibkah kita mengenal potensi Ilahiyah yang ada dalam diri kita sehingga kita dapat menempatkan diri di tempat yang semestinya sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah ?&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan saya merambah dunia spiritual, apa yang dinyatakan dalam Al Quran ternyata adalah sesuatu yang nyata dan tidak diragukan kebenarannya. Berkali-kali dalam Al Quran Allah menegaskan tentang ciptaanNya yang berpasang-pasangan, baik diungkapkan dengan jelas, maupun diungkapkan dalam bentuk penyetaraan atau penyandingan dua hal yang berbeda tetapi melekat dalam satu wujud. Misalnya dalam firmanNya : &lt;b&gt;‘Yang menciptakan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.’&lt;/b&gt; ( QS 67 : 2). Ini adalah penegasan bahwa segala sesuatu yang ada itu terbagi menjadi yang hidup dan yang mati. Dalam diri manusia ada bagian yang hidup, yaitu ar-ruh atau kadang-kadang juga disebut an-nafs, dan ada pula bagian yang mati, yaitu al-basyar atau jasad. Bagian yang hidup dalam diri manusia berasal dari &lt;b&gt;Yang Maha Hidup&lt;/b&gt;, atau &lt;b&gt;Sang Hidup Sejati&lt;/b&gt;, yaitu &lt;b&gt;Allah SWT&lt;/b&gt;, sedangkan bagian yang mati berasal dari hasil ciptaan Allah, yaitu dalam hal penciptaan manusia adalah tanah dan saripati yang berasal dari tanah. Maka, ar-ruh atau an-nafs – yang merupakan bagian yang hidup – berasal dari Allah dan harus kembali kepada Allah, inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Sementara al-basyar, yang berasal dari hasil ciptaan Allah, yaitu tanah, akan kembali keasalnya, yaitu tanah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia ruhani – ar-ruh – yang berasal dari Yang Maha Kekal atau Yang Maha Abadi, juga memiliki kekekalan atau keabadian. Itulah sebabnya pengertian kembali kepada Allah harus direvisi, atau paling tidak, diletakkan secata proporsional. Kata lillahi berarti berasal dari Allah, itu adalah kebenaran mutlak. Sedangkan kata ilaihi yang diartikan sebagai kepada Allah inilah yang perlu ditafsirkan secara proporsional. Karena, dengan penafsiran atas kalimat &lt;b&gt;inna lillahi wa inna ilaihi roji’un&lt;/b&gt; yang ada sekarang, yaitu &lt;i&gt;sesungguhnya kami berasal dari Allah, dan akan kembali kepada Allah&lt;/i&gt; maka akan menimbulkan kerancuan, sebab ada manusia yang taat dan beriman, dan ada pula manusia yang ingkar dan kafir. Kalau kedua jenis manusia itu sama-sama diterima kembali oleh Allah, maka tidak ada perbedaan, antara yang taat dan beriman dengan yang ingkar dan kafir, antara yang benar-benar menyembah Allah dengan yang menyembah tuhan-tuhan lain selain Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu kata &lt;b&gt;ilaihi&lt;/b&gt;, rasanya lebih tepat diartikan dengan &lt;b&gt;apa saja yang dipertuhankan&lt;/b&gt;, sehingga makna kalimat itu menjadi &lt;b&gt;sesungguhnya kami berasal dari Allah, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada apa yang kami pertuhankan&lt;/b&gt; lebih memiliki keadilan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, manusia ruhani – ar-ruh – yang memiliki kekekalan atau keabadian, setelah meninggalkan manusia jasad – al-basyar – pun akan hidup abadi di tempatnya yang baru, entah di syurga bersama Allah, atau di neraka terpisah dari Allah sampai waktu yang tidak berbatas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal manusia jasad – al-basyar – yang berasal dari tanah, rasanya tidak perlu terlalu dipersoalkan benar, karena dia berasal dari ciptaan Allah, yaitu tanah dan akan kembali menjadi tanah juga. Karena dia adalah sesuatu yang diciptakan, artinya dari sesuatu yang semula tidak ada (adamah), maka dia pun akan lenyap kembali pada ketiadaan (adam). &lt;b&gt;‘Kullu syai’in halikun illa wajhahu’&lt;/b&gt; – segala sesuatu akan musnah kecuali Allah – adalah suatu ketentuan yang tidak terbantahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga pantas kiranya jika Allah mengingatkan kita &lt;b&gt;‘Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi’&lt;/b&gt;. ( QS 28 : 77 ). Maka fokus perhatian manusia seharusnya diarahkan pada negeri akhirat, yaitu negerinya Allah, yang sering pula diungkapkan dengan istilah baladil amin, negeri yang sejahtera. Atau, untuk menggapai negeri akhirat, manusia harus berusaha sekeras mungkin, karena itulah negerinya Allah, negeri asal manusia-ruhani dan negeri tempat manusia-ruhani hendak kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi justru pada persoalan inilah banyak di antara manusia yang terjebak, karena gagal memahami makna hakikat dari &lt;b&gt;negeri akhirat&lt;/b&gt; sebagai sebuah negeri yang berada jauh dan baru akan berwujud kelak jika dunia dan segala isinya ini sudah hancur lebur pada peristiwa kiamat besar. Akibatnya, banyak orang yang menunda-nunda waktu untuk berbuat kebaikan, untuk taat, untuk beribadah, dengan alasan masih muda. Masa muda adalah masa untuk merengkuh dunia. Baru di masa tua nanti, ketika sudah pensiun, baru berusaha untuk merengkuh negeri akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, ada juga manusia yang terjebak memahami arti dunia. Apalagi dengan pembenaran hadist &lt;b&gt;‘dunia itu adalah penjara bagi orang yang beriman’&lt;/b&gt;, sehingga mereka merasa tidak layak untuk menghabiskan waktunya mencari kebahagiaan dunia. Mereka menjadi kaum pertapa yang menyingkir dari kehidupan ramai, berkhalwat, menyepi, menjauhkan diri dari dunia karena ‘takut’ kekotoran dunia. Bukankah Allah juga menyuruh kita untuk – pertama-tama – mencari kebahagiaan negeri akhirat ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membicarakan masalah ini, yaitu masalah dunia dan akhirat, insya Allah akan saya tulis secara khusus ketika nanti saya membahas hakikat pasangan. Sedangkan lanjutan tulisan tentang hakikat manusia itu, insya Allah, akan saya sajikan sebagai sambungannya nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hanya Allah Yang Maha Mengetahui.[fat].&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-7503300336761815090?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/7503300336761815090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/manusia-kenali-dirimu-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/7503300336761815090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/7503300336761815090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/manusia-kenali-dirimu-3.html' title='Manusia : kenali dirimu-3'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6v8q8X7kiI/AAAAAAAAAK8/qG9ib0VLL8c/s72-c/kaligrafi-alam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-6214260602977593084</id><published>2010-03-29T06:50:00.001+07:00</published><updated>2010-03-29T06:50:00.341+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manusia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan'/><title type='text'>Manusia : kenali dirimu.(2)</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sahabatku&lt;/b&gt;, dengan pertolongan Allah SWT, mari kita melanjutkan perenungan kita tentang manusia, yang adalah diri kita sendiri. Kemarin, kita sudah membahas bahwa manusia memiliki dua potensi, yaitu potensi jasad dan potensi ruh. Keduanya bersinergi. Kita wajib memahami hal ini. Mengapa ?&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tentu saja karena manusia memang sudah dirancang oleh Tuhan untuk memegang amanat besar menata diri dan alam semesta. Hanya manusia, mahluk yang dikaruniai oleh Allah potensi besar ini, terutama potensi Ilahiah. Justru potensi Ilahiyah inilah yang menyebabkan Allah memerintahkan kepada Malaikat dan Syetan (Iblis) dengan kalimat yang tegas : &lt;b&gt;‘Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan kedalamnya ruh-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud’&lt;/b&gt;. ( QS 15 : 29). Selain itu, peristiwa pertemuan potensi Ilahiyah dan Basyariyah dalam diri manusia itu dijadikan sumpah oleh Allah dengan firmanNya : &lt;b&gt;‘dan apabila ruh-ruh dipertemukan (dengan tubuh)’&lt;/b&gt; ( QS 81 : 7), menjadi bukti bahwa penciptaan manusia yang diawali dengan penciptaan al-basyar dengan potensi basyariyahnya dan ditiupkannya ruhKu sebagai potensi Ilahiyah dalam diri manusia, benar-benar merupakan peristiwa besar yang tidak boleh dilewatkan. Manusia wajib memperhatikan hal ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lebih-lebih karena dalam surat At-Takwir (QS 81), Allah bersumpah dengan hal-hal besar, yaitu : &lt;b&gt;‘Apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan, dan apabila gunung-gunung dihancurkan, dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan), dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan, dan apabila lautan dijadikan meluap, dan apabila ruh-ruh dipertemukan (dengan tubuh), dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, karena dosa apakah dia dibunuh, dan apabila catatan-catatan (amal perbuatan manusia) dibuka, dan apabila langit dilenyapkan, dan apabila neraka Jahim dinyalakan, dan apabila syurga didekatkan, maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya.’&lt;/b&gt; ( QS 81 : 1 – 14). Di sini jelas, bahwa berkumpulnya potensi Ilahiyah dan potensi basyariyah dalam diri manusia, sama besar dan sama pentingnya dengan peristiwa digulungnya matahari, bintang-bintang yang berjatuhan, gunung-gunung dihancurkan, lautan yang meluap, bahkan sejajar dengan peristiwa dilenyapkannya langit, dinyalakannya neraka Jahim dan didekatnya syurga. Sehingga manusia tidak saja layak mencermati kedua potensi dirinya yang telah &lt;i&gt;gumulung jadi satu&lt;/i&gt; dalam dirinya untuk didayagunakan, bahkan manusia wajib menemukan metode untuk mendayagunakan potensi Basyariyah dan potensi Ilahiyah itu, selagi manusia masih hidup di dunia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penciptaan manusia, memang telah menjadi sebuah peristiwa besar yang menggegerkan alam malakut, yakni ketika Allah mewartakan rencanaNya untuk menciptakan mahluk yang akan diberiNya tugas kekhalifahan di bumi. Dan Allah tidak bermain-main dalam urusanNya, sehingga sungguh sangat tidak tahu dirilah manusia yang tidak pernah tergerak hatinya untuk mencermati peristiwa besar kejadian dirinya. Barangkali karena alasan inilah, maka Rasulullah SAW pernah berujar, &lt;b&gt;‘siapa yang mengenal dirinya, maka dia akan mengenal Tuhannya’&lt;/b&gt;. Hadist ini nyaris tidak pernah dibahas dalam berbagai kajian, kecuali melalui kajian tasawuf atau kajian makrifat. Tidak jelas apa yang menjadi penyebab. Tetapi, satu hal yang selama ini menjadi ‘penyakit’ umat Islam adalah kesukaannya untuk terlalu banyak berwacana. Itu pun bukan membicarakan hal yang substantif, melainkan terjebak oleh urusan-urusan kulit belaka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Misalnya soal hadist. Umat Islam melalui para ulama, lebih senang membicarakan status atau kedudukan sebuah hadist. Apakah hadist ini sahih, dloif, maudlu dan berbagai istilah lain, yang kemudian diikuti dengan sikap yang terburu-buru untuk tidak menjadikan substansi hadist itu sebagai bahan kajian. Yang dikaji tidak lain, siapa perawi hadist itu, apakah dia layak dipercaya atau tidak, apakah dia punya cacat atau tidak, dan seterusnya. Sehingga hadist, &lt;b&gt;‘barangsiapa mengenal dirinya, maka dia akan mengenal siapa Tuhannya’&lt;/b&gt;, lepas dari pengamatan dan perenungan. Padahal, yang dimaksud dengan &lt;b&gt;dirinya&lt;/b&gt; dalam hadist itu adalah diri manusia yang ruh, diri manusia yang nir-jasad dan diri manusia yang memiliki potensi Ilahiyah itu. Maka, siapa pun yang mengenal dirinya dengan potensi Ilahiyahnya itu, dia akan mengenal Tuhannya. Mengenal dalam arti yang kaffah, dalam arti yang sebenar-benarnya. Bukan sekedar kenal nama, kenal sifat dan kenal af’al, melainkan juga mengenal zatNya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika Malaikat dan Iblis serta alam malakut terguncang ketika mendengar rencana Allah menciptakan manusia, maka semestinya, manusia yang menjadi subyek keguncangan itu, lebih peduli. Begitu istimewakah diriku, sehingga Allah berkenan memilihku untuk menjadi khalifah di bumi ? Begitu hebatkah diriku, sehingga Malaikat dan Iblis disuruh untuk bersujud – untuk memberikan penghormatan – oleh Allah ? Pastilah penghormatan kepada manusia oleh Malaikat dan Iblis itu bukan terhadap potensi basyariyahnya, melainkan pada potensi Ilahiyahnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau begitu, tidak wajibkah kita mengenal potensi Ilahiyah yang ada dalam diri kita sehingga kita dapat menempatkan diri di tempat yang semestinya sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengenai masalah ini, insya Allah, akan kita bahas dalam tulisan berikutnya. Mari kita selalu memohon pertolongan Allah, agar Dia senantiasa memberikan kekuatan dan bimbingan yang tiada hentinya kepada kita. Amin.(&lt;b&gt;fat&lt;/b&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-6214260602977593084?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/6214260602977593084/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/manusia-kenali-dirimu2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/6214260602977593084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/6214260602977593084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/manusia-kenali-dirimu2.html' title='Manusia : kenali dirimu.(2)'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-1259946301460693710</id><published>2010-03-27T07:51:00.000+07:00</published><updated>2010-03-27T07:51:12.269+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan'/><title type='text'>Mengenai Orang Zalim</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6v8x3tPRMI/AAAAAAAAALA/XnGrcqPlbGA/s1600-h/telapak-air.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6v8x3tPRMI/AAAAAAAAALA/XnGrcqPlbGA/s1600/telapak-air.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sahabat,&lt;/b&gt; hari ini, saya ingin mengajak kalian untuk bertafakur mengenali orang zalim. Kita sering mendengar, ada orang yang merasa dizalimi. Tetapi kita nyaris tidak pernah tahu, siapa yang menzalimi dan bagaimana dia dizalimi. Oleh karena itu, tidak ada salahnya kita merenung, siapa sih yang disebut orang zalim itu ?&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah berfirman : &lt;b&gt;“ Dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya lalu dia berpaling dari padanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas qolbu mereka, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya.”      ( QS 18 : 57 )&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam ayat tersebut, Allah menyebut ciri-ciri orang yang zalim, yaitu : (1) orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhan, lalu dia berpaling, (2) orang yang melupakan apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya, (3) orang yang telah ditutup qolbunya oleh Allah dan (4) orang yang telah disumbat pendengarannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mari kita telaah satu demi satu ciri-ciri itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhan, lalu berpaling. Begitu banyak ayat-ayat yang berisi peringatan, baik di dalam al Quran maupun dalam alam semesta. Peringatan sesungguhnya bermakna sesuatu yang menyebabkan orang menjadi ingat, atau, sesuatu yang akan menyadarkan manusia dari kelalaiannya. Hal ini penting kita cermati, karena manusia memang diciptakan sebagai mahluk yang memiliki kecenderungan untuk lalai atau lupa. Untuk itulah Allah mengingatkan dengan berbagai cara. Ada yang diingatkan dengan ayat-ayat yang tertulis, namun banyak pula peringatan yang disampaikan dalam bentuk ayat-ayat yang tidak tertulis, yakni melalui kejadian atau peristiwa alam. Semua itu adalah peringatan dari Tuhan supaya kita tidak lalai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi lupa yang paling besar sehingga seseorang disebut sebagai orang zalim adalah lupa kepada Allah, lupa mengingat Allah sebagai akibat lupa untuk mengenaliNya. Padahal, Allah sudah mengambil sumpah kepada setiap keturunan Adam, yaitu : &lt;b&gt;“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuban kami), kami menjadi saksi." (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)."&lt;/b&gt; ( QS 7 : 172 ).  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itu adalah syahadat kita di alam roh, yang semestinya diikuti oleh syahadat dengan penyaksian ketika kita sudah berada di alam dunia sekarang. Tetapi, banyak di antara kita yang lalai akan hal ini, sehingga Allah mengingatkan kita. Dan, kalau kita tetap melawan atau membangkang dengan menolak bersyahadat secara benar, maka kita digolongkan sebagai orang yang zalim.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;, orang yang melupakan apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya. Mari coba kita bertanya pada diri kita, apa sih yang seharusnya diperbuat oleh kedua tangan kita dalam kaitan syahadat kita kepada Allah ? Barangkali, tidak banyak di antara kita yang telah mampu mempergunakan kedua tangan yang dianugerahkan Tuhan untuk bersyahadat kepadaNya, karena kita menganggap bahwa bersyahadat itu hanya dengan mulut. Syahadat adalah penyaksian. Organ tubuh kita yang dipergunakan untuk menyaksikan adalah penglihatan atau mata. Kita dianugerahi dua pasang mata. Sepasang mata lahir dan sepasang lagi mata qolbu. Mata lahir untuk melihat hal-hal yang lahir, dan mata qolbu untuk menyaksikan apa-apa yang ada di dalam qolbu kita. Mulut hanya berfungsi untuk menceritakan pengalaman mata yang menyaksikan. Itulah syahadat yang sejati.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka, para arif-billah, yaitu orang-orang yang telah mengenal Allah sepakat menyatakan, barangsiapa yang kedua tangannya tidak dapat mengantarkannya mengenal Allah, maka derajat tangan itu tidak ubahnya tangan kera. Jadi, jika kita lalai memfungsikan tangan kita seperti yang dikehendaki oleh Allah, maka kita pun menjadi golongan orang-orang yang zalim.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Ketiga&lt;/i&gt;, orang yang telah ditutup pandangan mata qolbunya oleh Allah. Seperti kita ketahui, Rasulullah SAW mengingatkan kita dengan sabdanya &lt;b&gt;“qolbul mu’minin baitullah”&lt;/b&gt; – qolbunya orang beriman adalah rumahnya Allah – sehingga jika qolbu itu telah diberi tutupan oleh Allah, maka itulah laknat dari Allah yang paling besar. Qolbu yang diberi tutupan adalah qolbu yang teralingi atau terhijab, sehingga mata qolbunya tidak mampu melihat kebesaran Allah. Inilah yang diancam oleh Allah : &lt;b&gt;“faman-kaana fi hadzihi a’ma, fa huwa fil akhiroti a’ma, wa adhollu sabiila”&lt;/b&gt; – barangsiapa yang buta mata qolbunya sehingga tidak melihat Allah, maka di akhirat dia akan lebih buta dan lebih sesat lagi jalannya – semestinya harus kita cermati.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika kita masih terhijab sampai saat meninggal dunia nanti, maka itulah azab yang pedih, karena kita tergolong orang yang zalim.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Keempat&lt;/i&gt;, orang yang telinganya disumbat sehingga tidak dapat menangkap seruan. Ini pun azab Allah yang besar. Marilah kita sadari bersama bahwa keindahan suara kicau burung, suara musik dan suara-suara apa pun hanya akan dapat dinikmati oleh orang yang mendengar. Orang yang tidak mendengar, dia tidak akan dapat menangkap indahnya kicau burung, merdunya suara qori atau qoriah melantunkan ayat al Quran. Orang yang tidak mendengar disebut sebagai orang yang tuli, dan akibat dari ketuliannya itu, tidak saja menyebabkan orang tidak dapat mendengar, tetapi juga menyebabkan seorang tidak dapat berbicara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika telinga kita tidak mampu mendengar seruan Allah dan seruan hati nurani kita, maka kita pun digolongkan sebagai orang yang zalim. Dan Allah mengingatkan : niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya. Bukankah ini azab yang paling besar dan paling pedih ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wallohua’lam.[&lt;b&gt;fat&lt;/b&gt;]&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-1259946301460693710?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/1259946301460693710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/mengenai-orang-zalim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/1259946301460693710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/1259946301460693710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/mengenai-orang-zalim.html' title='Mengenai Orang Zalim'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6v8x3tPRMI/AAAAAAAAALA/XnGrcqPlbGA/s72-c/telapak-air.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-3007802124776472531</id><published>2010-03-26T06:49:00.002+07:00</published><updated>2010-03-26T06:49:01.119+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan.'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manusia'/><title type='text'>Manusia : kenali dirimu.</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sahabatku&lt;/b&gt;, mari kita memuji syukur kepada Allah, karena kita ditakdirkan olehNya, ditolong olehNya, sehingga kita masih dapat melanjutkan tafakur kita, renungan kita terhadap ayat-ayat Allah. Hari ini dan seterusnya, kita ingin mencoba untuk mentafakuri diri kita sendiri. Mudah-mudahan Allah membimbing kita. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sahabatku&lt;/b&gt;, sepanjang menyangkut manusia, Al Quran menyodorkan beberapa kata atau istilah, masing-masing &lt;i&gt;al-basyar, an-naas, al-insaan, an-nafs&lt;/i&gt; kadang-kadang juga dalam bentuk jamak al-anfus. Pada istilah-istilah tersebut ternyata akan kita jumpai satu pemaknaan yang berbeda satu sama lain. Bukan berbeda dalam arti, melainkan berbeda dalam penempatannya. Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad : &lt;b&gt;‘Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa."&lt;/b&gt; (QS 18 : 110). Kata &lt;i&gt;manusia&lt;/i&gt; dalam ayat ini merupakan terjemahan dari kata &lt;i&gt;al-basyar&lt;/i&gt;. Mengapa Allah tidak memakai kata lain, seperti al-insaan, an-naas atau al-anfuus ? Padahal kata-kata itu juga berarti manusia. Sehingga tentu saja, ada maksud-maksud tertentu yang dikehendaki oleh Allah, mengapa Nabi Muhammad diperintahkan untuk mengatakan &lt;b&gt;‘sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu’&lt;/b&gt; dengan memakai kata al-basyar.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk mengetahui rahasia ini, tentu kita tidak mungkin memecahkannya dengan menggunakan kekuatan akal kita sendiri. Kita bahkan dilarang menafsirkannya dengan mendasarkannya pada prasangka-prasangka kita. Penggunaan kata al-basyar dipakai oleh Allah untuk menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW itu sesungguhnya manusia biasa seperti kita. Pemilihan itu pasti beralasan, dan yang mengetahui persis alasannya adalah Allah. Untuk itulah Allah memberikan jawaban yang merupakan alasan mengapa Dia menggunakan kata al-basyar dalam ayat tersebut, yakni supaya manusia menyadari terhadap potensinya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah berfirman : &lt;b&gt;‘Dan Dia  yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu keturunan dan hubungan kekeluargaan dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa.’&lt;/b&gt; (QS 25 : 54). Dalam ayat ini pun Allah menggunakan kata &lt;i&gt;al-basyar&lt;/i&gt; untuk menjelaskan asal kejadian manusia, yaitu dari air. Kata &lt;i&gt;al-basyar&lt;/i&gt; ini adalah untuk menegaskan eksistensi &lt;i&gt;manusia jasad&lt;/i&gt;, yang terdiri dari kulit, daging dan tulang belulang. Bahkan secara lebih eksplisit Allah menegaskan, &lt;b&gt;‘Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina ?’ &lt;/b&gt;(QS 77 : 20). Begitu juga firmanNya : &lt;b&gt;‘Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!’&lt;/b&gt; ( QS 36 : 77). &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah Allah mengajarkan kita untuk melihat potensi diri kita. Melalui kata &lt;b&gt;al-basyar&lt;/b&gt;, Allah mengajarkan kepada kita untuk secara lebih khusus memfokuskan perhatian pada potensi jasad. Bahkan tidak hanya itu, Allah juga memberikan rambu-rambu peringatan bahwa manusia yang disebut &lt;b&gt;al-basyar&lt;/b&gt; asalnya adalah dari &lt;b&gt;air yang hina&lt;/b&gt;, sehingga kita diminta untuk tidak terlalu memanjakan keinginan-keinginan jasad. Apalah lagi jika kita justru terpikat dan terpesona dengan kemolekan jasad. Betapa pun cantik dan gagahnya, dia tetaplah jasad yang berasal dari &lt;b&gt;air yang hina&lt;/b&gt;, yang berpotensi mengalami degradasi dan rusak. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahkan yang paling mendasar adalah, al-basyar itu sesungguhnya merupakan cikal bakal manusia jasad siapa saja dari sejak Adam sampai generasi akhir nanti. Untuk itulah Allah memberitahukan kepada Nabi Muhammad SAW, untuk berkata kepada semua manusia bahwa &lt;b&gt;‘sesungguhnya aku ini adalah manusia (al-basyar) biasa seperti kalian’&lt;/b&gt;, dengan makna, Muhammad ibnu Abdullah yang al-basyar, yang jasad, adalah manusia biasa. Artinya juga, asal kejadian jasad Muhammad SAW adalah serupa dengan asal kejadian jasad semua manusia. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Al-basyar, manusia jasad itu, secara hakikat juga masih digolongkan sebagai dalam kondisi &lt;b&gt;mati&lt;/b&gt;. Dia belum mampu berbuat sesuatu. Harus ada potensi lain yang &lt;b&gt;nir-jasad&lt;/b&gt; yang mampu menggerakkan jasad yang mati itu. Untuk itulah Allah terlebih dahulu memberi isyarat : &lt;b&gt;‘Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan)’&lt;/b&gt;. ( QS 35 : 11). Yakni, setelah jasad diciptakan dari tanah (Adam), kemudian dari air mani (Bani Adam), kemudian Allah menjadikannya &lt;b&gt;berpasangan&lt;/b&gt;. Kata berpasangan itu kemudian diberi tafsir yang berada dalam antara tanda kurung, yaitu &lt;b&gt;laki-laki dan perempuan&lt;/b&gt;. Tafsiran itu tidak salah, karena memang Allah menjadikan manusia masing-masing berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Inilah yang belakangan ini disebut sebagai gender. Tetapi yang sangat hakiki, yang dimaksud dengan &lt;b&gt;pasangan &lt;/b&gt;di sini adalah potensi &lt;i&gt;nir-jasad&lt;/i&gt;  manusia jasad atau al-basyar, yaitu &lt;b&gt;ar-ruh&lt;/b&gt;. Untuk menegaskan ini, maka Allah memberitahu dengan firmanNya : &lt;b&gt;‘Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan kedalamnya ruh-Ku.’&lt;/b&gt;  ( QS : 15 : 29). Maka bertemulah al-basyar (manusia jasad) dengan pasangannya, yaitu ar-ruh (manusia ruh). Sehingga menjadi lengkaplah kejadian manusia, masing-masing dengan potensi Ilahiyah yang ada, yakni ar-ruh atau dalam ayat 29 surat Al Hijr disebutnya sebagai &lt;b&gt;ruuh-i&lt;/b&gt; atau ruh-Ku, dan al-basyar atau potensi basyariah, yakni jasad yang terbuat dari tanah, air mani, atau saripati yang terbuat dari tanah. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap manusia wajib mengetahui hal ini untuk membuka pintu kesadaran dirinya tentang tersimpannya dua potensi besar, yakni potensi Ilahiyah dan potensi basyariyah. Mengapa ini saya sebut wajib ? &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita akan membicarakannya dalam tulisan berikut.(&lt;b&gt;fat&lt;/b&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-3007802124776472531?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/3007802124776472531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/manusia-kenali-dirimu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/3007802124776472531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/3007802124776472531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/manusia-kenali-dirimu.html' title='Manusia : kenali dirimu.'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-7139076309725174764</id><published>2010-03-24T05:00:00.000+07:00</published><updated>2010-03-24T05:00:02.294+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sang khalifah'/><title type='text'>Kelalaian Sang Khalifah-2</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6bd9fxxRxI/AAAAAAAAAJg/zfEN9KrNEjs/s1600-h/penebangan%20hutan.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6bd9fxxRxI/AAAAAAAAAJg/zfEN9KrNEjs/s320/penebangan%20hutan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sahabatku&lt;/b&gt;, hari ini saya ingin mengajak Anda memperhatikan firman Allah ini : &lt;b&gt;"Apakah kamu tidak memerhatikan, sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkanNya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikanNya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mempunyai akal"&lt;/b&gt;. (QS 39:21).&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Sungguh firman yang sangat menarik dan menantang kecerdasan manusia, yang tidak lain adalah sang khalifah, pemegang &lt;b&gt;bawat kaprajan&lt;/b&gt; di bumi Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dapat dipahami dari ayat itu ? Apakah dia hanya sekedar bacaan yang harus dihapal dan dilantunkan setiap malam hari ? Ataukah dia sebuah bahan renungan atau media bertafakur mengasah kepekaan rohani kita ?&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Ada orang yang memilih untuk hanya sekedar bacaan yang dilantunkan tiap malam. Saking getolnya dengan semangat melantunkan ayat-ayat Al Quran, sampai-sampai begitu banyak orang sibuk mempelajari ilmu tajwid, mempelajari seni baca Al Quran dengan rumus-rumus lagu, bahkan kemudian dilombakan dalam arena musabaqoh.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pilihan itu tentu tidak salah, karena ia juga merupakan bagian dari syiar Allah. Tetapi jika kita hanya berkutat di situ, maka firman Allah itu tidak akan pernah menjadi sebuah gerakan operasional yang mewujud dalam bukti yang lain bahwa ayat-ayat tersebut menjadi panduan manusia dalam beraktivitas di dunia. Sehingga semestinya, ada juga golongan manusia yang senang melakukan tafakur, merenungi firman Allah untuk berusaha menangkap maksud dan pesan Allah yang harus diaplikasikan dalam hidupnya. Jika ini dilakukan, maka ketika itulah firman Allah itu bukan lagi sekedar bacaan, tetapi dia mewujud dalam kehidupan manusia.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, jadi, mari kita renungi firman Allah yang kita kutip di atas, karena ayat tersebut memberikan informasi yang sangat akurat tentang bagaimana sistem Allah itu berjalan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, ayat tersebut secara eksplisit menggambarkan tentang sistem Tuhan dalam mengatur alam semesta. Mula-mula disebutkan &lt;b&gt;apakah kamu tidak memerhatikan&lt;/b&gt; di awal ayat. Setiap ayat yang diawali dengan pertanyaan retoris seperti ini -sebenarnya- mewajibkan manusia untuk berfikir, memberdayakan akalnya secara merdeka, karena informasi berikutnya setelah itu, Allah akan menceritakan kepada manusia sesuatu yang sungguh amat penting. Pertanyaan retoris yang dilayangkan oleh Allah, wajib dipahami terlebih dahulu sebelum manusia memahami informasi penting berikutnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, apa maksud Allah melemparkan pertanyaan retoris seperti itu ? Bukan sekedar untuk menarik perhatian, atau sekedar menjadikannya sebagai pemanis sebuah ayat. Pertanyaan itu dilemparkan karena manusia pada dasarnya memiliki sifat lalai dan ceroboh. Pengertian lalai adalah menjadikan sesuatu sebagai main-main, atau menjadikan apa saja yang dilihat dan ditemukan dalam perjalanannya hidupnya, tidak pernah menjadi bahan perhatian.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Apa saja yang dilalaikan oleh manusia ?&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;1. Salat. Ini sesuai dengan firman Allah &lt;b&gt;"orang-orang yang lalai dalam salatnya"&lt;/b&gt; (QS 107:5). Yakni manusia yang menjadikan salat sebagai permainan, sekedar menggugurkan wajib, sekedar memenuhi kepatutan hidup bermasyarakat, sekedar menyenangkan hati orang lain, dan lain sebagainya. Orang yang lalai dalam salatnya &lt;b&gt;bahkan tidak tahu siapa yang disembahnya&lt;/b&gt;. Mereka sekedar menyembah nama, karena yang diingat hanya nama Allah belaka. Walaupun kemudian Allah menyindir dengan firmanNya &lt;b&gt;"Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak kamu mengadakannya; Allah tidak menurunkan suatu keterangan pun untuknya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka dan sesungguhnya telah datang kepada mereka dari Tuhan mereka"&lt;/b&gt; (QS 53:23).&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;2. Kekayan dan kemegahan hidup pun menjadi salah satu penyebab manusia jadi lalai. &lt;b&gt;"Bermegah-megahan telah melalaikan kamu" &lt;/b&gt;(QS 102:1). Siapa pun yang menjadikan dunia sebagai orientasi hidupnya, maka akan jelas tergambar dari bagaimana dia selalu berusaha keras dengan berbagai cara untuk meraih kekayaan dan jabatan tinggi. Sebab keduanya akan mengantarkan mereka pada kemegahan hidup yang dipenuhi pujian dan sanjungan. Dua hal yang menyebabkan manusia lalai, walaupun diperingatkan oleh Allah berkali-kali, karena &lt;b&gt;mereka terbenam dalam kebodohan yang lalai&lt;/b&gt; (QS 51:11). Di sini Allah menyejajarkan kekayaan dan kemegahan dengan kebodohan. Penyakit itulah yang melanda masyarakat Arab sebelum Muhammad ibnu Abdillah dinobatkan sebagai Nabi. Itulah zaman jahiliyah, zaman kebodohan ketika masyarakat Arab khususnya di Mekah berada di puncak kekayaan, kemegahan dan kemasyhuran.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sahabatku&lt;/b&gt;, itu sekedar dua contoh yang menunjukkan kepada kita, betapa manusia memang memiliki potensi dan kecenderungan melalaikan apa yang dilihat, dibaca, dan bahkan yang dialaminya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke QS 39:21 yang sedang kita renungi, yang dibuka oleh Allah dengan sebuah pertanyaan retoris untuk mengingatkan manusia tentang seuatu yang selalu dihadapi, dilihat, dirasakan dan dialami. &lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;, Allah kemudian menginformasikan sesuatu yang selalu dilihat oleh manusia yaitu &lt;b&gt;Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi, lalu ditumbuhkanNya dengan air itu tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam warnanya&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan kita, manusia mana yang tidak tahu bahwa Allah menurunkan air dari langit yang disebut hujan ? Itu adalah peristiwa yang sangat tidak asing bagi manusia. Tetapi harap diingat, bahwa sesuatu yang sangat akrab, yang sering dilihat, dirasakan, dihadapi dan dialami, jauh lebih sering diabaikan daripada diperhatikan dengan seksama. Nah, sifat mengabaikan itulah yang disebut lalai.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga halnya dengan informasi berikutnya yaitu &lt;b&gt;lalu &lt;/b&gt;(tanaman itu) &lt;b&gt;menjadi kering, lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikanNya hancur berderai-derai&lt;/b&gt;. Ini pun hal yang sangat akrab dengan manusia. Bahkan di wilayah empat musim, manusia sudah terbiasa melihat pemandangan daun berguguran di musim gugur. Ah, sesuatu yang tidak aneh. Bahkan dengan sinis manusia menyatakan, itu bukan informasi yang penting. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Allah menutup informasinya dengan ungkapan yang amat menohok &lt;b&gt;sesungguhnya yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mempunyai akal. &lt;/b&gt;Kalimat inilah yang menyebabkan saya mengajak kalian, sahabatku, untuk merenungi firman Allah ini, karena ini bukan ayat yang "biasa-biasa saja". Justru ayat ini amat luarbiasa, karena ia bercerita tentang sistem. Bahwa segala sesuatu, pada masanya akan mati atau punah, tanpa manusia mematikannya atau memunahkannya, karena memang pada dasarnya tidak ada sesuatu yang abadi selain Tuhan. &lt;b&gt;Segala sesuatu akan musnah, selain Allah&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini mestinya menyadarkan manusia, bahwa meskipun manusia diberi wewenang untuk melakukan apa pun di bumi ini, dia tetaplah harus mengikuti dan memperhatikan sistem Allah. Manusia boleh menebang hutan, tetapi tidak semua pohon ditebang habis tak bersisa sampai gundul. Karena jika manusia sebagai sang khalifah, &lt;b&gt;pemegang bawat kaprajan di bumi Tuhan&lt;/b&gt; bertindak semena-mena, yang terjadi kemudian pastilah bencana. Manusia sebagai pemegang bawat kaprajan di bumi Tuhan yang disebut khalifah, memang layak memiliki kearifan lingkungan dengan tuntunan firman Allah SWT. Karena jika tidak, ilustrasi berikut dapat menjadi renungan juga.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6byBc0SCQI/AAAAAAAAAJo/VCHevrKLjWg/s1600-h/pengungsi-banjir.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://4.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6byBc0SCQI/AAAAAAAAAJo/VCHevrKLjWg/s320/pengungsi-banjir.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Manusia juga yang menjadi korban bencana oleh perbuatan sesama manusia yang lalai pada tugas kekhalifahannya. Nabi Sulaiman as pun dengan jujur mengakui &lt;b&gt;"sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik&lt;/b&gt; (kuda) &lt;b&gt;sehingga aku lalai mengingat Tuhanku sampai kuda itu hilang dari pandangan"&lt;/b&gt; (QS 36:32).&lt;br /&gt;Walaupun dalam tafsir Al Quran pada ayat ini ada kata (kuda) yang diletakkan di antara tanda kurung, namun saya lebih cenderung menyebutnya sebagai &lt;b&gt;kemegahan&lt;/b&gt;. Bukan tanpa alasan, sebab memang kuda hanyalah sekedar lambang atau simbol yang digunakan untuk melukiskan kemegahan. Nabi Sulaiman as, adalah Nabi yang juga raja yang kaya raya hidup di atas kemegahan, dan dia mengakui dengan jujur bahwa kemegahan itu sempat membuatnya lalai dari mengingat Tuhan sampai kemudian kemegahan itu lenyap.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6b1t_cLKfI/AAAAAAAAAJw/06K5OjYS9MQ/s1600-h/kekeringan.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="208" src="http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6b1t_cLKfI/AAAAAAAAAJw/06K5OjYS9MQ/s320/kekeringan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kelalaian sang khalifah telah menyebabkan banyak masalah. Bumi yang semula subur berubah menjadi kering kerontang. Tanaman tak lagi bisa tumbuh. Bahan makanan pun berkurang, bukan semata-mata karena sempitnya lahan, melainkan juga karena pertambahan penduduk yang tak terkendali, hutan dibabat dengan semena-mena walaupun dengan alasan meningkatkan devisa negara. Namun, jika kemudian kekeringan menyebabkan lahan jadi tandus dan tidak lagi produktif, maka akibatnya pun menimpa manusia juga.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6b2eSfJQrI/AAAAAAAAAJ0/zbGMABZU5IE/s1600-h/kelaparan-11.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="219" src="http://3.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6b2eSfJQrI/AAAAAAAAAJ0/zbGMABZU5IE/s320/kelaparan-11.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Kekurangan pangan, kemiskinan yang berbuntut mencerabut anak-anak dari masadepannya sendiri. Mereka tidak saja kehilangan harapan, bahkan untuk makan pun mereka harus mengais di tempat-tempat yang tidak semestinya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Walaupun Allah menyindir dengan halus melalui firmanNya : &lt;b&gt;"Dan Allah telah membuat satu perumpamaan &lt;/b&gt;(dengan) &lt;b&gt;sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, reseki datang kepadanya dengan melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi penduduknya mengingkari nikmat Allah, karena itu Allah menimpakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan disebabkan apa yang selalu mereka perbuat"&lt;/b&gt; (QS 16:112).&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Sahabatku, tidakkah itu cukup menjadi peringatan bagi kita ? Jika belum juga cukup, demi Allah, saya khawatir akan ada kejadian yang lebih dahsyat dari yang sedang kita hadapi saat ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wallohua'lam.(&lt;b&gt;fat&lt;/b&gt;)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-7139076309725174764?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/7139076309725174764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/kelalaian-sang-khalifah-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/7139076309725174764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/7139076309725174764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/kelalaian-sang-khalifah-2.html' title='Kelalaian Sang Khalifah-2'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6bd9fxxRxI/AAAAAAAAAJg/zfEN9KrNEjs/s72-c/penebangan%20hutan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-6268398188055812625</id><published>2010-03-22T07:53:00.000+07:00</published><updated>2010-03-22T07:53:35.727+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sang khalifah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='air'/><title type='text'>Kelalaian Sang Khalifah-1</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6VX7uE9eoI/AAAAAAAAAJI/XdvH1wYSDA8/s1600-h/bermain%20hujan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6VX7uE9eoI/AAAAAAAAAJI/XdvH1wYSDA8/s200/bermain%20hujan.jpg" width="190" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sahabatku, marilah hari ini, kita merenungkan ayat Allah yang masih berkaitan dengan tugas kekhalifahan. Seperti dalam tulisan sebelumnya tentang kejatuhan sang khalifah, maka tulisan kali ini masih mencoba untuk merenungkan, apa yang terjadi dengan sang khalifah, setelah ia turun ke bumi atas perintah Allah. Mampukah sang khalifah menciptakan kehidupan yang damai dan sejahtera di dunia ? Mari kita telusuri bersama.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mari kita menyimak firman Allah berikut : &lt;b&gt;"Allah telah menurunkan air dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah itu menurut ukurannya"&lt;/b&gt; (QS 13:17). Ada maksud tertentu sehingga Allah memberitahukan kepada manusia tentang air yang turun dari langit, yang kemudian kita sebut sebagai hujan itu, yakni supaya manusia memikirkan dirinya, kemudian menemukan jawaban tentang pentingnya air dari langit itu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sahabatku, sebenarnya Allah -dengan memberitahukan bahwa Dia menurunkan air dari langit- layak menjadi renungan, introspeksi diri kita. &lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, manusia harus menyadari asal kejadian jasadnya, karena Allah memberitahukan : &lt;b&gt;"Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina ?"&lt;/b&gt; (QS 77:20). Air yang hina ini menurut kesepakatan ahli tafsir adalah air mani, atau sperma. Kalangan dunia kedokteran dan para ilmuwan menyatakan bahwa pertemuan antara sperma dan indung telur yang ada di rahim wanita itulah yang menyebabkan terbentuknya jasad. Hal ini digambarkan dengan sangat indah oleh Allah : &lt;b&gt;"Kemudian air mani iu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia mahluk yang lain. Maka Maha Suci Allah, Pencipta Yang Paling Baik"&lt;/b&gt;. (QS 23:14).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan ayat itu, Allah menuntun manusia untuk menyadari bahwa yang berasal dari air yang hina, air mani atau sperma itu adalah jasad manusia. Karena itu, Allah pun memberitahu : &lt;b&gt;"Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah Aku tiupkan ruhKu ......"&lt;/b&gt; (QS 15:29), supaya manusia menyadari ada bagian dirinya, yaitu ruh, yang berasal dari Allah yang ditiupkan ke dalam jasad yang telah sempurna. Ruh itulah yang disebut sebagai diri manusia yang fitri atau dengan kata lain, ruh itulah fitrah kejadian manusia. Sehingga manusia senantiasa mendambakan untuk senantiasa kembali kepada fitrahnya seperti ketika ia belum ditiupkan ke dalam jasad. Karena begitu ditiupkan dalam jasad, maka ruh itu tinggal di dalam kegelapan jasad yang berasal dari air yang hina. Jadi sebenarnya, diri manusia itu merupakan perpaduan antara unsur yang hina dan unsur yang suci sehingga tidak mengherankan jika manusia senantiasa bergelut dengan konflik, baik konflik dalam dirinya sendiri maupun konflik dengan manusia dan alam semesta.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Kedua,&lt;/i&gt; ketika Allah memberitahukan bahwa Dia menurunkan air dari langit, maka sebenarnya ketika itu, Dia sedang memberitahukan kepada manusia tentang ketergantungan mereka pada air dari langit, yang berarti air yang bersih, atau air yang suci. Air itu yang kemudian mengalir di lembah-lembah bahkan&amp;nbsp; disimpan di dalam perut bumi untuk kepentingan manusia, karena Allah Maha Mengetahui bahwa manusia tidak mungkin melepaskan diri dari ketergantungannya kepada air.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaan kita adalah : mengapa manusia begitu tergentung pada air yang bersih ? Jawabannya sederhana, karena fitrah manusia (ruh) senantiasa membutuhkan sesuatu yang bersih, dan yang bersih itu hanya datang dari langit, yaitu dari Allah SWT. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sahabatku, mari kita perhatikan firman Allah lainnya, yaitu : &lt;b&gt;"Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata-air mata air, maka bertemulah air-air itu untuk satu urusan yang sungguh sudah ditetapkan"&lt;/b&gt;. (QS 54:12). Dengan firmanNya ini, Allah sedang memberitahukan kepada manusia, bahwa hujan tidak akan selamanya turun dari langit. Artinya, hujan tidak turun setiap hari. Tetapi kebutuhan manusia pada air, sangat vital, setiap saat manusia membutuhkan air. Itu sebabnya, Allah menyimpan air itu di dalam bumi, yang kemudian dipancarkan melalui mataair-mataair. Bumi adalah tempat menyimpan air suci yang paling baik. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6a2GQPd-rI/AAAAAAAAAJU/0AoFFzV8Nbc/s1600-h/airbersih.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6a2GQPd-rI/AAAAAAAAAJU/0AoFFzV8Nbc/s320/airbersih.jpg" width="215" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak hanya itu, sehingga Allah perlu memberitahukan kepada manusia melalui firmanNya : &lt;b&gt;"Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkanNya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya ..."&lt;/b&gt; (QS 39:21).&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Pemberitahuan ini mengindikasikan banyak hal. &lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, airlah yang menyebabkan bumi jadi hidup. Salah satu bukti bahwa bumi itu hidup adalah tumbuhnya beraneka macam tanaman, yang juga dibutuhkan untuk memenuhi hujat hidup manusia, baik secara langsung maupun tidak. Disebut secara langsung, karena manusia membutuhkan sumber protein nabati yang ada pada tumbuh-tumbuhan. Tetapi manusia juga membutuhkan protein hewani yang ada pada binatang. Sejauh yang mampu kita pahami, binatang yang menjadi penyuplai protein hewani adalah binatang yang memakan tumbuhan. Artinya, keberlangsungan hidup binatang juga ditentukan oleh ketersediaan tumbuhan yang mereka konsumsi. Sehingga kita manusia memakan daging hewan, sebenarnya dia sedang menunjukkan ketergantungannya pada tersedianya tumbuhan yang menyebabkan hewan itu hidup sehat dan dagingnya dapat dikonsumsi.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Kedua, &lt;/i&gt;bumi yang hidup adalah bumi yang dapat menyimpan air. Disebut sebagai bumi yang subur, karena ada tumbuhan yang beraneka macam warna dan jenisnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Ketiga&lt;/i&gt;, dengan ayat itu Allah sedang menerangkan kepada manusia tentang saling keterkaitan antara penghuni bumi, yaitu manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan. Sehingga walaupun Allah menyetakan bahwa semua yang diciptakan olehNya berupa tumbuhan dan binatang itu untuk manusia, itu sama sekali bukan dalil yang dapat membenarkan tindakan semena-mena terhadap binatang dan tumbuh-tumbuhan. Justru di tangan manusialah -karena dia adalah sang khalifah- keberlangsungan dan kelestarian hubungan yang serasi antara manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan itu dapat dipertahankan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesadaran ini sangat penting, sahabatku, karena akhir-akhir ini kita melihat pemandangan yang sungguh mengenaskan hati.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6a70zhw4HI/AAAAAAAAAJY/Rau1F39NgKs/s1600-h/kekeringan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="208" src="http://3.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6a70zhw4HI/AAAAAAAAAJY/Rau1F39NgKs/s320/kekeringan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inilah salah satu contoh, kekeringan yang terjadi di musim kemarau. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di belahan bumi yang lain. Bumi yang kering kerontang senantiasa menghadirkan banyak masalah. Kita sering mendengar petani berebut air. Tidak sekedar berebut, melainkan seringkali diiringi dengan perkelahian, bahkan saling membunuh. Hal yang sangat niscaya, karena semua manusia membutuhkan air, sehingga jika persediaan air menyusut atau bahkan habis/hilang, maka siapa pun rela menyabung nyawa untuk itu. Bukankah kejadian seperti itu sangat mengenaskan, Sahabatku ?&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6a8yzjlqNI/AAAAAAAAAJc/1VH7p6pp_tY/s1600-h/banjir-bandang.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="239" src="http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6a8yzjlqNI/AAAAAAAAAJc/1VH7p6pp_tY/s320/banjir-bandang.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lihat pula pemandangan yang satu ini, banjir yang melanda kota-kota besar, karena bumi tidak lagi mampu menyimpan air akibat hutan yang ditebang tanpa perhitungan. Akibatnya jelas, banjir di musim hujan, dan kering kerontang di musim kemarau.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para penebang hutan -walaupun mengantongi HPH yang resmi dari pemerintah- melakukan penebangan semena-mena dengan alasan &lt;b&gt;semua karena rupiah&lt;/b&gt;. Tetapi ketika manusia berebut air sampai tega membunuh sesamanya di musim kemarau, atau manusia tunggang langgang menyelamatkan diri dari terjangan banjir yang melanda di musim hujan, &lt;b&gt;semua karena air&lt;/b&gt;. Jadi, sebenarnya apa yang terjadi ? Nanti akan kita bicarakan di lain waktu, insya Allah. (&lt;b&gt;fat&lt;/b&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-6268398188055812625?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/6268398188055812625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/kelalaian-sang-khalifah-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/6268398188055812625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/6268398188055812625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/kelalaian-sang-khalifah-1.html' title='Kelalaian Sang Khalifah-1'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/S6VX7uE9eoI/AAAAAAAAAJI/XdvH1wYSDA8/s72-c/bermain%20hujan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-2435680659483611377</id><published>2010-03-18T05:57:00.000+07:00</published><updated>2010-03-18T05:57:12.153+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan harian'/><title type='text'>Memelihara Diri</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah berfirman : &lt;b&gt;Dan sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu Kami ciptakan pada mulanya, dan kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami karuniakan kepadamu; dan Kami tiada melihat besertamu pemberi syafa'at yang kamu anggap bahwa mereka itu sekutu-sekutu Tuhan di antara kamu. Sungguh telah terputuslah (pertalian) antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu anggap (sebagai sekutu Allah)&lt;/b&gt;. ( QS 6 : 94 ).&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melalui ayat tersebut, sesungguhnya Allah menyuruh kita untuk melakukan &lt;i&gt;muhasabah&lt;/i&gt; terhadap diri kita sendiri tentang dari mana asal kita, sedang di mana kita saat ini, lalu ke mana kita setelah ini. Tetapi, Allah justru memulainya dari sesuatu yang amat jauh, yaitu dengan ungkapan &lt;b&gt;“sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu Kami ciptakan pada mulanya”&lt;/b&gt;. Di sini, Allah berbicara tentang masa depan dan masa lalu, dengan titik tolak masa hidup kita sekarang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernyataan tersebut menyadarkan kita tentang dua hal, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, kelak kita akan datang menghadap Allah sendiri-sendiri. Tidak ada yang menemani, sehingga nasib kita di hadapan Allah kelak, ditentukan oleh diri kita sendiri. Tidak ada yang dapat kita andalkan selain diri kita sendiri. Isteri/suami, anak, saudara, kerabat dan sahabat karib kita pun tidak dapat kita andalkan, manakala kita sudah berada di depan sidang pengadilan Tuhan. Masing-masing kita menjadi terdakwa di depan Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, kita diingatkan bahwa dulu pun – ketika kita datang ke dunia melalui rahim ibu – kita datang sendiri. Walaupun ada manusia yang lahir kembar, tetapi tetap saja mereka masing-masing keluar dari rahim ibu sendiri-sendiri, karena memang sejak nenek moyang manusia – Adam – diciptakan pun, hanya seorang diri, tanpa teman. Menyusul kemudian diciptakanlah Hawa. Penciptaan Adam seorang diri adalah untuk menegaskan bahwa sejatinya, manusia adalah mahluk individual, yang kelak akan menyandang kewajiban individual di hadapan Tuhan. Ini yang disebut hablumminallah. Lalu dengan penciptaan Hawa ditegaskanlah tentang kedudukan manusia sebagai mahluk sosial yang wajib mengembangkan hablumminannas. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semua itu adalah penegasan bahwa manusia mengemban amanah untuk menjaga keseimbangan hidup dalam segala hal. Keseimbangan hidup dunia dan akhirat, materi dan energi, individu dan masyarakat. Maka umat manusia disebut sebagai &lt;b&gt;ummatan wasathan&lt;/b&gt;, umat pertengahan, atau umat yang berada di perbatasan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selanjutnya, pada bagian lain ayat ini, Allah menegaskan &lt;b&gt;“dan kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami karuniakan kepadamu”&lt;/b&gt;. Penegasan ini mengandung dua peringatan, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, peringatan bahwa apa saja yang diperoleh oleh manusia melalui usahanya – entah dia berupa kekayaan, kemasyhuran, kedudukan politik dll – semuanya merupakan karunia Allah. Artinya, jika Allah tidak memberikan karunia itu, maka walaupun manusia berusaha sekeras apa pun, dia tidak akan mendapatkannya. Maka, melalui peringatan ini manusia diminta supaya menyeimbangkan antara ikhtiar dan doa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, peringatan bahwa apa saja yang diperoleh oleh manusia itu semuanya akan ditinggalkan, ketika ajal datang menjemput. Manusia yang mampu memahami peringatan ini akan mengaktualisasikannya dengan hidup &lt;b&gt;qonaah&lt;/b&gt;, hidup sederhana dan mampu menindas keinginan menumpuk harta benda. Sebaliknya, manusia bodoh adalah mereka yang tidak mampu memahami peringatan ini dan terus menerus mengumbar nafsu untuk menumpuk kekayaan, mempertahankan kedudukan selama mungkin dengan berbagai upaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, Allah memperingatkan manusia &lt;b&gt;“terputuslah (pertalian) antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu anggap (sebagai sekutu Allah)”&lt;/b&gt;. Sungguh manusia layak merenungkan hal ini berulang-ulang, supaya kita makin sadar, apa saja yang kita upayakan dengan berbagai cara, jika tidak disandarkan pada ketentuan Allah, maka hasilnya hanya akan berguna bagi hidup kita di dunia. Begitu ajal datang menjemput, semuanya pun terputus. Tali persaudaraan, tali kekerabatan, tali persahabatan, dan bahkan tali kepemilikan pun putus sudah. Lenyap sudah dari sisi kita. Bahkan sangat boleh jadi, diri kita pun tidak akan dikenang lagi, dilupakan begitu saja betapa pun besar jasa dan pengabdian yang telah diberikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika manusia masih hidup, maka anak-isteri, harta-benda, jabatan, kedudukan dan kemasyhuran menjadi sekutu-sekutu Allah. Mereka lebih dicintai daripada Allah. Tetapi kita diingatkan, semuanya itu – pada saatnya nanti – akan terputus, akan musnah, akan lenyap. Maka sungguh tidak pantas jika kita menggantungkan segala harapan kepada yang akan kita tinggalkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Marilah kita hanya menggantungkan diri dan harapan kita kepada Allah saja. Dia Yang Maha Hidup dan Dia Yang Maha Kekal, adalah satu-satunya sandaran kita.[&lt;b&gt;fat&lt;/b&gt;].&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-2435680659483611377?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://hidupmerdeka.blogspot.com' title='Memelihara Diri'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/2435680659483611377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/memelihara-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/2435680659483611377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/2435680659483611377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/memelihara-diri.html' title='Memelihara Diri'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-6287374461431959176</id><published>2010-03-15T06:05:00.000+07:00</published><updated>2010-03-15T06:05:29.189+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ayat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan.'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Allah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Kejatuhan Sang Khalifah-2</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sahabat&lt;/b&gt;, hari ini kita akan merenungkan ayat ini : &lt;b&gt;Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati"&lt;/b&gt;. (QS 2:38).&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ayat ini menyusuli pernyataan tobatnya Adam dan sudah kita sebutkan dalam renungan kita sebelumnya, tetapi belum sempat kita mencari penjelasannya. Maka, hari ini kita akan mencoba untuk merenungkan, apa yang Allah maksudkan dengan pernyataanNya itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, segera setelah Dia menerima taubatnya Adam, turunlah perintahNya : &lt;b&gt;“Turunlah kamu semuanya dari surga itu”&lt;/b&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sahabat, ketika kita merenungi surga, kita dapati adanya surga yang hakiki yaitu kebersamaan dengan Allah, dan surga yang kiasan yang lebih bersifat dan diceritakan dalam bentuk-bentuk materi. Ternyata hasil renungan kita menemukan relevansinya dalam ayat ini, yakni ketika Allah memerintahkan supaya Adam turun dari surga. Yang dimaksud di sini tentulah saat terjadinya perpisahan antara Allah dan Adam, yang kemudian perpisahan antara Allah dengan semua anak turun Adam (manusia), sehingga surga yang dimaksud dalam ayat ini adalah surga hakiki yang bersifat rohaniah, yaitu ketika roh manusia masih menyatu dengan Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi jika kita cermati kalimat perintah itu, kita menemukan kesadaran spiritual yang sangat luarbiasa, terutama jika kita cermati frasa &lt;b&gt;kamu semuanya&lt;/b&gt; yang merupakan perintah yang tidak hanya tertuju kepada Adam. Nah, &lt;b&gt;semuanya&lt;/b&gt; di sini bisa memiliki makna yang luas. Jika konteksnya adalah mahluq Allah, maka &lt;b&gt;semuanya&lt;/b&gt; berarti ya Adam (manusia), Malaikat, Iblis dan mahluq lain, sehingga setelah itu berarti Allah hanya sendiri di tempatNya mengatur seluruh urusan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan jika konteksnya adalah Adam – yang berarti juga manusia – maka &lt;b&gt;semuanya&lt;/b&gt; di sini mengandung makna &lt;b&gt;semua manusia&lt;/b&gt;. Artinya, setiap manusia adalah mahluk yang terusir dari sorga, dalam arti, setiap manusia mengalami keterpisahan dengan Allah begitu Allah meniupkan rohNya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Coba kita perhatikan firmanNya : &lt;b&gt;Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; Maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya".&lt;/b&gt; ( QS 38 : 72 ).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidakkah kalian melihat sebuah peristiwa besar, yaitu terpisahnya insan dari Tuhan di sini, Sahabatku ? Sengaja saya menyebut insan – bukan manusia – karena insan adalah bentuk ideal dari manusia yang berasal dari alam malakut, yaitu dari Allah. Nah, keterpisahan inilah yang saya maksud dengan keterpisahan setiap manusia – dalam pengertian insan – dari Allah dan diungkapkan dengan kata-kata &lt;b&gt;turunlah kamu semuanya dari sorga itu.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;, setelah itu, Allah menyatakan : &lt;b&gt;“Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati”&lt;/b&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sahabat, sekali lagi kita menemukan fakta bahwa Allah memang Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang, sehingga walaupun Dia memerintahkan &lt;b&gt;turunlah kamu semua dari sorga itu&lt;/b&gt;, sama sekali tidak berarti bahwa Dia membiarkan mahluqnya, terutama manusia, hidup tanpa pedoman. Hal ini terungkap di sini : &lt;b&gt;jika datang petunjuk Ku kepadamu&lt;/b&gt;, yang merupakan gambaran keterlibatan Allah dalam kehidupan mahluqNya, sehingga manusia wajib selalu menghubungkan dirinya dengan Allah agar dapat memperoleh petunjukNya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perhatikan seruan Allah ini dengan hati dan fikiran yang jernih, Sahabat, supaya kita dapat memperoleh pencerahan jiwa dan jauh dari sikap putus asa terhadap rahmat dan karunia Allah. Ayatnya berbunyi begini : &lt;b&gt;Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk&lt;/b&gt;. ( QS 3 : 103 ).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam ayat ini, Allah menyebut komunikasi denganNya dengan istilah berpegang pada tali Allah, yakni sesuatu yang mengikat atau menghubungkan satu subyek dengan subyek lain. Jika disebut sebagai sesuatu yang mengikat berarti masing-masing subyek berkumpul atau menyatu dalam satu ikatan. Dalam kaitan antara hamba dengan Allah, maka kondisi menyatu atau kebersatuan itu pastilah bukan bersifat jasadi, melainkan suatu peristiwa yang bersifat rohaniah, yaitu menyatunya roh hamba dengan Allah sebagai sumber asal roh tadi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi, jika tali itu disebut sebagai sesuatu yang menghubungkan satu subyek dengan subyek lain, maka masing-masing subyek adalah mandiri, tetapi antara keduanya dihubungkan oleh tali. Dalam hal ini, hamba berada pada posisi kehambaannya dan Allah pada posisi KetuhananNya. Hamba berada dalam posisi membutuhkan (faqr) dan Allah berada dalam posisi dibutuhkan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keduanya – yakni sesuatu yang mengikat maupun sesuatu yang menghubungkan – itu merupakan hal yang bersifat fardlu atau wajib terjadi dan dialami oleh manusia melalui satu bentuk peribadatan yang disebut salat, sehingga salat pun acapkali disebut sebagai mengikatkan diri atau menghubungkan diri. Inilah yang dimaksud oleh Allah dengan ungkapan : &lt;b&gt;“dirikanlah salat untuk mengingat Aku”&lt;/b&gt;. Jadi yang dimaksud dengan ungkapan tersebut adalah terjadinya kebersatuan hamba dengan Allah secara rohaniah saat raga atau jasmani si hamba sedang melaksaakan ritual salat. Salat seperti inilah yang dinamakan salat yang khusyuk.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kembali kita pada pernyataan Allah : &lt;b&gt;“ jika datang petunjukKu kepadamu”&lt;/b&gt; sebagai indikasi bahwa Allah senantiasa terlibat atau melibatkan diri dalam kehidupan mahlukNya, dan khusus kepada manusia Dia mendatangkan atau memberikan petunjuk yang dapat kita fahami sebagai pedoman menjalani hidup di dunia supaya manusia dapat kembali kepada Allah sebagai asal kejadiannya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Petunjuk atau pedoman hidup itu diberikan oleh Allah menyusul keterpisahan manusia denganNya, yakni ketika manusia terusir dari sorga, karena memang secara kronologis disebutkan dalam ayat-ayat yang sedang kita bicarakan. Setelah Allah memerintahkan &lt;b&gt;turunlah kamu semua dari sorga itu&lt;/b&gt;, kemudian Allah memberitahu &lt;b&gt;jika datang petunjukKu kepadamu&lt;/b&gt;. Hal ini mengindikasikan wajibnya manusia mencari, menemukan, memahami dan melaksanakan petunjuk atau pedoman hidup yang datang dari Allah, jika mereka ingin memperoleh keselamatan hidup. Atau, jika manusia ingin hidupnya menjadi lebih bermakna, maka wajib baginya mencari, menemukan, memahami dan melaksanakan petunjuk atau pedoman Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana Allah menurunkan petunjukNya ? &lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, dengan mengutus para utusan yang disebut Nabi atau Rasul. Mereka – nabi dan Rasul itu – pasti dipilih dari golongan manusia, karena kedatangannya adalah untuk memberi peringatan, kabar gembira dan ancaman kepada umat manusia, yang berbicara dan berkomunikasi dengan sesama manusia dengan menggunakan bahasa umatnya. Itulah salah satu alasan mengapa Allah tidak mengutus Nabi dan Rasul dari golongan malaikat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bersama-sama dengan Nabi dan Rasul, Allah menurunkan &lt;i&gt;Kitab&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;Suhuf &lt;/i&gt;(Lembaran-lembaran Kitab) yang di dalamnya berisi peringatan (&lt;i&gt;al-dzikr&lt;/i&gt;), petunjuk (&lt;i&gt;al-huda&lt;/i&gt;), penawar hati (&lt;i&gt;al-shifa&lt;/i&gt;), pembeda (&lt;i&gt;al-furqon&lt;/i&gt;). Untuk siapa ? Untuk manusia, sehingga banyak ayat menyatakan &lt;b&gt;huda li-al-nâs&lt;/b&gt;, atau, petunjuk untuk manusia tanpa diberi atribut apa pun. Maka, setiap manusia yang ingin memperoleh keselamatan hidup di dunia hingga dapat kembali kepada Allah, wajib memahami dan melaksanakan petunjuk Tuhan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lebih-lebih karena Allah pun sudah menyatakan : &lt;b&gt;“maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati”&lt;/b&gt;. Cukup jelas bagi kita tentang tidak adanya kesempatan untuk mengklaim bahwa hanya segolongan orang tertentu saja yang punya hak untuk memahami petunjuk Allah yang tertera dalam Kitab-KitabNya. Kalau toh ada segolongan orang yang memiliki kelebihan menerjemahkan atau menafsirkan ayat-ayat dalam Kitab SuciNya, maka dengan kelebihannya itu mereka hanya berkewajiban untuk memberitahu orang yang belum tahu. Tetapi bukan hak prerogatif baginya untuk mengklaim bahwa dia yang paling mengetahui atau paling benar. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa yang berhasil difahami oleh seseorang, itulah batas kemampuan yang diberikan Tuhan kepadanya. Setiap orang mempunyai hak dan kewajiban untuk memahami dan mengikuti atau melaksanakan petunjuk Tuhan yang mampu dia cerna melalui penalaran akal dan fikirannya. Meskipun demikian, tetap ada kewajiban baginya untuk membandingkan hasil pemahamannya dengan pemahaman orang lain, terutama orang yang memiliki kompetensi karena tingkat keilmuannya. Artinya, setiap orang harus melakukan cek dan re-cek atau mengkonfirmasikan hasil pemahamannya dengan pemahaman orang lain yang lebih berkompeten. Dan dengan batas kemampuan itulah manusia diperintah untuk mengikuti petunjukNya, sehingga dia dapat mengusir rasa khawatir dan rasa sedihnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi, yang harus dimunculkan dan diupayakan pertama kali adalah mencari sampai memperoleh petunjuk Tuhan. Setelah itu, memahami petunjuk dan melaksanakannya. Jangan sampai terjadi seperti apa yang disinyalir oleh Allah dalam ayat 39 surat Al Baqarah berikut : &lt;b&gt;“Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya”&lt;/b&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sahabat, kita pernah merenungi siapa yang disebut sebagai orang kafir, sebagai orang-orang yang &lt;b&gt;al-‘ain al-bashirah&lt;/b&gt;nya teralingi atau tertutup sehingga mereka jadi ingkar terhadap Tuhan. Keingkaran itu merupakan akibat, sedang penyebabnya adalah tertutupnya penglihatan qolbunya. Dalam ayat ini lebih dipertegas lagi dengan ungkapan &lt;b&gt;kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami&lt;/b&gt;, yakni penglihatan qolbunya tertutup atau teralingi, sudah begitu masih ditambah lagi dengan mendustakan ayat-ayat Allah. Kata &lt;b&gt;mendustakan&lt;/b&gt; – mungkin – lebih tepat disebut &lt;b&gt;mendustai&lt;/b&gt;, yang bermakna mengingkari atau menciderai atau bahkan menganggap ayat-ayat yang sudah jelas itu sebagai suatu kebohongan yang dibuat-buat oleh si penerima wahyu, yaitu Nabi atau Rasul.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, orang yang disebut Allah sebagai kafir dan mendustai ayat-ayatNya itulah yang dikategorikan sebagai &lt;b&gt;penghuni neraka dan kekal di dalamnya&lt;/b&gt;. Jika neraka dimaknai sebagai keterpisahan dengan Allah, maka berarti orang-orang (yang masih) kafir itulah yang akan terpisah selama-lamanya dengan Allah. Kecuali kemudian dia terus berusaha untuk menyingkapkan kekafiran itu sehingga dia memperoleh pencerahan rohani dengan makrifatullah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan, hanya Allah Yang Maha Mengetahui.[&lt;b&gt;fat&lt;/b&gt;]. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-6287374461431959176?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/6287374461431959176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/kejatuhan-sang-khalifah-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/6287374461431959176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/6287374461431959176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/kejatuhan-sang-khalifah-2.html' title='Kejatuhan Sang Khalifah-2'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-3758954241945403482</id><published>2010-03-11T05:52:00.000+07:00</published><updated>2010-03-11T05:52:50.970+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ayat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Allah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Kejatuhan Sang Khalifah-1</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sahabat&lt;/b&gt;, mari kita memulai renungan hari ini dengan mengharapkan bimbingan dan keterlibatan Allah melalui ucapan basmalah : &lt;i&gt;“Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Pengasih”&lt;/i&gt;. Jika ucapan itu telah meluncur dari lisan kita, maka mari kita menyadari konsekuensinya, yakni kita harus menjadikan sifat pemurah dan pengasih dalam setiap langkah, tindakan, fikiran maupun ucapan kita. Sungguh keliru, jika kita melakukan sesuatu atas nama Allah, tetapi kemudian yang kita ekspresikan adalah langkah, tindakan, fikiran dan ucapan yang penuh kebrutalan dan kekotoran. Mari Sahabat, kita hindari hal yang seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, mari kita bersyukur kehadirat Allah atas limpahan barokah dan karunia yang selalu sampai kepada kita, dengan mengucapkan hamdalah : &lt;b&gt;“Segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam”&lt;/b&gt;. Jika ucapan ini telah meluncur dari lubuk hati kita lewat lisan kita, maka mari kita berusaha menjadi manusia yang selalu bersikap rendah hati, runduk, sadar bahwa kita tidak memiliki sedikit pun hak untuk dipuji, karena segala puji itu alamatnya hanya untuk dan kepada Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sahabat&lt;/b&gt;, saya ingin mengajak kalian merenungkan tiga ayat surat Al-Baqarah sekaligus, karena ayat-ayat tersebut saling berkaitan satu sama lain. Mestinya sih tiga ayat ini juga berkaitan dengan ayat sebelumnya, tetapi ayat sebelumnya sengaja kita pisah karena saya ingin mengajak kalian merenungkan permusuhan syaitan yang terus berkobar itu memang merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi manusia sebagai khalifah dan syaitan sebagai musuh khalifah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, hari ini kita akan merenungkan tiga ayat berikutnya yang masih berkaitan dengan ayat sebelumnya, yaitu ayat 36 yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.   Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati".   Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya&lt;/b&gt;. ( QS 2 : 37 – 39 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada catatan kaki dari Tim Penerjemah Al Quran Departemen Agama RI pada ayat ini, khususnya yang menyangkut kata &lt;b&gt;“kalimat”&lt;/b&gt; sbb. :  &lt;i&gt;tentang beberapa kalimat (ajaran-ajaran) dari Tuhan yang diterima oleh Adam sebahagian ahli tafsir mengartikannya dengan kata-kata untuk bertaubat&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sahabat&lt;/b&gt;, setiap huruf, kata, kalimat dan ayat dalam Al-Quran memang sarat dengan hikmah yang dapat ditemukan oleh siapa saja yang mau merenungkannya. Tidak ada sedikit bagian pun dalam Kitab Suci ini yang tidak memberikan pencerahan spiritual. Tetapi persoalannya adalah tidak banyak orang yang mau menyediakan sedikit waktu untuk mencari pencerahan spiritual dengan mencermati ayat-ayat Tuhan yang tertulis dalam Kitab SuciNya. Jika toh ada, kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang memang – oleh keadaan – diharuskan melakukannya karena mereka dikenal sebagai juru dakwah, mubaligh atau tokoh agama, atau para pelajar dan mahasiswa bidang studi agama di institusi pendidikan berbasis agama, khususnya agama Islam. Itu pun dengan motivasi untuk mengejar predikat kelulusan, sehingga yang dilakukannya pun adalah sesuatu yang normatif saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahan pula ada semacam dogma bahwa hanya orang-orang tertentu saja ( baca : ulama ) yang boleh menguraikan ayat-ayat Al Quran karena alasan yang juga normatif, bahwa untuk menerjemahkan – apalagi menafsirkan – Al Quran, dia haruslah seorang yang memiliki kompetensi pengetahuan dan ilmu bidang akademik tertentu. Mereka harus faham nahwu, sharaf, balaghah, mantiq dan banyak lagi perangkat lainnya. Sehingga akibatnya, orang-orang awam “sebaiknya” menunggu saja dan patuh menyimak apa yang dijelaskan tanpa ada ruang untuk mengasah logika dan akalnya. Agama menjadi dogma, karena ayat-ayat yang tersaji pun seakan-akan menjadi imun dari penjelajahan rasio manusia yang haus pencerahan spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal sesungguhnya, sekarang ini sudah tersedia begitu banyak tafsir Al Quran yang ditulis oleh para ulama besar, baik ulama Indonesia maupun ulama dari berbagai penjuru dunia yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Nah, bagi saya, kitab-kitab tafsir yang mereka tulis itu adalah sumber inspirasi yang dapat dijadikan sarana untuk melakukan penjelajahan spiritual. Sehingga walaupun penguasaan Bahasa Arab sebagai bahasa utama mungkin sangat terbatas, masih ada peluang untuk menyimak dan mencermati nuansa makna dan hikmah Al Quran melalui bahasa terjemahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sahabat&lt;/b&gt;, hal tersebut saya ungkapkan di sini karena ada kaitannya dengan ayat-ayat yang hendak kita renungkan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat 37, Allah menegaskan : &lt;b&gt;“Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang”&lt;/b&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba mari kita selisik bersama pernyataan Allah ini. &lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, Allah menyatakan maka Allah menerima taubatnya. Yang dimaksudkan di sini adalah taubatnya Adam dan isterinya. Allah menerima taubat, setelah sebelumnya Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya. Pernyataan yang menarik sekali bukan ? Kita melihat di sini adanya hubungan yang saling berjalin berkelindan antara penerimaan taubat Adam oleh Allah dan penerimaan beberapa kalimat dari Tuhannya oleh Adam. Sehingga pernyataan ini menjelaskan adanya hubungan sebab akibat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sebab&lt;/b&gt; Adam mau menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, &lt;b&gt;maka&lt;/b&gt; Tuhan pun menerima taubat Adam. Seakan-akan di sini telah terjadi semacam transaksi antara Tuhan dan Adam. Transaksi itulah yang dimaksud dengan &lt;b&gt;kalimat&lt;/b&gt;, yakni adanya perjanjian antara Tuhan dan Adam yang mengikat masing-masing pihak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;, Allah menyatakan diriNya sebagai fihak &lt;b&gt;Yang Maha Menerima taubat lagi Maha Penyayang&lt;/b&gt;, sebagai bentuk ungkapan atau jaminan yang digelar dan diberikan oleh Allah kepada umat manusia, agar mereka tidak pernah berputus asa dari rahmatNya dan dari ampunanNya. Pernyataan ini juga sekaligus menyadarkan kita bahwa Allah memang Zat Yang Maha Mengetahui tingkah polah hambaNya. Tentu Allah pun sudah mencatat dalam KitabNya bahwa hamba-hambaNya yang bernama manusia dalam perjalanan hidupnya di dunia akan acapkali melakukan kesalahan dan dosa. Jika Tuhan tidak mendeklarasikan bahwa DiriNya Penerima Taubat dan Maha Penyayang, tentu akan terlalu banyak anak manusia yang berputus asa, tidak memiliki semangat membangun dan tumbuh sebagai mahluk yang selalu pesimis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi seperti itu tidak dikehendaki oleh Tuhan, sehingga Dia perlu membuat deklarasi bahwa DiriNya Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang. Hal yang sekaligus menandakan adanya potensi manusia untuk membuat perubahan hidup. Justru ketika manusia sedang berikhtiar melakukan inovasi, perubahan dengan memberdayakan potensi kreatifnya, terbukalah kesempatan untuk berbuat salah. Tetapi melalui terjadinya kesalahan dan kekeliruan itu manusia mempelajari sesuatu. Bahkan dengan kesalahan dan kekeliruan yang dilakukannya itu manusia menemukan teori dan ilmu pengetahuan yang amat berguna bagi perkembangan dan kemajuan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba bayangkan jika Allah tidak menyatakan bahwa DiriNya Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang ? Yang terjadi tentu akan berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya saya lebih cenderung menyebut &lt;b&gt;kalimat&lt;/b&gt; itu sebagai suatu ikatan perjanjian antara Tuhan dan Adam, yang kemudian diikuti oleh ikatan perjanjian antara Tuhan dan seluruh manusia. Inilah yang ditegaskan oleh Allah dalam firmanNya : &lt;b&gt;Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku Ini Tuhanmu?" mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuban kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap Ini (keesaan Tuhan)"&lt;/b&gt;. ( QS 7 : 172 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah &lt;b&gt;Sahabat&lt;/b&gt;, pada waktunya nanti – insya Allah – ayat ini pun akan kita renungi bersama. Saat ini, saya cukupkan dahulu pembicaraan tentang kalimat yang maknanya begitu luas dan penuh hikmah, karena ia justru menyangkut kehidupan sang khalifah dari awal perjalanan sampai pada titik finishnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, kita cermati ayat berikutnya, yaitu ayat 38. Dalam ayat ini Allah menyatakan : Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati". Apa yang tadi saya sebut sebagai deklarasi Tuhan bahwa DiriNya Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang, masih diteruskan dalam ayat ini. Bahkan Tuhan merinci lebih jauh deklarasinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, penjelasannya akan disajikan dalam bagian kedua dari catatan ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8507443922986926572-3758954241945403482?l=fatchurrachman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/feeds/3758954241945403482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/kejatuhan-sang-khalifah-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/3758954241945403482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8507443922986926572/posts/default/3758954241945403482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurrachman.blogspot.com/2010/03/kejatuhan-sang-khalifah-1.html' title='Kejatuhan Sang Khalifah-1'/><author><name>Fatchurrachman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02026626998419205404</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_-9etAnSZxT4/TEhC8Ik2mgI/AAAAAAAAANw/in7ie2h-DVs/S220/Image(142).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8507443922986926572.post-8182014953892886780</id><published>2010-03-05T06:43:00.000+07:00</published><updated>2010-03-05T06:43:02.484+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ayat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='firman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Allah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semesta Kearifan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Permusuhan dengan Syetan</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sahabat&lt;/b&gt;, mari kita bersyukur kehadirat Allah yang telah memberikan begitu banyak kesempatan kepada kita, sehingga hari ini kita masih dapat melanjutkan renungan harian kita atas ayat-ayat Allah yang kita baca dari mushaf Al Quran. Sudah banyak hal yang kita renungkan, tetapi rasanya semakin banyak yang kita temukan dari renungan kita, justru semakin banyak rahasia Tuhan yang belum kita ketahui. Justru makin banyak tahu, kita jadi merasa semakin banyak yang belum kita mengerti. Barangkali inilah manfaatnya kita merenung atau bertafakur sehingga kita sadar terhadap kelemahan diri kita. Pantas kiranya jika Nabi Muhammad saw memerintahkan kita untuk banyak bertafakur.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, Sahabat, marilah hari ini kita bertafakur atas firman Allah berikut ini : &lt;i&gt;Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan." &lt;/i&gt;&lt;b&gt;( QS 2 : 36 )&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada catatan kaki atas ayat ini dari Tim Penerjemah Al Quran Departemen Agama RI sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;1. Adam dan Hawa dengan tipu daya syaitan memakan buah pohon yang dilarang itu, yang mengakibatkan keduanya keluar dari surga, dan Allah menyuruh mereka turun ke dunia. yang dimaksud dengan syaitan di sini ialah Iblis yang disebut dalam surat Al Baqarah ayat 34 di atas.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;2. maksud keadaan semula ialah kenikmatan, kemewahan dan kemuliaan hidup dalam surga.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Membaca ayat ini dengan kejernihan fikir kita dibawa kepada suatu perenungan yang amat mendalam tentang betapa riskannya hidup manusia. Ayat ini menceritakan terusirnya Adam dan Hawa dari surga yang penuh kenikmatan karena kepiawaian syaitan dalam menjalankan peranan yang telah ditentukan oleh Allah. Kita sudah mengetahui bahwa syaitan memang diciptakan untuk menjadi musuh manusia. Apa pun akan mereka kerjakan untuk menjauhkan manusia dari hidayah Allah. Itulah sebabnya Allah menggambarkan keterusiran Adam dan Hawa dengan ungkapan : &lt;b&gt;keduanya digelincirkan oleh syaitan 
